Bahkan sebelum Bitcoin bernilai uang yang sangat besar, ia telah memiliki penerima sungguhan pertamanya. Pada 12 Januari 2009, Hal Finney menjadi orang pertama yang menerima transaksi Bitcoin, ketika Satoshi Nakamoto mengiriminya 10 $BTC — momen yang kini diakui sebagai saat uang digital berpindah dari konsep teoretis dan berubah menjadi jaringan yang berfungsi.
Namun, Finney bukan sekadar saksi acak yang beruntung, melainkan seorang veteran industri teknologi yang telah selama beberapa dekade menciptakan alat-alat yang pada akhirnya akan menjadi sandaran Bitcoin. Pada awal 1990-an, dia aktif dalam berbagai milis cypherpunk — komunitas programmer dan pejuang privasi yang idenya menjadi dasar desain Bitcoin.
Kemudian, ia menjadi karyawan kedua yang direkrut Phil Zimmermann di PGP Corporation — perusahaan di balik perangkat lunak enkripsi Pretty Good Privacy (PGP) — dan bekerja di sana sebagai salah satu pengembang kunci hingga pensiun pada 2011.
Selain itu, pada 2004, bertahun-tahun sebelum munculnya Bitcoin, Finney menciptakan Reusable Proofs of Work (RPoW) — prototipe awal mata uang kripto yang dibangun berdasarkan Hashcash, yang mengonfirmasi konsep-konsep yang kemudian diformalkan dalam Bitcoin.
Perjuangan yang Tidak Dia Hindari
Pada Oktober 2009, kurang dari setahun setelah menerima transaksi Bitcoin pertama itu, Finney mengumumkan secara publik bahwa ia didiagnosis mengidap Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Penyakit progresif ini menyerang sel-sel saraf yang mengendalikan pergerakan otot.
Pada Maret 2013, Finney menulis bahwa ia telah menjadi "hampir lumpuh", tetapi terus berinteraksi dengan komunitas awal Bitcoin sepanjang tahap perkembangan penyakitnya. Ketika pada 28 Agustus 2014 di Phoenix, Arizona, pada usia 58 tahun, ia secara resmi dinyatakan meninggal, keluarganya melaksanakan pengaturan cryonic suspension dengan yayasan Alcor Life Extension Foundation, yang telah disepakati bertahun-tahun sebelumnya.
Pertanyaan Tak Kunjung Padam tentang Satoshi
Keterkaitan erat Finney dengan penciptaan Bitcoin, ditambah dengan pengalamannya dalam kriptografi dan gelar teknik dari California Institute of Technology (Caltech), selama bertahun-tahun telah memicu spekulasi bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto sendiri atau bekerja sama erat dengan orang yang menjadi Satoshi.
Bitcoin.com News sebelumnya telah memaparkan banyak fakta yang menunjukkan bahwa Hal Finney adalah Satoshi — pandangan internal terhadap bukti tidak langsung yang terus dikemukakan setiap kali pertanyaan tentang identitas pencipta muncul kembali. Finney selalu membantah bahwa dia adalah pencipta Bitcoin, dan tidak ada bukti terkonfirmasi yang pernah muncul untuk menyelesaikan masalah ini ke arah mana pun secara definitif.
Menjadi Apa Sepuluh Bitcoin Itu
Peringatan tahun ini terjadi pada momen bersejarah bagi aset yang dibantu Finney untuk lahir. Pada 25 Agustus, harga Bitcoin untuk pertama kalinya sejak Mei melampaui level $80,000, naik sekitar 28% dalam delapan hari dan sesaat mencapai harga harian tertinggi di atas $81,000.
Pada kisaran harga seperti itu, 10 $BTC yang diterima Finney dari Satoshi Nakamoto pada Januari 2009, hari ini akan bernilai sekitar $805,000 — sebuah angka yang akan tampak absurd bagi hampir semua orang yang hadir di ruangan itu pada saat transaksi itu baru saja diproses.
Finney tidak hidup untuk melihat harga Bitcoin mencapai bahkan sebagian kecil dari level di mana ia diperdagangkan sekarang. Namun alat-alat yang ia ciptakan, pertanyaan-pertanyaan yang masih diajukan oleh hidupnya tentang asal-usul Bitcoin, dan fakta bahwa namanya masih menjadi jawaban atas pertanyaan 'siapa yang menerima Bitcoin pertama', berarti jejaknya dalam jaringan tidak terhapus oleh waktu.
Setelah dua belas tahun, inilah yang diingat orang ketika mereka masuk ke jaringan hari ini.





