Bitcoin mining revenue jumps up 50% to $23M in one month

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-01-30Terakhir diperbarui pada 2023-01-30

Abstrak

As Bitcoin remains well-positioned for a steady recovery, the mining industry witnessed a 50% growth in revenue in terms of U.S. dollars.

As Bitcoin (BTC) shows a minor bull run, the connected sub-ecosystems’ year-long struggle for survival has started to pay off. For starters, the Bitcoin mining community experienced a 50% increase in revenue — through mining rewards and transaction fees — in the first month of 2023.


On Dec. 28, 2022, Bitcoin mining revenue dipped to $13.6 million for the first time since October 2020. This, coupled with rising energy prices amid geopolitical tensions, imposed tremendous financial pressure on the companies running mining operations – forcing a few to shut shop.


As Bitcoin remains well-positioned for a steady recovery, the mining industry witnessed a 50% growth in revenue in terms of US dollars, as shown below.

Bitcoin mining revenue increased by 50% in January 2023. Source: Blockchain.com

”“

Bitcoin mining revenue jumped from $15.3 million on Jan. 1 to nearly $23 million in the span of 30 days.


As more miners join to power and secure the decentralized Bitcoin network, the hash rate continues to attain new all-time highs. At the time of writing, the Bitcoin hash rate stood at around the 300 exahashes per second (EH/s) mark.

One of the biggest criticism of Bitcoin remains the high energy requirement for running the proof-of-work consensus mechanism. In October 2022, Cointelegraph reported that Bitcoin witnessed a 41% increase in energy consumption year-on-year (YoY).


However, a drive for sourcing greener energy to power Bitcoin mining facilities aims to solve the predicament. Most recently, a mining company tapped into a source of stranded energy in Malawi, a landlocked country in southeastern Africa.


As Cointelegraph reported, the project — undertaken by Gridless — uses 50 kilowatts (kW) of stranded energy to test out as a new Bitcoin mining site.


Speaking about the overall impact of the initiative, Erik Hersman, CEO and co-founder of Gridless stated, “The power developer had built these powerhouses a few years ago, but they weren’t able to expand to more families because they’re barely profitable and couldn’t afford to buy more meters to connect more families. So, our deal allowed for them to immediately buy 200 more meters to connect more families.”


In addition, the environmental footprint of the Bitcoin mining facility is low as it runs purely off a river-based hydro powe.

Bacaan Terkait

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit2j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit2j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

**Ringkasan Artikel: Komunitas Reddit r/wallstreetbets Menargetkan Wendy's (WEN), Apakah Ini GME Berikutnya?** Pada 24 Juni, saham Wendy's (WEN) melonjak setelah sebuah postingan berjudul "We need to save Wendy's" viral di subreddit r/wallstreetbets (WSB), memicu spekulasi bahwa ini bisa menjadi "meme stock" atau sasaran "short squeeze" berikutnya, mirip dengan fenomena GameStop (GME) pada 2021. Postingan tersebut, yang menggunakan guyonan lama di komunitas WSB tentang bekerja di Wendy's setelah investasi gagal, berhasil menarik perhatian dan mendorong diskusi untuk membeli saham atau opsi beli (call options). Saham WEN naik lebih dari 20% dalam perdagangan pra-pasar, dengan volume perdagangan yang sangat tinggi. Artikel ini menganalisis apakah WEN memiliki potensi untuk menjadi "squeeze" sistematis seperti GME. Beberapa faktor pendukung yang teridentifikasi adalah: * **Rasio Short Interest yang Cukup Tinggi:** Sekitar 31.83% saham beredar dipinjam untuk dijual (short), yang dapat menjadi bahan bakar jika harga naik dan para pedagang short terpaksa membeli kembali saham. * **Perhatian Komunitas yang Kuat:** Wendy's memiliki identitas merek yang mudah dikenali dan cocok dengan budaya meme di WSB. Namun, analisis menunjukkan bahwa situasi WEN **tidak sama ekstremnya dengan GME tahun 2021**: * **Struktur Short yang Tidak Seekstrem GME:** Rasio short interest WEN (31.83%) jauh di bawah level GME yang pernah melebihi 100%, sehingga tekanan untuk menutup posisi short tidak separah saat itu. * **Bukti untuk "Gamma Squeeze" Masih Lemah:** Meski ada diskusi tentang opsi beli, belum ada bukti kuat bahwa pembelian opsi tersebut sudah cukup masif untuk memaksa market maker (penjual opsi) membeli saham dalam jumlah besar sebagai lindung nilai, yang dapat memicu akselerasi harga berkelanjutan. * **Sejarah sebagai Meme Stock:** WEN pernah mengalami lonjakan serupa pada 2021 yang akhirnya mereda, menunjukkan bahwa antusiasme komunitas tidak selalu diterjemahkan menjadi kenaikan harga yang berkelanjutan. * **Narasi Dasar yang Terbatas:** Kampanye "selamatkan Wendy's" lebih merupakan lelucon komunitas daripada didasarkan pada kesulitan finansial perusahaan yang nyata. **Kesimpulan:** Pergerakan harga WEN menunjukkan bahwa perhatian dari komunitas retail seperti WSB masih dapat dengan cepat menggerakkan harga saham. Namun, bukti saat ini lebih mengarah pada **"meme pop" jangka pendek atau "squeeze" ringan**, bukan tekanan short sistematis skala penuh seperti GME. Keberlanjutan rally akan bergantung pada apakah diskusi berkembang di luar satu postingan panas, volume perdagangan tinggi bertahan selama beberapa hari, dan aktivitas opsi beli meningkat secara signifikan untuk menciptakan putaran umpan balik yang memperkuat kenaikan harga.

