Delphi 研究员:Solana 是加密货币进入 ChatGPT 时刻的最佳选择

foresightnewsDipublikasikan tanggal 2024-02-04Terakhir diperbarui pada 2024-02-05

Abstrak

加密货币迫切需要进入「ChatGPT 时刻」,我们没有太多时间了。

加密货币迫切需要进入「ChatGPT 时刻」,我们没有太多时间了。

 

撰文:Teng Yan,Delphi Research 研究员

编译:Luffy,Foresight New

 

我一直在思考以太坊与 Solana 的争论,这是加密领域的热门话题。

 

这里我不打算深入探讨它们的技术差异,行业内已经有很多深入的分析,例如 Syncracy Capital 的 Solana 论文,我强烈推荐大家阅读。

 

相反,我想就我们行业的发展方向提供个人的观点。

 

我认为,Solana 可能会成为未来最有价值的人类发明之一,与以太坊和比特币齐名。

 

我们的时间不多了

 

 

加密货币已经存在 10 多年了。它吸引了来自投资者的数千亿的资金。它已成为吸引最聪明人才的磁石。我们可能是所有行业中人才最集中的行业之一(也许人工智能除外)。

 

然而,我们还没有发现那种难以捉摸的杀手级用例:人们不能失去它,如果它被剥夺,普通人会感到异常痛苦。如此一来,政府将不可能关闭加密货币。

 

我们迫切需要加密货币的「ChatGPT 时刻」。ChatGPT 是迄今为止在最短时间拥有 1 亿用户的应用程序,仅仅花了 2 个月。

 

随着时间的流逝,压力越来越大。虽然目前加密货币获得了一些政治和社会支持,但如果没有产生任何有影响力的结果,这些情绪将会随着时间的推移而减弱。我们正站在十字路口,未来几年将决定加密货币是否会成为一项关键的、改变世界的技术。

 

我们等不起了,时间必须是现在。

 

为了让我们获得杀手级应用程序,基础设施层必须为此做好准备。

 

两种哲学的故事

 

以太坊和 Solana 采用两种不同的理念,但要考虑到相同的最终状态。

 

Solana 的理念是首先打造一个有用的区块链,然后随着时间的推移实现去中心化和抗审查。它专为高性能而设计,并成为最好的执行层。

 

  • 低费用、低延迟、高吞吐量
  • Solana 针对原子可组合性进行了优化,认为这是区块链最有用的特征
  • UX 对 EVM 进行改进(例如不需要代币批准)
  • Solana 随着硬件的扩展而扩展,摩尔定律已经生效了几十年
  • 经过 3 年的实战测试,工具和合作伙伴关系都已到位。

 

Toly 在这里简洁地概述了他的愿景:

 

 

 

另一方面,以太坊的理念是首先构建一个去中心化且抗审查的区块链,然后随着时间的推移提高其可用性。

 

这给 ETH 带来了货币溢价。以太坊未来的发展计划(Surge、Verge、Purge、Splurge)重心在于提高其可扩展性。这是一个将在几年内逐步展开的旅程,而不是立即。如今,交易成本很高,吞吐量很低。

 

 

 

广为人知的区块链三难困境指出,在单个区块链中同时实现最佳的可扩展性、安全性和去中心化是极其困难的。该模型表明,专注于改善其中任何两个领域往往会损害第三个领域。

 

不存在完美的区块链,权衡是必要的。

 

Solana 和以太坊之间的大部分争论都围绕这些妥协的性质和程度展开。问题的关键在于如何平衡这些权衡:为了可扩展性可能会牺牲多少去中心化,或者安全性是否应该是最重要的,这可能会以牺牲性能和费用为代价。

 

关键问题

 

我们需要弄清楚:建设者、企业家和社会到底希望从区块链技术中得到什么?

 

去中心化不是一个二元对立的概念,而是一个范围。

 

一些用例需要更多的去中心化,而另一些则不需要。货币和金融:是的,需要保证我控制着我的资产,没有任何一个实体可以把它们从我身边夺走。否则,我就选择银行。但游戏?社交媒体?通过实现更大的用户所有权和调整激励措施,这些不需要完全去中心化即可对现有平台进行逐步改进。

 

考虑到这一点,这是我目前对区块链未来的心智模型:

 

  • 幂律定律:少数(<5)个通用链将占据大多数关注度;
  • 将存在多个链,其中许多链都有专门的用例,特定于应用程序的链将无处不在;
  • 没有一刀切的解决方案

 

以太坊和 Solana 将共存。它们都可能蓬勃发展并成为巨大的技术平台。但我发现自己倾向于 Solana 的理念,尽管它有缺陷:抗审查弱、对费用市场、轻客户端的迫切需求等。

 

因为如今 Solana 已准备好支持面向消费者的大型应用程序,例如,压缩 NFT 只能在 Solana 上使用。

 

我们需要找到加密货币的 ChatGPT 时刻。立刻,而不是再过 5-10 年。Solana 可能是我们实现这一目标的最佳选择。

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit9j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit9j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit11j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

Artikel ini membahas dilema utama yang dihadapi ketua Federal Reserve terbaru, Christopher Warsh, dalam menanggapi ledakan AI. Inti persoalannya adalah apakah kemajuan AI saat ini mirip dengan situasi 1996 — di mana Alan Greenspan membiarkan ekonomi tumbuh tanpa menaikkan suku bunga karena percaya pada pertumbuhan produktivitas — atau lebih mirip 1999, ketika Greenspan akhirnya menaikkan suku bunga secara agresif untuk mencegah overheating ekonomi. Warsh cenderung pada pendekatan 1996, berargumen bahwa manfaat produktivitas AI membutuhkan waktu untuk terlihat dalam data resmi, dan menaikkan suku bunga terlalu dini justru dapat meredam pertumbuhan yang sebenarnya membantu menekan inflasi. Namun, konteks makroekonominya berbeda: tekanan tarif, defisit fiskal yang membesar, dan memudarnya manfaat globalisasi membuat risiko inflasi lebih tinggi daripada era 1990-an. Di sisi lain, kritikus seperti Austan Goolsbee dari Bank Sentral Chicago berpendapat bahwa ledakan AI yang sudah diantisipasi banyak orang justru dapat memicu kenaikan pengeluaran di muka, mendorong overheating ekonomi dan mengharuskan kenaikan suku bunga yang lebih tajam nantinya. Perdebatan ini mencerminkan perpecahan internal di Fed. Paradoks terakhir bagi Warsh adalah keinginannya untuk menghapus "forward guidance" (panduan kebijakan ke depan), suatu praktik yang justru dibuat pada 1999. Jika ekonomi memburuk, ia harus memilih antara menggunakan alat yang ingin dihapusnya atau menghadapi gejolak pasar akibat ketidakpastian. Jawaban atas semua ini bergantung pada penilaiannya: apakah kita berada di tahun 1996 atau 1999?

marsbit14j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

marsbit14j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片