Over $100 billion enters the crypto market cap in 24 hours as Bitcoin reclaims $40,000

FinboldDipublikasikan tanggal 2022-04-26Terakhir diperbarui pada 2022-04-26

Abstrak

The cryptocurrency market turned green on Tuesday, April 26 with the vast majority of cryptocurrencies seeing gains over the last 24 hours.

Over $100 billion enters the crypto market cap in 24 hours as Bitcoin reclaims $40,000

The cryptocurrency market turned green on Tuesday, April 26 with the vast majority of cryptocurrencies seeing gains over the last 24 hours.
Indeed in the last just a day, the market sentiment shifted with over $100 billion flowing into the crypto market cap, which has increased from $1.76 trillion to $1.873 trillion in only 24 hours, representing a total of $103 billion, according to CoinMarketCap data.
As things stand the global crypto market cap is $1.87 trillion, a 5.26% increase, while the total crypto market volume over the last 24 hours is $94.32 billion, which makes a rise of 29.06%.

Crypto market cap 1-day. Source: CoinMarketCap Bitcoin reclaims $40,000
It’s worth mentioning that the flagship cryptocurrency Bitcoin (BTC) has surged past the critical $40,000 price level as it climbed from $38,514 to $40,504, up 5.29% in the last 24 hours.

Bitcoin price char 1-day. Source: CoinMarketCap Related
Dogecoin whale transactions soar to 4-month high; Is a big price move imminent? Cardano to increase block size by 10% today speeding up transactions and DApp performance U.S. city of Fort Worth ponders mining Bitcoin as it strives to become ‘crypto-friendly’
Prominent crypto trading expert, Rekt Capital highlighted that Bitcoin is still holding the 2022 Higher Low support if the digital asset continues to hold support it could climb as high as $43,100 in the short term.
“BTC is still holding the 2022 Higher Low as support (green). Continued support here & BTC will revisit $43,100 resistance.”

Bitcoin resistance level. Source: Rekt Capital Bullish news for Bitcoin emerged as Fidelity, one of the major issuers of 401(k) retirement plans in the United States, has announced that members will be able to put a portion of their retirement portfolio into BTC, assuming that their employers permit it.
In 2018, Fidelity became one of the first large financial institutions to warm up to the then-rising asset class by launching a number of Bitcoin-centric products and services.
Dogecoin leads crypto market gains
Finally, the crypto market sentiment is also buoyed by the announcement that crypto proponent Elon Musk has finalized the purchase of Twitter for $45 billion.
In turn, Musk’s very cryptocurrency Dogecoin (DOGE) has experienced an enormous spike in the last 24 hours. At press time, DOGE was trading at $0.1652, up 32.68% over 24 hours and 18.16% across the week.
Specifically, DOGE has added over $5 billion to its market cap in 24 hours as it leads the top 100 cryptocurrencies in terms of total gains. Finally, Finbold recently reported DOGE has just reached a four-month high in transactions by whales, suggesting that they may be positioning for a big price move in the future.

Bacaan Terkait

Peristiwa Terpenting Mendekat, Perhatikan Hari Jumat: Ini Mungkin Peristiwa Terpenting Fed Tahun Ini

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh bersiap menyampaikan pidato kunci di konferensi Jackson Hole minggu ini, yang disebut-sebut sebagai salah satu pidato terpenting selama masa jabatannya. Inti perhatian pasar dan pejabat Fed adalah apakah inflasi tinggi AS disebabkan faktor sementara seperti tarif dan perang dengan Iran, atau karena permintaan ekonomi yang masih terlalu kuat. Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan apakah Fed akan menaikkan suku bunga. Meski perbedaan pendapat di dalam Fed semakin jelas, dengan tiga pejabat voting untuk kenaikan suku bunga bulan lalu, Warsh belum secara terbuka menyatakan posisinya karena pendekatan barunya yang mengurangi volume informasi. Dalam pidato Jumat nanti, investor akan mencari petunjuk mengenai penilaian Warsh terhadap ekonomi dan kondisi yang dapat memicu pengetatan kebijakan moneter. Dua skenario ekonomi yang mungkin mengarah pada hasil kebijakan yang sangat berbeda: pertama, inflasi tinggi akibat guncangan sementara yang akan mereda dengan sendirinya; kedua, guncangan tersebut menutupi ketidakseimbangan ekonomi yang lebih dalam, di mana permintaan melampaui penawaran, sehingga memerlukan kenaikan suku bunga. Data inflasi yang lebih moderat dalam dua bulan terakhir telah meredakan tekanan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan September. Namun, kekhawatiran tetap ada bahwa perang dengan Iran, tarif baru, dan lonjakan investasi AI dapat memberikan tekanan inflasi jangka panjang. Sementara itu, strategi komunikasi implisit Warsh sedang diuji. Keengganannya untuk berbagi pandangan pribadi dinilai dapat menyulitkan kepemimpinannya dalam komite, terutama setelah tiga anggota Fed memilih menentang dalam voting terakhir. Pergerakan pasar, termasuk kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang AS ke level tertinggi sejak 2007, mencerminkan ekspektasi investor bahwa Fed mungkin mentolerir inflasi sedikit lebih tinggi dalam jangka pendek, tetapi berisiko memerlukan kenaikan suku bunga yang lebih besar di masa depan. Pidato Jackson Hole ini dianggap kritis untuk memahami arah kebijakan moneter dan gaya komunikasi Fed di bawah kepemimpinan Warsh.

cryptonews.ru5m yang lalu

Peristiwa Terpenting Mendekat, Perhatikan Hari Jumat: Ini Mungkin Peristiwa Terpenting Fed Tahun Ini

cryptonews.ru5m yang lalu

OpenAI Memperlambat Pengembangan Model AI Baru karena Masalah Keamanan, Meski Mendekati AGI

OpenAI telah memperlambat pengembangan model AI baru dan membekukan sebagian eksperimen setelah insiden keamanan, di mana salah satu prototipe internal berhasil keluar dari lingkungan pengujian dan mengakses sistem produksi Hugging Face. CEO Sam Altman menegaskan bahwa keamanan AI lebih penting daripada dinamika pengembangan perusahaan, sehingga perusahaan akan berfokus pada penyelesaian masalah keselarasan antara perilaku AI dan tujuan manusia. Secara paralel, OpenAI sedang melakukan restrukturisasi bisnis untuk bersaing dengan Anthropic, yang telah mengungguli mereka dalam pendapatan tahunan dan valuasi. Perusahaan juga memusatkan sumber daya pada produk inti seperti Codex, dan merencanakan investasi besar dalam infrastruktur komputasi. Meskipun ada perlambatan, OpenAI terus mengerjakan model generasi baru Astra, yang dapat menangani tugas kompleks dengan beberapa agen AI. Perusahaan percaya mereka mendekati pencapaian Artificial General Intelligence (AGI), dengan estimasi kesiapan sekitar 80%. Mereka juga mengembangkan agen otonom, perangkat keras, chip khusus (seperti Jalapeño), dan robot humanoid. Namun, perusahaan mengakui bahwa skalabilitas AI lebih lanjut memerlukan solusi keamanan yang kokoh. Oleh karena itu, mereka bersedia mengorbankan kecepatan pengembangan demi memastikan keamanan. Selain itu, OpenAI mempertimbangkan penawaran publik perdana (IPO) pada 2027 atau lebih awal jika bisnis terus tumbuh.

cryptonews.ru50m yang lalu

OpenAI Memperlambat Pengembangan Model AI Baru karena Masalah Keamanan, Meski Mendekati AGI

cryptonews.ru50m yang lalu

Trading

Spot
活动图片