阿里云争食币圈

DeFi之道Dipublikasikan tanggal 2023-05-12Terakhir diperbarui pada 2023-05-12

Abstrak

国内「四朵云」中,阿里云、华为云、腾讯云都已打入币圈,盯上了新兴的 Web3 蛋糕。

阿里云的触手正在向币圈延伸。几天前,阿里云与 Avalanche 区块链和 MUA DAO 联合推出 Cloudverse,为想要在链上部署元宇宙的企业提供一站式解决方案。

Avalanche 是典型的币圈项目,链上的一切价值流转都以加密货币结算。此次合作释放出阿里云在 Web3 领域的布局。去年 12 月,阿里云就曾将其云能力扩展到 Avalanche 上,近日还宣布将为另一个公链 BNB Chain 的孵化器计划提供支持。

由于国内监管部门对涉币项目严格监管,阿里云的上述动作颇为谨慎,不仅发布渠道放在海外,就连官网上的产品介绍也仅以英文显示。

事实上,国内「四朵云」中,仅有百度云尚未公开披露与币圈项目有所交集。阿里云、华为云、腾讯云都已打入币圈,盯上了新兴的 Web3 蛋糕。在云市场增长放缓、竞争加剧的背景下,巨头们在增量市场的新一轮交锋打响了。

阿里云牵手「有币区块链」提供云服务

打入带 Web3 包装的币圈,阿里云在国内保持了低调。

5 月 4 日,阿里云智能国际 Web3 解决方案负责人 Raymond Xiao 出现在公链 Avalanche 举办的峰会中。现场,阿里云宣布联手 Avalanche 和去中心化自治组织 MUA DAO 推出 Cloudverse「云宇宙」解决方案。

阿里云联手 Avalanche 推出 Cloudverse

Cloudverse 是一个「发射台」,主要功能是帮助企业在 Avalanche 公链上定制、启动和维护元宇宙空间。它将为入驻企业提供视觉设计、元经济模型、互动功能、主题活动、元宇宙运营等方面的支持。借助 Cloudverse 的服务,企业最短约 1 个月时间,可在 Avalanche 上建立相对成熟的虚拟世界。

这桩合作中,阿里云扮演的角色是,为 Cloudverse 提供易于扩展的高效、安全的云基础设施,具体包括云计算、存储、数据库、网络和智能运行平台。基于底层的云服务,Avalanche 和 MUA DAO 提供帮助构建元宇宙空间的解决方案。其中,MUA DAO 将辅助企业进行虚拟空间治理、虚拟社交活动和品牌推广活动等,让企业更快上手元宇宙。

Cloudverse 的推出是阿里云在 Web3 布局的明显动作,而 Web3 行业是币圈人士的集中地。

要知道,Avalanche 是实打实的原生区块链,一切链上资产本质上都是加密货币,包括但不限于链上原生代币 AVAX、各项目发行的代币以及虚拟土地、服饰道具等 NFT 化的数字资产。Avalanche 上的元宇宙也与希壤这类封闭式、中心化的应用不同,属于正宗的开源产品。

这并不是阿里云第一次为「有币区块链」提供云服务。去年 12 月,阿里云就宣布将其云基础设施技术和开发工具系列扩展到 Avalanche 区块链,开放基础设施即服务 (IaaS) 能力。这使得阿里云的亚洲用户可以借此在 Avalanche 上启动验证器节点、构建产品等。

5 月 5 日,阿里云还宣布支持 BNB Chain Zero2Hero 孵化器,为初创的加密项目在 BNB Chain 区块链上部署提供底层云服务。BNB Chain 是加密资产交易所 Binance 孵化的公链,同样是典型的币圈项目。

值得注意的是,上述涉及「有币区块链」的业务消息都来自阿里云的官方推特账号,就连其官网上关于 Cloudverse 的介绍也以英文显示,当切换语言为「简体中文」时会跳出提示,「目前此页面仅用英语显示,简体中文内容正在准备中。」

阿里云官网 Cloudverse 介绍仅用英语显示

阿里云这般小心翼翼不难理解。

加密货币、虚拟货币向来在国内都是一个敏感话题,国内监管部门曾多次发布监管条例。2021 年 9 月,央行等十部门联合发布《关于进一步防范和处置虚拟货币交易炒作风险的通知》,明确虚拟货币不具有与法定货币等同的法律地位。

虚拟货币在国内碰线,想为产生它们的公链提供基础设施服务,用海外主体显然更安全。

云厂商们盯上 Web3 蛋糕

阿里云为何要挤进币圈人士集中的 Web3?

