跨链已死?多链未来只剩两个方向

区块律动Dipublikasikan tanggal 2022-04-02Terakhir diperbarui pada 2022-04-02

Abstrak

其他公链将会发展出自己的独特优势,但随着时间的推移,大多数链(尤其是 EVM 链)最终还是会迁移成为一条以太坊 Rollup。

本文梳理自加密研究员 pseudotheos 在个人社交媒体平台上的观点,律动 BlockBeats 对其整理翻译如下:
跨链从技术角度来看已经是一个死胡同,未来加密世界的发展只有两条路径:通过以太坊 Rollups 提供安全保障,或者多链独立发展。
事实证明,在单个跨链桥合约里存放巨额财富并非是一个优质的解决方案,不仅充满了单点故障,而且还为目标链引入了巨大的传染风险向量。
Poly Network 被盗 6.11 亿美元、Wormhole 被盗 3.26 亿美元、Ronin 被盗 6.24 亿美元,短短几个月,这样的案例就已经不胜枚举,而这些被盗事件的相同点全是因为跨链桥出现了问题。
如果你还不了解跨链桥的机制,以下是它们的工作方式:
用户将自己的资产锁定在源链上的合约中,跨链合约在确认资产后在目标链上铸造一个等价的资产凭证,来代表该资产。(律动注,在《当你在进行跨链时,资产真的转移了么?》中有详细介绍)
在目标链上,用户实际是在拿这个 IOU 凭证在进行交易,而真正的资产仍存储在源链的智能合约里,这就是传染风险的源头。
如果源端合约出现漏洞利用事件,目标链上的 IOU 资产就失去了背书,也就没有了任何价值。这时所有在目标链上使用该 IOU 资产协议都必将受到影响,比如资产定价错误、清算等。
正因为如此,「跨链」这一思路很可能已经是死路一条。在我看来,任何声称它还有复生希望的人都是因为自己与其有利益关系。
在这样的前提下,加密行业目前就只剩下两种发展方向:
一、以 Rollup 为中心的未来
在以 Rollup 为中心的环境里,一个协议只需要在底层 L1 上部署一次资产,就可以和该 L1 链上的其他 Rollup 实现「天然」的互操作性。
即使是链下 Rollups 同样允许资产退出到 L1 上,而不是像跨链那样被困在在目标链上。原生的 Rollups 还消除了从 L1 到 L2 的桥接风险。
此外,Rollups 独具的 DA 灵活性还可以使其根据需要在链上或链下存储数据,既可以适应小众的应用链,也可以满足执行层对扩展性的巨大需求。最重要的是,Rollups 极大地降低了安全预算。
二、多链未来
在一个没有互操作性的多链未来,协议需要在每条链上分别部署本地资产,这会使每条链都有不同的安全假设。
另外,链与链之间需要通过中心化交易平台来帮助它们实现资产的转移,或者需要通过相互协作以打造新的交易机制。
在科技发展史上,具备便捷性、可组合性和低成本的技术总是能够取胜。
即使多链发展的未来仍由 EVM(高速、低成本)主导,各具独立共识机制的公链也不太可能从以 Rollup 为中心的以太坊手中抢占太多的市场份额。
我预计,其他公链将会发展出自己的独特优势,但随着时间的推移,大多数链(尤其是 EVM 链)最终还是会迁移成为一条以太坊 Rollup。

Bacaan Terkait

Peringatan Terbaru CEO Microsoft Nadella: Mengandalkan Hanya Satu Model Besar adalah Menyerahkan Kunci Perusahaan kepada Pihak Lain

CEO Microsoft Satya Nadella memperingatkan bahwa perusahaan yang mengandalkan satu model AI besar untuk segala kebutuhan berisiko kehilangan kendali atas nasib mereka. Dalam wawancara dengan CNN, Nadella menekankan bahwa data, memori, dan catatan penggunaan AI adalah aset kritis. Jika semua elemen ini terikat pada satu penyedia, perusahaan pada dasarnya telah "mengalihdayakan pemikiran" mereka. Risiko utama meliputi: 1. **Kebocoran rahasia bisnis:** Penyedia AI dapat mempelajari operasi dan metode kerja inti perusahaan dari data yang terkumpul. 2. **Keterikatan (lock-in):** Migrasi ke model AI lain menjadi sangat sulit dan mahal karena ketergantungan pada konteks, memori, dan alur kerja yang terikat pada satu platform. 3. **Kehilangan kedaulatan:** Perusahaan menjadi rentan terhadap perubahan harga, penurunan kualitas, atau penghentian layanan dari penyedia tunggal. Solusi yang ditawarkan adalah **memisahkan (mendekopel)** komponen-komponen kunci: * **Model AI** dapat disewa dari berbagai penyedia (OpenAI, Anthropic, Microsoft, dll.) dan dipilih berdasarkan tugas spesifik. * **Data, memori, konteks, metadata (catatan prompt, panggilan alat, koreksi), dan harness/agent** harus tetap dikuasai dan dikelola oleh perusahaan sendiri. Dengan arsitektur ini, perusahaan mempertahankan "otak" atau "sirkuit pemikiran" mereka sendiri—yang merupakan akumulasi pengetahuan dan pengalaman organisasi—sambil fleksibel memanfaatkan model AI terbaik dari luar. Intinya, model paling cerdas bisa disewa, tetapi kapabilitas dan memori inti perusahaan harus tetap menjadi aset yang dipertahankan secara internal.

