5 times crypto appeared in pop culture in 2023

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-12-31Terakhir diperbarui pada 2024-01-02

Abstrak

Society is past when even mentioning Bitcoin or Ethereum on a streaming series would make the news. Still, it’s good to look back on all the times crypto stepped out of the ecosystem and appeared in mainstream media — whether on Netflix, a comedy show, or any viral sensation.

Society is past when even mentioning Bitcoin or Ethereum on a streaming series would make the news. Still, it’s good to look back on all the times crypto stepped out of the ecosystem and appeared in mainstream media — whether on Netflix, a comedy show, or any viral sensation.
NFT balloon at the Macy’s Thanksgiving Day Parade
2023 marked one of the first times in the 99-year history of the Macy’s Thanksgiving Day Parade that a design from the crypto and blockchain space was featured as either a balloon or float. In November, Viewers from around the country could see the blue cat and milk carton characters from Web3 firm Cool Cats Group’s nonfungible token (NFT) collection.
Just got back home after what was a once-in-a-lifetime experience for a Character Designer.

Thank you everyone who came out to see the balloon and those who supported Cool Cats to make this moment happen. None of this would be possible without you.

WLTC pic.twitter.com/IwqCR1XvrT
— clon (@cloncast) November 26, 2023
Covering the Sam Bankman-Fried trial
Crypto’s so-called ‘Golden Boy’ Sam “SBF” Bankman-Fried had already been arrested and charged by the time 2023 started, but the former FTX CEO’s luck took a turn for the worse as the year progressed. He was remanded to jail after intimidating his former girlfriend Caroline Ellison, called “the worst person I’ve ever seen do a cross-examination” by one of his defense lawyers, and convicted of seven felony counts in November.
SBF was the main subject of Michael Lewis’ Going Infinite book, released the same week his trial started. Compared to other enforcement cases in the crypto space, Bankman-Fried was seemingly the most high-profile figure, making him the target for mainstream media reports and late-night comedians:

Weekend Update Segment on Nov. 11, 2023 episode of Saturday Night Live. Source: YouTubeThe ‘Most Interesting Man in the World’ endorses Bitcoin
Actor Jonathan Goldsmith, who appeared as “The Most Interesting Man in the World” in an advertising campaign for Dos Equis beer starting in 2006, revived the character to promote Bitcoin (BTC) for Bitwise Asset Management ahead of a potential exchange-traded fund approval. Goldsmith drew a broad audience from the commercials, which included humorous “facts” about his character.
A word to the wise, from a man of few words. #bitcoinisinteresting https://t.co/wantGiAIqJ pic.twitter.com/x5MPbElEev
— Bitwise (@BitwiseInvest) December 18, 2023
Last Week Tonight
In April, John Oliver, the host of Last Week Tonight, did his second deep dive into cryptocurrency after more than five years. The comedian broke down the crypto market downturn of 2022 and related events, including the downfalls of FTX, Terra, and Celsius.
Here’s last night’s story about cryptocurrency, the crypto companies that have recently collapsed and, of course, dabbing: https://t.co/FUXVWAytRj
— Last Week Tonight (@LastWeekTonight) April 24, 2023
Futurama takes aim at Bitcoin miners
The animated sci-fi series Futurama, which went through another reboot in 2023, featured parodied a distant future in which Bitcoin mining experiences a boom in popularity after the price of the cryptocurrency rebounds after a thousand years. Jokes in the episode included moving to the Old West town “Doge City” and miners “using such colossal amounts of power that it’s ionizing the atmosphere.”

Bacaan Terkait

Kerentanan Penipuan Transaksi Ditemukan di Aplikasi Ethereum Dompet Ledger

Dalam sebuah pernyataan di media sosial X pada 27 Agustus 2026, pendiri perusahaan hardware wallet OneKey, Yishi Wang, mengungkapkan bahwa tim OneKey Anzen berhasil mendemonstrasikan serangan 'race condition' pada aplikasi Ethereum Ledger versi 1.22.1 di lingkungan laboratorium. Kerentanan ini memungkinkan penyerang mengganti detail transaksi yang sedang ditampilkan di layar perangkat dengan transaksi lain yang berbeda, tepat sebelum proses penandatanganan dilakukan. Dengan demikian, pengguna dapat mengkonfirmasi transaksi A di layar, namun perangkat justru menandatangani transaksi B. Donjon, divisi keamanan Ledger, menanggapi pada hari yang sama. Mereka menegaskan tidak ada pengguna yang dirugikan dalam insiden nyata, dan bahwa kerentanan tersebut sebenarnya telah ditemukan dan diperbaiki sebelumnya dalam versi aplikasi Ethereum 1.22.2 yang dirilis pada 13 Agustus 2026. Mereka juga merekomendasikan pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru. Kerentanan ini pertama kali diungkapkan publik oleh peneliti bernama TestMachine pada 22 Agustus 2026, yang menemukannya menggunakan alat pemindaian Azimuth. Ia mengonfirmasi bahwa kode yang bermasalah juga mempengaruhi model hardware wallet Ledger lainnya seperti Nano X, Nano S Plus, Stax, dan Apex. Ledger secara resmi merilis buletin keamanan LSB 023 pada 27 Agustus. Menurut buletin tersebut, akar masalahnya terletak pada pemrosesan input/output di Ledger Secure SDK, yang memungkinkan perangkat host mengirim perintah baru sebelum perintah sebelumnya selesai diproses. Perbaikan dilakukan dalam dua tahap: pertama pada aplikasi Ethereum (v1.22.2), kemudian diikuti pembaruan SDK itu sendiri (v26.6.1). Analisis dari sudut pandang AI menekankan bahwa inti masalahnya adalah kelas kerentanan 'race condition' antara tampilan dan penandatanganan, yang dapat berpotensi muncul di berbagai platform. Insiden ini menyoroti prinsip bahwa keamanan wallet hardware bergantung pada seluruh rantai komponen—firmware, SDK, dan aplikasi—bukan hanya pada satu lapisan perlindungan.