marsbit3j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

marsbit3j yang lalu

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

Sejak awal tahun, pionir Bitcoin Adam Back dan perusahaan yang didirikannya, Blockstream, berada di pusat perhatian komunitas kripto. Baru-baru ini, akun investigasi NatInfoSec menerbitkan artikel panjang yang menuduh Blockstream melakukan penipuan serius terkait penerbitan obligasi pertambangan Bitcoin (BMN). Tuduhan utama mencakup: 1. **Kapasitas dan Kemampuan Pembayaran yang Dipertanyakan**: Untuk memenuhi kewajiban BMN yang diterbitkan, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) lebih dari 20 EH/s, bahkan hingga 45 EH/s. Namun, dasbor mereka hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang sesuai (seperti data jaringan listrik, impor perangkat keras, atau atribusi kolam penambangan) untuk mendukung skala kewajiban tersebut. Klausul "Substitute Performance BTC" dalam BMN2 juga memungkinkan Blockstream menggunakan BTC dari sumber mana pun untuk pembayaran tanpa perlu mengungkapkan asalnya. 2. **Imbal Hasil Tinggi dengan Risiko Utang**: Beberapa tingkat obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun. Di industri pertambangan Bitcoin yang sangat siklis, imbal hasil tetap setinggi itu dianggap berisiko tinggi dan memerlukan penjelasan yang jelas. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Chris Cook**: Christopher William Cook, seorang figur kunci di bisnis pertambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional yang dipisahkan), memiliki catatan kriminal. Pada 2008, ia dihukum karena penipuan pos dengan hukuman penjara 41 bulan. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga disebutkan secara menyesatkan tentang pengalaman kerjanya di NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR/SPAC**: NatInfoSec mempertanyakan apakah catatan Cook dan kewajiban potensial BMN seharusnya diungkapkan dalam dokumen SEC untuk Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang terkait dengan Adam Back dan berencana go public melalui SPAC. Namun, analis seperti BitMEX Research berpendapat bahwa karena struktur hukum yang terpisah dan tidak adanya jaminan grup, risiko BMN tidak serta merta menjadi risiko BSTR. BitMEX Research mengakui bahwa latar belakang Cook kemungkinan benar dan menyuarakan kekhawatiran tentang imbal hasil tinggi, tetapi menilai bukti untuk tuduhan lain tidak memadai. Debat komunitas berpusat pada **kemampuan untuk memverifikasi** daya komputasi sebenarnya, sumber pendapatan, dan asal BTC yang digunakan untuk pembayaran kupon BMN. Pertanyaan inti yang belum terjawab meliputi: skala pasti dan batas tanggung jawab BMN, kecukupan daya komputasi tambang untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap 20%, keterlibatan Cook, dan verifikasi aset cadangan untuk pembayaran. Hingga saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan sistematis terhadap kontroversi ini.

链捕手4j yang lalu

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

链捕手4j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片