Raymond Xiao 在一篇博客文章中传递出答案。他透露,阿里云希望通过 Cloudverse,打开 Web3 世界的入口。「毫无疑问,区块链技术和虚拟世界越来越受欢迎。特别是亚太地区的需求不断上升,促使了 Cloudverse 落地。」

显然,阿里云更看重的目标是被称为「价值互联网」的 Web3,而以太坊、Avalanche 这样的「有币区块链」普遍被视为是 Web3 的基础设施。这意味着,阿里云想争 Web3 市场的蛋糕,就必然会与有币区块链产生关联。

实际上,不只是阿里云,国内市场的另外两大巨头华为云、腾讯云都已将触手伸向 Web3。

今年 2 月,华为云在其 2023 亚太区合作伙伴领袖峰会期间,牵头启动了 Metaverse&Web3.0 联盟,并公布了多个 Web3 领域的合作伙伴,包括 BlockChain Solutions、Deepbrain Chain、Polygon、Morpheus Labs 等等。与 Avalanche 相似,华为云的上述合作伙伴也大多是「涉币」项目。

腾讯云的 Web3 脚步也没落下。同样在 2 月,它特地在新加坡举办了一场「腾讯云 Web3 构建日」的主题峰会,公布了全套区块链 API 服务的发展路线图及一款名为「Metaverse-in-a-Box」的产品,该产品与阿里云的 Cloudverse 相似,提供链上元宇宙开发解决方案,适用于游戏、媒体和娱乐应用开发和部署。在峰会中,腾讯云也宣布与 Ankr、Avalanche、Scroll、Sui 四个币圈项目达成合作。

腾讯云国际高级副总裁 Poshu Yeung 称,腾讯云看到了 Web3 的未来,Web3 是互联网的新版本,它引入了「沉浸式融合」的概念,物理和数字经济在这里相遇和融合。

截至目前,国内「四朵云」中,唯有百度云尚未曝出与币圈项目合作的消息,其他三大云巨头均已卷向 Web3。

不过,云厂商们对政策监管的担忧是显而易见的,三大云巨头在国内市场对于 Web3 的业务拓展消息的处理都相当低调,相关产品和合作伙伴发布会也都选在了海外。而他们的竞争对手是不太需要顾及监管的谷歌云与亚马逊云。

去年 5 月,谷歌组建了一个 Web3 团队,为运行区块链应用的开发人员提供后端服务,去年 10 月,谷歌云还宣布将允许让一些客户使用加密货币支付云服务费用;亚马逊云则一直为币圈公司提供服务,2022 年,据品玩援引亚马逊云员工披露消息报道,其海外市场份额营收占比达 70%,而这 70% 中,区块链业务带来的营收占比预计超过一半。

云厂商齐齐盯上 Web3 蛋糕,源于这一新兴市场呈现的高速增长趋势。根据市场研究及顾问公司 Acumen Research & Consulting 发布的《2023-2032 Web3 市场预测》报告,2032 年 Web3 市场规模将达到 819 亿美元,年复合增长率为 44.5%,其中亚太地区市场增速更快,预计年复合增长率为 47%。

研究机构发布的 Web3 市场增长预测

对于逐渐陷入增长瓶颈的云厂商们来说,拓展市场寻求新的增长点尤为关键。就国内市场领头羊阿里云而言,其 2022 年第三季度营收增长仅有 4%,而且在国内的市场份额也明显收缩,IDC 发布的《2022 年下半年中国公有云市场报告》显示,其市场份额从 2021 年下半年的 36.7% 减到了 31.9%。

竞争激烈、增长乏力是国内云厂商面临的统一局面。在这种背景下,阿里云于上个月宣布了史上最大规模的降价,核心产品价格全线下调 15% 至 50%,存储产品最高降幅达 50%。