cryptonews.ru6m yang lalu

Kerentanan Penipuan Transaksi Ditemukan di Aplikasi Ethereum Dompet Ledger

cryptonews.ru6m yang lalu

BIT Momen Perdagangan: BTC Dua Kali Uji Rata-Rata 50 Minggu dan Menarik Diri, Tembok Tekanan Jual dan Kadaluwarsa Opsi Bentrok dengan Penampilan Perdana Jackson Hole Warsh, Perubahan Tren Akan Segera Tiba?

**BIT Trade Moments: BTC Uji Dua Kali Rata-Rata 50-Minggu, Ditolak; Dinding Tekanan Jual & Ekspirasi Opsi Tabrakan dengan Pertunjukan Perdana Konferensi Jackson Hole, Perubahan Tren Segera?** Bitcoin (BTC) memantul dari $77,7K ke $81.280, tetapi dua kali ditolak di resistance kunci **Rata-Rata 50-Minggu (~$81.000)**, yang dianggap sebagai indikator penting untuk konfirmasi pasar bull. Analis memetakan dua skenario: break di atas $81.270 bisa arahkan ke $83K, sedangkan break di bawah support $78K bisa uji $76K. Selain itu, **dinding penjualan besar** ada di zona $83.3K-$84.5K, dan **ekspirasi opsi Bitcoin $6,44B** hari ini menambah volatilitas. Di pasar saham AS, **Nvidia** menjaga sentimen setelah laporan laba kuat, namun futures indeks bergetar jelang pidato perdana Ketua Fed **Kevin Warsh di Jackson霍尔 malam ini**. Pidatonya akan sangat memengaruhi ekspektasi suku bunga dan berimbas pada aset risiko seperti saham teknologi dan crypto. Saham terkait crypto seperti Coinbase dan perusahaan penambangan naik kuat seiring pemulihan BTC. Di Asia, pasar Jepang kuat didukung data tenaga kerja, sementara Korea Selatan tertekan oleh kenaikan suku bunga dan profit-taking di saham semikonduktor. Di Tiongkok, saham pertanian dan kimia unggul, sedangkan sektor farmasi dan semikonduktor melemah. **Fokus Hari Ini:** - Pidato Ketua Fed Warsh (22:00 WIB) – kunci untuk arah pasar. - Data Sentimen Konsumen AS & Revisi NFP. - Ekspirasi opsi Bitcoin besar – potensi pemicu volatilitas. - Laporan laba dari Meituan, BYD, PetroChina.

marsbit15m yang lalu

BIT Momen Perdagangan: BTC Dua Kali Uji Rata-Rata 50 Minggu dan Menarik Diri, Tembok Tekanan Jual dan Kadaluwarsa Opsi Bentrok dengan Penampilan Perdana Jackson Hole Warsh, Perubahan Tren Akan Segera Tiba?

marsbit15m yang lalu

SOL Melonjak Hampir 47% dalam Satu Bulan, Logika di Balik Serangan Balik yang Kuat

Penulis: Nancy, PANews Setelah periode stagnasi yang panjang, SOL akhirnya menunjukkan pemulihan kuat. Sejak awal Agustus, harga SOL terus naik, mengakhiri tren penurunan bulanan yang berlangsung sejak Oktober 2025 dan mencatat kinerja bulanan terbaik sejak Maret 2024. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Aliran dana institusional menjadi pendorong utama, dengan ETF spot Solana mencatat arus masuk bersih sekitar $1,36 miliar dalam seminggu—level tertinggi sejak November lalu. Platform seperti Schwab juga membuka akses langsung perdagangan SOL, memperluas jangkauan institusional. Dasar-dasar jaringan juga menguat. Volume transaksi Solana mencapai rekor 4,48 miliar pada Agustus, sementara total nilai RWA (Real World Assets) di chain melampaui $4,04 miliar. Aktivitas perdagangan meme coin dan pasokan stablecoin juga menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Peningkatan teknis seperti peningkatan kapasitas blok dan pemendekan waktu blok yang direncanakan di Agave 4.2 turut mendukung kinerja jaringan. Faktor potensial jangka panjang adalah reformasi model ekonomi token. Dua proposal, SIMD-550 dan SIMD-553, bertujuan menyesuaikan pasokan SOL. SIMD-550 mengusulkan penurunan laju inflasi tahunan yang lebih cepat, mengurangi pasokan baru. SIMD-553, yang sudah disetujui, akan membakar biaya sumber daya berdasarkan unit komputasi yang dilaporkan dalam transaksi, meningkatkan jumlah SOL yang dihancurkan seiring aktivitas jaringan. Kedua proposal ini diharapkan dapat mengurangi pasokan bersih SOL dalam enam tahun ke depan, meningkatkan kelangkaannya, dan mengalihkan insentif dari staking menuju ekosistem DeFi dan aplikasi. Namun, nilai jangka panjang SOL tetap akan ditentukan oleh kemampuannya menarik pengguna nyata dan kebutuhan jaringan yang berkelanjutan.

marsbit40m yang lalu

SOL Melonjak Hampir 47% dalam Satu Bulan, Logika di Balik Serangan Balik yang Kuat

marsbit40m yang lalu

Trading

Spot
活动图片