Osaka Digital Exchange to Start Security Token Trading Platform

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2023-11-19Terakhir diperbarui pada 2023-11-20

Abstrak

The platform, named Start, will begin operation on Dec. 25 with a $20 million real-estate securities issuance.

Osaka Digital Exchange (ODX) will start its new digital securities trading platform on Dec. 25, according to a Monday announcement.

Founded in 2021, ODX is made up of Japanese heavyweights from traditional finance, including SBI Holdings and Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG), and has the goal of setting up a digital stock exchange. ODX's proprietary trading system for security tokens, named Start, received regulatory approval on Nov. 16 from the country's financial watchdog.

6K

Around 3 billion yen ($20 million) worth of tokenized securities will be issued by real estate firm Ichigo Owners, according to an SBI Holdings press release. The Ichigo Residence Token will be invested "in six highly convenient rental residential properties with excellent access to the city center, and is expected to be the largest issue price ever for an Ichigo Group security token," the statement said.

Advertisement
Advertisement

The token will be issued on Progmat, a software platform for issuing and managing digital assets that firms like Binance are hoping to use for issuing stablecoins in the country.

Edited by Sheldon Reback.

Bacaan Terkait

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Gelombang PHK melanda industri kripto, sementara Wall Street melakukan akuisisi besar-besaran terhadap aset infrastruktur inti senilai miliaran dolar. Harga Bitcoin yang terus rendah memicu pemutusan hubungan kerja dan otomatisasi di berbagai perusahaan kripto. Namun, berlawanan dengan tren tersebut, aktivitas merger dan akuisisi (M&A) justru meningkat pesat, dengan total transaksi mencapai $9.37 miliar pada paruh pertama 2026. Lembaga keuangan tradisional seperti bank dan penyedia pembayaran menjadi penggerak utama gelombang akuisisi ini. Mereka lebih memilih membeli perusahaan startup yang sudah memiliki lisensi, layanan kustodian, dan saluran pembayaran yang mapan daripada membangun sistem dari nol. Contohnya termasuk akuisisi BVNK senilai $1.8 miliar oleh Mastercard. Tren ini didorong oleh kerangka regulasi yang semakin jelas, seperti MiCA di Uni Eropa. Di sisi lain, pasar tenaga kerja kripto menyusut drastis, dengan hanya 2.932 lowongan aktif yang tersisa secara global pada Juni 2026. Banyak perusahaan seperti Coinbase dan Gemini melakukan PHK, didorong oleh tekanan harga dan efisiensi operasional dari AI. Permintaan talenta kini sangat terkonsentrasi pada posisi teknis dan kepatuhan (compliance). Perusahaan kripto yang kesulitan keuangan menjadi target akuisisi dengan harga diskon besar, seperti akuisisi Messari oleh Blockworks. Modal juga mengalir sangat selektif, hampir secara eksklusif ke bisnis yang menjembatani aset tradisional dan digital, seperti penyedia layanan tokenisasi (contoh: Superstate, Alpaca). Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) murni dan protokol layer-1 baru hampir tidak menerima pendanaan. Intinya, pasar bearish ini telah menyaring industri: perusahaan dengan model bisnis lemah dan kurang kepatuhan bergabung atau menyusut, sementara mereka yang membangun infrastruktur keuangan yang mematuhi regulasi menarik minat akuisisi dan investasi.

Foresight News50m yang lalu

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Foresight News50m yang lalu

Trading

Spot
活动图片