Ada Kabar Tentang Gencatan Senjata Antara AS dan Iran, Tapi Pasar Global Tetap Tenang
Beredar rumor mengenai gencatan senjata antara AS dan Iran, namun pasar global tetap stabil. Konflik militer yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah mengguncang ekonomi dunia, menyebabkan lonjakan harga minyak mentah akibat penutupan Selat Hormuz, jalur penting bagi 20% konsumsi minyak global. Selama 178 hari terakhir, perang ini memicu gejolak signifikan di berbagai kelas aset.
Sumber tanpa nama dari Pakistan dan Iran menyatakan kesepakatan gencatan senjata sudah siap, termasuk jaminan navigasi bebas di Selat Hormuz. Berita ini muncul saat Iran dan Oman membahas proyek keamanan navigasi bersama. Presiden AS Donald Trump mengklaim angkatan laut AS telah membersihkan ranjau di selat tersebut dan akan menghancurkan ranjau baru.
Menanggapi rumor ini, harga minyak Brent dan WTI turun, sementara indeks saham utama AS naik. Harga emas dan perak naik moderat. Bitcoin berfluktuasi di kisaran $78,750-$79,500, turun 0.4% pada penutupan tetapi naik 21.8% dalam seminggu, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.583 triliun.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengancam akan meluncurkan "serangan finansial terbesar dalam sejarah" terhadap Iran, yang dianggap komunitas bitcoin sebagai sinyal positif dan promosi untuk aset netral seperti bitcoin. Jika gencatan senjata yang sah dan jangka panjang tercapai antara Washington dan Teheran, itu akan menjadi faktor pendukung tambahan bagi pasar.
cryptonews.ru7m yang lalu