Terra Classic Continues To Brush Off Market Downtrends, Buy Now?

newsbtcDipublikasikan tanggal 2023-06-14Terakhir diperbarui pada 2023-06-14

Abstrak

The crypto market has been bleeding lately, and leaders like Bitcoin and Ethereum have been on a downtrend. In addition, the Securities and Exchange Commission's crackdown on top trading platforms...

The crypto market has been bleeding lately, and leaders like Bitcoin and Ethereum have been on a downtrend. In addition, the Securities and Exchange Commission’s crackdown on top trading platforms Coinbase and Binance has further made things worse as the crypto winter has persisted. 
However, while the massacre caught up with most coins, Terra Classic (LUNC) remained in the uptrend, emerging as the number 1 gaining cryptocurrency over the past 24 hours.
Terra Classic (LUNC) Making Bold Rebound Moves
LUNC surprised market participants over the past week as it continued pulling weight amid bearish trends in the crypto market. Before the disaster enveloped the Terra ecosystem in May 2022, Terra Classic (LUNC) traded at an all-time high of $116. 
LUNC’s value plummeted following the crash of Terra blockchain’s stablecoin UST, wiping over $40 billion valuation for the token’s market cap. Several investors lost hope of recovering their loss until several rebuilding initiatives emerged.
However, LUNC’s recent price movements have shone a ray of light in the dark tunnel for the Terra Classic community. At press time, LUNC is still on the upward trajectory and has been so for over one week. 

Terra Classic (LUNC) price has increased by 10.04% over the past 24 hours, with an 11.59% price surge in the last seven days. Also, the token price has rallied 8.60% over the past 30 days. Terra Classic now trades at $0.00009638. 

LUNCUSD

LUNC’s price currently hovers at ).00009638 in the daily chart.  | Source: LUNCUSD price chart from TradingView.com
Ecosystem Improvements Are Pushing LUNC Price
LUNC’s price has been reacting to community buzz around notable upcoming ecosystem developments. For instance, the proposed Terra Classic v2.1.0 upgrade is only 24 hours away from commencement, while the LUNC Burn Army shared several tweet threads on June 8, reminding the community about the upgrade. The team highlighted the expected key improvements on the blockchain after the upgrade.
According to the LUNCBurnArmy, the upgrade will bring Terra Classic to parity with other blockchains, allowing developers and projects to start building on the chain again. The LUNC community is now counting down to the upgrade scheduled to go live on June 14 at 14:11 UTC.
This upgrade will also allow validators to earn a 5% commission for running nodes on the mainnet. The increased excitement as the community anticipates the upcoming v2.1.0 upgrade to parity must have rubbed off on Terra Classic (LUNC).
As one of the most anticipated events on the Terra ecosystem since the May 2022 disaster, v2.1.0 generated enough buzz to boost investor interest in LUNC. LUNC’s community and social sentiment has improved lately and is evident in the increased trading volume and LUNC staking.
Data from Mr. Diamondhandz1 shows that the number of staked LUNC hit 1 Trillion on June 10. This milestone achievement could be among the factors pushing LUNC’s price. Also, CoinMarketCap data shows that LUNC trading volume has risen by 106% over the past 24 hours while its market cap is up by 10.74%.
Featured image from Pixabay and chart from TradingView.com

Bacaan Terkait

Bank Rusia Menduga Pemilik 2600 Dompet Kripto Terlibat Kegiatan Ilegal

Bank Sentral Rusia (Bank Russia) mencurigai pemilik 2.600 dompet kripto karena terlibat dalam aktivitas ilegal. Dompet-dompet ini diduga telah menerima kripto senilai sekitar 1 miliar rubel. Alamat-alamat ini telah dimasukkan ke dalam sistem informasi khusus yang dapat diakses oleh lembaga pemerintah dan penegak hukum. Sistem ini digunakan untuk menilai profil risiko klien dan investigasi keuangan. Pada intinya, ini adalah semacam "daftar hitam", dan transaksi bank yang terhubung ke alamat dalam sistem ini kemungkinan besar akan diblokir. Bank Sentral menyatakan bahwa 74% dari kasus ini terkait dengan aset digital yang digunakan oleh piramida keuangan dan penipu. Metode penipuan termasuk menawarkan investasi dalam kripto dan penambangan (mining), investasi di pusat data palsu, serta memaksa korban membeli token yang diterbitkan oleh penjahat. Bank Sentral juga menyoroti layanan pinjaman kripto, di mana warga Rusia meminjam stablecoin dolar AS (USDT) untuk menghindari sistem keuangan resmi. Perkembangan baru termasuk penipuan yang menawarkan pembayaran tiket konser rapper Amerika Kanye West di Rusia menggunakan kripto melalui situs web palsu. Pakar keamanan telah menemukan setidaknya 10 situs dalam berbagai domain yang menyamar sebagai sumber resmi tur Rusia Kanye West. Selain itu, sebelumnya telah dilaporkan penipu yang menawarkan akses ke perdagangan kripto melalui Bursa Moskow.