云厂商们的争锋趋向白热化,与其拼命争夺存量市场,开拓增量市场无疑是更好的办法。Web3 提供了新的蛋糕,新一轮交锋卷到了海外。

Bacaan Terkait

Alokasi Nilai Stablecoin

Stabilcoin berevolusi dari sekadar alat perdagangan menjadi saluran dolar yang luas. Artikel ini menganalisis pembagian nilai dalam ekosistem stabilcoin menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbit** (Tether, Circle): Mencetak stabilcoin, memegang aset cadangan, dan mengambil spread bunga (marjin terbesar). 2. **Lapisan Infrastruktur** (Bridge/BVNK/Bitso): Menghubungkan stabilcoin ke sistem keuangan nyata—penyetoran/penarikan fiat, integrasi bank, kepatuhan, manajemen aset. Ini adalah pekerjaan yang sulit tetapi membangun pertahanan kompetitif. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi** (Stripe, Infini, Coinbase): Menanamkan stabilcoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. 4. **Lapisan Aplikasi**: Pengguna dan bisnis akhir yang menggunakan stabilcoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Saat ini, penerbit mengambil keuntungan terbanyak. Namun, kunci penskalaan pembayaran stabilcoin terletak pada lapisan infrastruktur yang menjembatani dunia *on-chain* dan sistem keuangan tradisional. Lapisan ini menangani tugas-tugas kompleks seperti integrasi perbankan, KYC/AML, likuiditas lokal, dan koneksi jaringan pembayaran. Meskipun membutuhkan investasi besar dan berada di posisi yang terjepit, perusahaan infrastruktur yang berhasil menghubungkan stabilcoin ke bisnis dunia nyata kemungkinan akan mendapatkan kekuatan tawar dan keuntungan signifikan di masa depan ketika stabilcoin menjadi jalur pendanaan default bagi perusahaan.

marsbit1j yang lalu

Alokasi Nilai Stablecoin

marsbit1j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

**Distribusi Nilai Stablecoin** Stablecoin berkembang dari sekadar alat perdagangan menjadi jalur umum dolar. Dalam analisis ini, ekosistem stablecoin dibagi menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbitan:** Mencetak stablecoin, memegang aset cadangan, dan mengambil keuntungan dari spread suku bunga. Contoh: Tether dan Circle. 2. **Lapisan Infrastruktur:** Menghubungkan stablecoin ke sistem keuangan dunia nyata. Menangani tugas-tugas seperti on/off-ramp mata uang fiat, integrasi perbankan, kepatuhan, dan penyediaan API. Contoh: Bridge (diakuisisi Stripe), BVNK (diakuisisi Mastercard), Bitso. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi:** Mengintegrasikan stablecoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. Contoh: Stripe, Infini, Coinbase. 4. **Lapisan Aplikasi:** Pengguna akhir dan bisnis yang menggunakan stablecoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Lapisan Penerbitan saat ini mengambil keuntungan terbesar. Lapisan tengah (infrastruktur dan distribusi) bergantung pada volume dan komisi. Tantangan sebenarnya terletak di **Lapisan Infrastruktur**. Meskipun sering diabaikan dan penuh pekerjaan "kotor"—seperti mengintegrasikan bank, KYC/AML, menyelesaikan masalah peraturan lintas negara—disinilah letak pertahanan bisnis. Kesulitan utama bukan pada transfer on-chain, tetapi dalam menghubungkan blockchain dengan sistem keuangan tradisional dan mengadopsinya ke dalam aliran kerja bisnis sehari-hari. Infrastruktur berperan sebagai **"penghubung"** yang menghubungkan rantai ke bank, jaringan pembayaran lokal, dan sistem perusahaan. Akuisisi oleh Stripe dan Mastercard menunjukkan perebutan untuk menjadi pintu gerbang default ini. Fitur utamanya termasuk on/off-ramp mata uang fiat, lapisan akun & API, koneksi jaringan pembayaran, dan peningkatan efisiensi modal. Karakteristik lapisan infrastruktur saat ini: pekerjaan operasional yang berat, memerlukan investasi awal untuk memperebutkan pintu masuk, dan posisi yang terjepit antara penerbit dan platform aplikasi. Namun, berada pada tahap awal menuju pembentukan daya tawar. Ketika stablecoin menjadi jalur modal default untuk bisnis, perusahaan yang telah membangun infrastruktur penghubung yang kuat ke dalam sistem komersial dunia nyata akan memperoleh posisi yang kokoh. Meskipun lapisan penerbitan saat ini paling menguntungkan, peluang jangka panjang mungkin terletak pada lapisan infrastruktur yang sedang berkembang.

