Discovering The Next PEPE And SHIB: Whales To Keep Track Of

newsbtcDipublikasikan tanggal 2023-05-09Terakhir diperbarui pada 2023-05-09

Abstrak

Missing out on crypto that becomes the next big thing in crypto can hurt. To avoid this, popular on-chain analyst LookOnChain has sorted out prominent whales to keep an eye...

Missing out on crypto that becomes the next big thing in crypto can hurt. To avoid this, popular on-chain analyst LookOnChain has sorted out prominent whales to keep an eye on and ease the task of catching the next PEPE.
According to the analyst, these whales were very early to notable meme coins such as Shiba Inu (SHIB). LookOnChain noted these whales are “smartMoneys that both bought SHIB and PEPE early and made millions of USD.”
Discovering The Next Memecoin That Could Run 100x
In a series of threads, LookOnChain unveiled three SmartMoney wallet addresses that invested early before the bull run. Whales are large cryptocurrency investors believed to understand the market well and make early and efficient investment decisions. 

They are mostly known to take long-term positions in projects they believe in. Other investors closely follow their actions to capitalize on their investment strategies.
According to data from Etherscan, the first address highlighted by LookOnChain is one of the earliest SHIB buyers. It purchased 1.31 trillion tokens for $13.5K in February 2021, when the SHIB traded at $0.00000001. 
This individual later sold the tokens for $5.81 million during the bull run, earning a profit of over $5.8 million. Interestingly, this same address started investing in PEPE as early as April 17, well before the asset became hype among investors, buying a total of 396.7 billion PEPE with $9,815. 

After selling 116.8 billion tokens from its PEPE holdings for $392K, the address now holds 280 billion PEPE, with $1.18 million in realized and unrealized profits. Another address, which began investing in SHIB as early as April 2021, made a profit of $3.84 million on their investment. 
This same address started purchasing PEPE on April 19, buying 558.5 billion PEPE with $286K. The current unrealized profit on the token investment held by this address is $1.34 million.
LookOnChain also mentioned an address associated with the domain “cryptopolitan.eth” that purchased SHIB in February 2021 at the same time as the first address, making a profit of $2.45 million on the investment. 

This same address began purchasing PEPE on April 19, buying 340 billion PEPE with $103,000. As of this writing, cryptopolitan has secured a profit of $695,000 from the frog meme token investment.
PEPE: Ran Out Of Gas
Meanwhile, the memecoin crashed after making significant waves in the crypto industry over the past week. The memecoin is now beginning to see a price decline, indicating traders are profiting or getting bored of the memecoin. 
The token’s rally initially started late last month. This was when the memecoin pumped from a low of $0.00000002 on April 27 to as high as $0.0000042 on May 5. This growth drew the attention of many traders and investors, who saw it as an opportunity to profit from meme-inspired crypto.

PEPE price chart on TradingView

PEPE price is moving sideways on the 4-hour chart. Source: PEPE/USDT on TradingView.com The price of the token began to decline soon after reaching that peak. As of May 8, the token price had fallen to $0.000000211, representing a decline of 51% from its all-time high.


Bacaan Terkait

Mengapa Staking Ethereum Akan Berubah pada Tahun 2026

Staking Ethereum (ETH) semakin menjadi topik praktis bagi penasihat keuangan dan investor institusional, bukan hanya sekadar ceruk bagi para penggemar kripto. Ini berubah menjadi alat untuk menghasilkan pendapatan dari aset ETH yang dimiliki, yang tercermin dalam laporan keuangan perusahaan seperti Bitmine, di mana 98% pendapatannya berasal dari staking. **Cara Kerja dan Potensi Pendapatan:** Staking ETH melibatkan penempatan aset untuk berpartisipasi dalam jaringan Proof-of-Stake sebagai validator, dengan imbalan sekitar 2–5% per tahun. Pilihan termasuk menjalankan validator mandiri (memerlukan 32 ETH), bergabung dengan pool staking, atau menggunakan bursa dan protokol likuid. **Tantangan dan Model Likuiditas:** Staking asli membatasi likuiditas karena ETH terkunci, sementara staking likuid memberikan token representatif yang dapat diperdagangkan sambil tetap mendapatkan imbalan. **Perkembangan Penting 2026:** Pembaruan jaringan yang diantisipasi, seperti "Glamsterdam" pada paruh kedua 2026, bertujuan meningkatkan skalabilitas, desentralisasi, dan ketahanan pasca-kuantum. Hal ini akan semakin menarik bagi partisipasi institusional. Perkembangan peraturan mengenai penyimpanan aset digital dan perlindungan dari serangan kuantum juga perlu dipantau. **Pertimbangan bagi Penasihat:** Sebelum merekomendasikan produk staking, penting untuk mengevaluasi: siapa yang menanggung risiko jika validator dihukum, bagaimana penyedia memastikan keandalan, struktur likuiditas, sumber dan prediktabilitas imbalan, serta keamanan penyimpanan aset. Singkatnya, staking ETH berkembang dari aktivitas khusus menjadi sumber pendapatan yang sah dan terintegrasi dalam strategi keuangan, menghadirkan peluang sekaligus kompleksitas yang perlu dipahami dengan baik.