cryptonews.ru6m yang lalu

Bank Rusia Menduga Pemilik 2600 Dompet Kripto Terlibat Kegiatan Ilegal

cryptonews.ru6m yang lalu

Tiga Tambang Kripto Akan Dibangun di Uzbekistan dalam Proyek Senilai $5 Miliar

Di Uzbekistan, sedang dibangun enam pusat data untuk penambangan kripto (mining) sebagai bagian dari proyek senilai lebih dari $5,11 miliar. Tiga dari pusat data tersebut khusus untuk penambangan cryptocurrency. Proyek ini merupakan bagian dari pembentukan zona penambangan khusus di Republik Karakalpakstan, barat laut Uzbekistan, yang disebut Bes Qala Mining Valley. Pembentukan zona ini, diumumkan pada April lalu, bertujuan untuk meningkatkan daya tarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengembangkan energi hijau. Insentif utama bagi penambang termasuk pembebasan pajak atas penghasilan hingga 1 Januari 2035. Mereka juga dapat mengakses listrik dari jaringan nasional atau menggunakan berbagai sumber energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga hidrogen, dan memiliki opsi untuk memanfaatkan panas dari penambangan untuk menghangatkan rumah kaca. Untuk mendukung operasi ramah lingkungan, sebuah pembangkit listrik tenaga angin besar senilai $3,3 miliar sedang dibangun di wilayah tersebut bekerja sama dengan perusahaan Saudi ACWA Power. Dua pembangkit angin lainnya, Nukus I dan Nukus II, dengan total nilai lebih dari $370 juta, telah beroperasi. Menurut Amanbay Orynbayev, Ketua Dewan Tertinggi Karakalpakstan, jumlah pengusaha di wilayah tersebut telah meningkat 2,5 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir, dengan volume investasi asing melonjak 500 kali lipat.

cryptonews.ru15m yang lalu

Tiga Tambang Kripto Akan Dibangun di Uzbekistan dalam Proyek Senilai $5 Miliar

cryptonews.ru15m yang lalu

Perjalanan Panjang DeFi Robinhood Chain: Mengulangi Ethereum Klasik, Membentuk Kembali Peta Keuangan RWA

Robinhood Chain, awalnya dikenal dengan aktivitas meme coin, kini berkembang menjadi ekosistem DeFi yang lebih kompleks dan matang. Berbagai protokol DeFi klasik seperti AMM, CLOB, lending, perpetual contracts, ve(3,3), dan model OHM telah diadopsi dan diadaptasi untuk aset-aset baru, terutama aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) seperti saham. Uniswap mendominasi sebagai AMM inti, dengan V4-nya yang dapat diprogram menjadi lapisan likuiditas untuk berbagai aset. Deepstate memperkenalkan model order book on-chain (CLOB) yang cocok untuk perdagangan aset seperti saham. Di sektor lending, Morpho dan Arrow Finance memungkinkan pengguna mendapatkan likuiditas dengan menjadikan aset kripto atau saham sebagai jaminan, sambil mempertahankan eksposur aset dasar. Platform perpetual seperti Lighter dan Arcus tidak hanya menawarkan perdagangan beragam aset tetapi juga mengizinkan saham yang ditokenisasi sebagai margin, bahkan mentokenisasi posisi perdagangan itu sendiri. Protokol seperti UponRH dan Fables menyempurnakan model ve(3,3) dengan mengaitkan insentif dengan volume perdagangan riil dan menyesuaikan biaya secara dinamis untuk RWA. Sementara itu, NetNet mereformasi model mata uang cadangan OHM dengan dukungan aset riil dan eksekusi berbasis kode. Intinya, Robinhood Chain sedang bertransisi dari sekadar arena meme coin menjadi laboratorium keuangan terdesentralisasi yang memfokuskan pada peningkatan interoperabilitas dan komposabilitas aset TradFi di ekosistem blockchain.

marsbit58m yang lalu

Perjalanan Panjang DeFi Robinhood Chain: Mengulangi Ethereum Klasik, Membentuk Kembali Peta Keuangan RWA

marsbit58m yang lalu

Trading

Spot
活动图片