Bitcoin Futures Basis Nears One-Year Lows, How Will This Affect BTC?

newsbtcDipublikasikan tanggal 2022-04-28Terakhir diperbarui pada 2022-04-28

Abstrak

In late March/early April, the bitcoin futures basis had mounted an impressive recovery that pushed sentiment back into the positive. This had come after months of a declining futures basis,...

In late March/early April, the bitcoin futures basis had mounted an impressive recovery that pushed sentiment back into the positive. This had come after months of a declining futures basis, so this recovery was a welcome development in the market. This would prove to be short-lived, however, as the futures basis had taken a sharp nosedive in mid-April. Now, it is falling towards one-year lows, leaving in its wake a trail of wary investors.
Nearing One-Year Lows
Bitcoin’s drop back into the $30,000 has had a profound impact on the futures basis. As investor sentiment had turned largely negative, the basis had lost the majority of the gains it had made at the end of March. The decline did not stop there though as the basis has now broken towards one-year lows.
In the past year, there have been a total of two times where the basis had touched this low. The first had been on July 20th, 2021, which had been promptly followed by the famous summer short squeeze. It had come after major liquidations had pushed retail traders to try to recover losses by shorting the market.
The futures basis had fallen this low again on February 18th this year. The last time though, it had recovered before reaching the July 20th low, culminating in its recent peak in April. Unlike the July 20th low, a consolidation in the price of bitcoin had followed the February low. Therefore, not giving a clear, consistent picture of what to expect when the futures basis drops this low. It is however far less volatile now than it was last summer.
BTC futures basis close to one-year lows | Source: Arcane Research
The average futures basis now sits at a low of 2.12%, after touching as low as 2.02% on Sunday, in the offshores futures market. This takes into account all of the crypto futures exchanges except the CME. This time around, the decline in the futures basis is also characterized by liquidations, although nothing as significant as those experienced in July.
How Bitcoin Price Is Reacting
Bitcoin has been on a slow but steady recovery trend since falling to the $37,000 level. It is not unheard of that the digital asset quickly lose footing above $40,000 but a recovery with current market conditions is an impressive feat for bitcoin.
Going by previous occurrences of futures basis declining, a recovery from this point could be very good for bitcoin. The short-squeeze that had followed the July decline had effectively pushed the cryptocurrency towards a massive bull trend, ending in a new all-time high above $64,000 in November.

BTC holding against the bears | Source: BTCUSD on TradingView.com
A recovery had also marked the decline in February, albeit to a lesser extent. With the current trend of stagnating momentum, the futures basis may decline further for another week before a recovery towards a bull trend could be in the works.
Bitcoin is trading at $39,002 at the time of this writing. Bulls continue to mount strong opposition causing the $36,000 to $38,000 support level to strengthen.

Bacaan Terkait

Altcoin Besar Bersiap untuk Lonjakan Pembakaran Token yang Tajam

Dalam ekosistem Solana (SOL), dua proposal tata kelola, SIMD-550 dan SIMD-553, dapat mengubah dinamika pasokan token secara signifikan. Menurut analisis 21Shares, jika keduanya diterapkan, total pasokan SOL yang beredar dapat berkurang sekitar $1,4–1,5 miliar dalam enam tahun ke depan. Proposal SIMD-550 bertujuan untuk meningkatkan tingkat penurunan inflasi tahunan jaringan dari 15% menjadi 30%. Perubahan ini akan mempercepat pencapaian target inflasi akhir 1,5% menjadi paruh pertama 2029, dari perkiraan semula 2032. Namun, penurunan pasokan yang lebih cepat ini juga diproyeksikan akan mengurangi imbal hasil staking menjadi sekitar 2,25% pada tahun ketiga penerapannya. Sementara itu, SIMD-553, yang sudah disetujui dan diintegrasikan ke basis kode pada 20 Juli, memperkenalkan mekanisme biaya baru untuk unit komputasi yang digunakan dalam transaksi. Proposal ini diperkirakan akan meningkatkan pembakaran token SOL harian dari sekitar 600–800 SOL menjadi 7.500–9.000 SOL, atau sepuluh kali lipat dari tingkat saat ini. Kombinasi dari percepatan penurunan inflasi (SIMD-550) dan peningkatan pembakaran token (SIMD-553) inilah yang diproyeksikan mengurangi pasokan bersih SOL secara drastis. Penting untuk dicatat bahwa sementara SIMD-553 sudah disetujui, dampak pastinya akan bergantung pada struktur biaya yang diterapkan pada validator. SIMD-550 sendiri masih menunggu pemungutan suara akhir.

cryptonews.ru3m yang lalu

Altcoin Besar Bersiap untuk Lonjakan Pembakaran Token yang Tajam

cryptonews.ru3m yang lalu

Peristiwa Terpenting Mendekat, Perhatikan Hari Jumat: Ini Mungkin Peristiwa Terpenting Fed Tahun Ini

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh bersiap menyampaikan pidato kunci di konferensi Jackson Hole minggu ini, yang disebut-sebut sebagai salah satu pidato terpenting selama masa jabatannya. Inti perhatian pasar dan pejabat Fed adalah apakah inflasi tinggi AS disebabkan faktor sementara seperti tarif dan perang dengan Iran, atau karena permintaan ekonomi yang masih terlalu kuat. Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan apakah Fed akan menaikkan suku bunga. Meski perbedaan pendapat di dalam Fed semakin jelas, dengan tiga pejabat voting untuk kenaikan suku bunga bulan lalu, Warsh belum secara terbuka menyatakan posisinya karena pendekatan barunya yang mengurangi volume informasi. Dalam pidato Jumat nanti, investor akan mencari petunjuk mengenai penilaian Warsh terhadap ekonomi dan kondisi yang dapat memicu pengetatan kebijakan moneter. Dua skenario ekonomi yang mungkin mengarah pada hasil kebijakan yang sangat berbeda: pertama, inflasi tinggi akibat guncangan sementara yang akan mereda dengan sendirinya; kedua, guncangan tersebut menutupi ketidakseimbangan ekonomi yang lebih dalam, di mana permintaan melampaui penawaran, sehingga memerlukan kenaikan suku bunga. Data inflasi yang lebih moderat dalam dua bulan terakhir telah meredakan tekanan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan September. Namun, kekhawatiran tetap ada bahwa perang dengan Iran, tarif baru, dan lonjakan investasi AI dapat memberikan tekanan inflasi jangka panjang. Sementara itu, strategi komunikasi implisit Warsh sedang diuji. Keengganannya untuk berbagi pandangan pribadi dinilai dapat menyulitkan kepemimpinannya dalam komite, terutama setelah tiga anggota Fed memilih menentang dalam voting terakhir. Pergerakan pasar, termasuk kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang AS ke level tertinggi sejak 2007, mencerminkan ekspektasi investor bahwa Fed mungkin mentolerir inflasi sedikit lebih tinggi dalam jangka pendek, tetapi berisiko memerlukan kenaikan suku bunga yang lebih besar di masa depan. Pidato Jackson Hole ini dianggap kritis untuk memahami arah kebijakan moneter dan gaya komunikasi Fed di bawah kepemimpinan Warsh.

cryptonews.ru1j yang lalu

Peristiwa Terpenting Mendekat, Perhatikan Hari Jumat: Ini Mungkin Peristiwa Terpenting Fed Tahun Ini

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片