cryptonews.ru13m yang lalu

Mengapa Staking Ethereum Akan Berubah pada Tahun 2026

cryptonews.ru13m yang lalu

Operasi Berisiko Pembelian Obligasi oleh Bessent Dapat Memicu Kenaikan Harga Bitcoin

Bitcoin kembali mencapai level USD 80.000 pada Kamis, mengatasi level resistensi kunci di USD 79.000. Pemulihan ini terjadi menjelang lelang surat utang Treasury AS senilai USD 92 miliar yang dijadwalkan pada 31 Agustus. Harga sempat menyentuh USD 80.808 sebelum dikoreksi, dan kini diperdagangkan di atas USD 80.400 dengan peningkatan kapitalisasi pasar menjadi USD 1,61 triliun. Volatilitas menyebabkan likuidasi posisi leveraged Bitcoin senilai USD 105 juta dalam 24 jam, sebagian besar adalah posisi short. Analis pasar memperkirakan lelang Treasury skala besar dapat mengurangi likuiditas jangka pendek dan berpotensi menekan aset digital jika permintaannya lemah. Sementara itu, sebuah artikel di The Economist memperingatkan bahwa kebijakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent berisiko merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan AS. Kebijakan tersebut, seperti menggandakan batas pembelian obligasi untuk menekan hasil imbal hasil jangka panjang dan mengalihkan struktur utang baru ke surat utang jangka pendek, diduga membuat AS rentan terhadap kenaikan suku bunga di masa depan. Langkah-langkah ini juga dikritik karena berpotensi mendistorsi mekanisme harga pasar dan menggeser kepercayaan investor jangka panjang. Tokoh seperti Ray Dalio berpendapat bahwa kebijakan tersebut mengurangi daya tarik imbal hasil obligasi tradisional, sehingga dapat mengalihkan modal ke aset safe-haven alternatif seperti emas dan Bitcoin, yang harganya memang telah menunjukkan tren naik sejak pengumuman kebijakan Kementerian Keuangan AS.

cryptonews.ru14m yang lalu

Operasi Berisiko Pembelian Obligasi oleh Bessent Dapat Memicu Kenaikan Harga Bitcoin

cryptonews.ru14m yang lalu

Perusahaan Charles Schwab Memperluas Aktivitasnya di Sektor Kripto, Menambahkan Perdagangan Saham SOL, AVAX, dan LINK ke dalam Portofolionya

Perusahaan Charles Schwab (NYSE: SCHW) mengumumkan akan memperluas penawaran perdagangan kripto di platformnya, Schwab Crypto, dengan menambahkan aset Solana ($SOL), Avalanche ($AVAX), dan Chainlink ($LINK) dalam beberapa bulan mendatang. Sebelumnya, platform ini hanya mendukung Bitcoin ($BTC) dan Ethereum ($ETH). Kebijakan ini akan membuka akses perdagangan tiga aset kripto tersebut bagi sekitar 39 juta pemilik akun di aplikasi yang sama yang mereka gunakan untuk perdagangan saham. Perdagangan akan dikenakan biaya 0,75% per transaksi, yang diklaim sebagai salah satu yang terendah di industri. Schwab, dengan aset klien senilai lebih dari $12 triliun, merupakan salah satu perusahaan pialang terbesar di AS. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan jangkauan ketiga aset kripto tersebut, yang terlihat dari kenaikan harga masing-masing token setelah pengumuman. Namun, layanan Schwab Crypto tidak tersedia untuk residen di negara bagian New York dan Louisiana, serta di luar Amerika Serikat. Perusahaan juga tetap bersikap hati-hati, menekankan dalam laporannya bahwa kripto adalah aset spekulatif berisiko tinggi dan tidak dijamin oleh FDIC atau SIPC. Schwab berencana menambah aset kripto lainnya di masa depan, tetapi berhak menunda atau menariknya berdasarkan pertimbangan regulasi dan risiko.

cryptonews.ru24m yang lalu

Perusahaan Charles Schwab Memperluas Aktivitasnya di Sektor Kripto, Menambahkan Perdagangan Saham SOL, AVAX, dan LINK ke dalam Portofolionya

cryptonews.ru24m yang lalu

Trading

Spot
活动图片