链捕手1j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

链捕手1j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

Inti artikel: Mengapa Nvidia, yang memiliki arus kas bebas sangat kuat (sekitar USD 48,6 miliar per kuartal), berencana menerbitkan obligasi senilai minimal USD 20 miliar? Alasan utamanya bukan karena kekurangan dana, melainkan strategi manajemen modal yang canggih. Poin-poin kunci: 1. **Mengoptimalkan struktur modal:** Nvidia memanfaatkan peringkat kredit tinggi (AA dari S&P) untuk meminjam dana jangka panjang dengan biaya rendah. Dana ini akan digunakan untuk investasi infrastruktur AI, R&D, dan ekspansi ekosistem yang berjangka panjang. 2. **Melindungi kepentingan pemegang saham:** Dibandingkan menerbitkan saham baru yang akan mengencerkan kepemilikan, pembiayaan utang memungkinkan Nvidia mendanai pertumbuhan sambil terus melakukan buyback saham (USD 80 miliar) dan meningkatkan dividen. 3. **Mencocokkan aset dan kewajiban:** Menggunakan utang jangka panjang (hingga 30 tahun) lebih sesuai untuk membiayai proyek infrastruktur AI yang juga berjangka panjang, dibandingkan hanya mengandalkan arus kas operasional. 4. **Indikasi fase baru dalam narasi pengeluaran modal AI:** Langkah ini menandakan peralihan AI menuju siklus aset berat (data center, listrik, rantai pasok), di mana perusahaan besar menggunakan kemampuan kredit mereka untuk mengamankan dana murah guna mendukung ekspansi jangka panjang. 5. **Tantangan ke depan:** Keberhasilan strategi ini bergantung pada kemampuan Nvidia mempertahankan arus kas kuat dan memastikan investasi AI-nya menghasilkan pengembalian yang melebihi biaya utang. Jika siklus pengembalian investasi AI melambat, ketergantungan pada pendanaan eksternal dapat menjadi tekanan.

marsbit2j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

marsbit2j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

Tidak ada yang benar-benar mengajarimu cara melakukan penelitian. Kamu hanya mendapat meja kerja, masalah yang dipilih orang lain, dan instruksi samar untuk "menghasilkan sesuatu yang baru". Kebanyakan orang akhirnya belajar hanya bagaimana "terlihat" seperti peneliti, bukan menjadi peneliti yang sebenarnya. Kemampuan penelitian yang sesungguhnya adalah tumpukan keterampilan kecil yang hampir semuanya dapat dikembangkan melalui *deliberate practice*. **Pilihlah Masalahmu Sendiri:** Jangan hanya menyerap masalah dari mentor atau tren terkini. Ikuti metode John Schulman: pilih hasil yang benar-benar kamu inginkan, lalu rancang eksperimen untuk mencapainya. Ini menciptakan orisinalitas. "Selera" penelitian seperti otot; latihlah dengan memprediksi hasil eksperimen atau makalah sebelum melihat hasil aslinya, dan uji prediksimu dari waktu ke waktu. **Tingkatkan Input-mu:** Jika bacaanmu hanya dari arXiv atau grup diskusi tren, idemu akan sama dengan orang lain dan tidak berharga. Hargai sumber lama (misalnya, *The Bitter Lesson* dari Richard Sutton tahun 2019 atau pidato Claude Shannon tahun 1952). Kedalaman dan keluasan sama pentingnya. Pinjam pengetahuan dari bidang lain. Baca makalah asli, terutama bagian lampiran dan batasan, bukan sekadar ringkasannya. **Tuliskan Semuanya:** Seperti dikemukakan Paul Graham, sebuah ide baru terasa matang sampai kamu mencoba menuliskannya. Menulis adalah mekanisme pertahanan termurah untuk mengungkap celah dan asumsi yang tidak teruji. Terapkan prinsip Feynman: jangan menipu dirimu sendiri. Ikuti kebiasaan Darwin: catat segera fakta yang bertentangan dengan teorimu. Buatlah log eksperimen (hipotesis, pengaturan, prediksi, hasil, pemahaman baru). Membaca ulang catatanmu dari bulan lalu adalah pelajaran kerendahan hati yang paling efektif.

marsbit3j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片