marsbit34m yang lalu

Peringatan Terbaru CEO Microsoft Nadella: Mengandalkan Hanya Satu Model Besar adalah Menyerahkan Kunci Perusahaan kepada Pihak Lain

marsbit34m yang lalu

Indeks KOSPI Menangguhkan Perdagangan Terkait Pembatasan Sementara Kenaikan Harga Saham yang Kedelapan pada 2026

Indeks KOSPI Korea Selatan kembali menghentikan perdagangan untuk kedelapan kalinya pada tahun 2026 setelah turun lebih dari 8%, memicu mekanisme pembatasan volatilitas. Indeks telah kehilangan lebih dari 28% nilainya dalam sebulan terakhir, dengan kerugian kapitalisasi pasar mencapai sekitar 360 miliar dolar AS. Penurunan ini didorong terutama oleh kelemahan di sektor saham semikonduktor dan memori, termasuk jatuhnya saham SK Hynix hingga 50% dari posisi tertinggi Juni. Runtuhnya pasar saham AS untuk produsen chip, seperti penurunan saham Nvidia sebesar 4.4%, juga berdampak pada pasar Asia, termasuk Nikkei Jepang yang turun 4%. Berita pendanaan besar-besaran Nvidia ke OpenAI justru memicu kekhawatiran tentang biaya utang dan kelangsungan skala ekonomi AI. Dominasi Samsung, yang menyumbang 50% dari indeks KOSPI, mempercepat kejatuhan dan memicu likuidasi serta penghentian perdagangan otomatis. Sementara itu, Bitcoin ($BTC) telah kehilangan korelasi dengan saham AI-chip dan turun menjadi sekitar $63,000. Volatilitas KOSPI yang tinggi membuka peluang untuk produk keuangan terdesentralisasi seperti pasar futures tanpa batas berbasis KOSPI di blockchain. Pasar kini menunggu proses deleveraging selesai dan sinyal apakah yang terjadi adalah pelarian likuiditas atau sekadar penyesuaian penilaian risiko di saham AI dan memori.

cryptonews.ru35m yang lalu

Indeks KOSPI Menangguhkan Perdagangan Terkait Pembatasan Sementara Kenaikan Harga Saham yang Kedelapan pada 2026

cryptonews.ru35m yang lalu

"Antrean Berbayar" Milidetik: Bagaimana Hyperliquid Mengubah Biaya Prioritas Menjadi Bisnis Bernilai Puluhan Juta Dolar per Tahun?

Penulis: Jae, PANews Di pasar tradisional, institusi perdagangan frekuensi tinggi mengeluarkan jutaan dolar untuk keunggulan latensi milidetik. Kini, Hyperliquid memindahkan kompetisi ini ke blockchain dengan aturan baru: membayar token HYPE untuk "menyela" dalam antrian eksekusi order. Mekanisme "Priority Fee" (Biaya Prioritas) ini telah menghasilkan pendapatan protokol lebih dari $5 juta. Dengan tingkat saat ini, pendapatan tahunan dari fitur ini dapat mendukung pembelian kembali (buyback) token HYPE senilai lebih dari $30 juta, atau sekitar 7% dari total pendapatan protokol. Sistem ini memiliki dua jalur utama: 1. **Gossip Priority**: Lelang slot untuk menerima data pasar lebih cepat (~25 milidetik lebih awal), diadakan setiap 3 menit. 2. **Order Priority**: Trader dapat menentukan biaya (0-8 basis points) untuk mempercepat eksekusi order mereka (~45 milidetik lebih cepat per basis point). Mekanisme ini mengubah perlombaan perangkat keras menjadi permainan ekonomi yang transparan. Bagi pedagang besar dan market maker, membayar biaya prioritas adalah "uang perlindungan" yang penting untuk kepastian eksekusi, terutama dalam arbitrase atau menghindari likuidasi. Ini meningkatkan likuiditas tetapi juga berpotensi merugikan pengguna retail dengan eksekusi yang lebih lambat dan slippage yang lebih besar saat volatilitas tinggi. Keuntungan krusial bagi protokol Hyperliquid adalah kemampuan menangkap nilai MEV (Maximum Extractable Value) yang biasanya mengalir ke pihak eksternal, dan menjadikannya pendapatan internal. Pertumbuhan ekoship platform juga diperkirakan akan meningkatkan permintaan akan fitur ini, menciptakan siklus pertumbuhan yang positif. Biaya prioritas juga memperkuat model ekonomi token HYPE melalui: * **Efek deflasi baru**: HYPE yang dibayarkan sebagai biaya prioritas langsung dibakar. * **Efek pengendapan dana**: Untuk membayar Order Priority, pedagang harus menyimpan HYPE yang tidak didelegasikan di akun mereka, mengunci pasokan yang beredar. Dengan demikian, Hyperliquid menunjukkan bagaimana jaringan terdesentralisasi dapat menciptakan nilai ekonomi riil dari sumber daya digital (latensi) untuk membiayai diri sendiri, menawarkan alternatif untuk model subsidi melalui inflasi token yang umum. Tantangan ke depan adalah menyeimbangkan kebutuhan efisiensi pedagang besar dengan keadilan bagi pengguna retail.

marsbit47m yang lalu

"Antrean Berbayar" Milidetik: Bagaimana Hyperliquid Mengubah Biaya Prioritas Menjadi Bisnis Bernilai Puluhan Juta Dolar per Tahun?

marsbit47m yang lalu

Trading

Spot
活动图片