Circle Q2 Investor AMA: Transkrip 11 Tanya Jawab tentang USDC, Arc, dan Masa Depan Keuangan

marsbitPublished on 2026-08-20Last updated on 2026-08-20

Abstract

**Ringkasan Diskusi AMA Circle Q2 2026 dengan CEO Jeremy Allaire** Pada 19 Agustus 2026, Jeremy Allaire, CEO Circle, menjawab 11 pertanyaan kunci investor mengenai masa depan USDC, Arc, dan keuangan digital. **Eksekusi & Pertumbuhan Circle:** Allaire menekankan kecepatan inovasi produk, kolaborasi tim yang kuat, dan penggunaan infrastruktur AI sebagai penguat kemampuan. Untuk ekspansi global, penguatan keamanan siber dan kemampuan lokalisasi di pasar baru menjadi fokus. **Aplikasi Utama Stablecoin:** Tiga aplikasi yang telah mencapai product-market fit adalah: (1) pasar aset digital (modal kerja, kolateral), (2) penyimpanan nilai dolar digital di pasar berkembang, dan (3) penyelesaian pembayaran lintas batas. Masa depan mencakup ekonomi agen AI dan pembayaran eceran. **Peluang USDC:** Peluang terbesar ada di penyelesaian lintas batas, pembayaran modal, pembayaran oleh agen AI, dan kartu stablecoin. Adopsi di titik penjualan (POS) melalui QR code dipandang sebagai langkah logis berikutnya. **Model Ekonomi Jangka Panjang:** Circle memandang dirinya masih di tahap sangat awal (dianalogikan seperti internet tahun 2002). Pendapatan dari cadangan USDC akan tetap menjadi mesin kuat, tetapi akan didistribusikan dalam ekosistem yang lebih luas untuk mendorong adopsi. Pendapatan baru akan datang dari platform seperti **CPN** (jaringan pembayaran on-chain) dan **Arc**. **Visi 5 Tahun untuk Arc & USDC:** **Arc** digambarkan sebagai "sistem operasi ekonomi" atau "cloud ekonomi" yang...

Waktu: 19 Agustus 2026

Pembicara:Jeremy Allaire, Co-founder, Chairman, dan CEO Circle

Disusun oleh: lufei

Pada 19 Agustus 2026, Jeremy Allaire, Co-founder, Chairman, dan CEO Circle mengadakan sesi Tanya Jawab Pendapatan Q2 2026 (AMA) untuk investor. Dalam percakapan yang berlangsung hampir 47 menit ini, dia menjawab total 11 pertanyaan, mencakup topik seperti kemampuan eksekusi organisasi Circle, penerapan praktis stablecoin, peluang pembayaran global USDC, model bisnis jangka panjang Circle, visi lima tahun Arc, fondasi kepercayaan untuk ekonomi agen AI, CPN, EURC, serta dampak CLARITY Act terhadap pertumbuhan USDC.

Untuk memudahkan pembaca memahami inti AMA ini dengan cepat, berikut adalah daftar 11 pertanyaan yang dijawab Jeremy Allaire:

  • Seiring ekspansi Circle di bidang pembayaran, Arc, pasar modal, dan infrastruktur keuangan, apa yang paling membuat Anda percaya pada kemampuan eksekusi tim? Kemampuan apa yang paling perlu ditingkatkan oleh tim saat ini?

  • Menurut Anda, masalah keuangan nyata apa yang saat ini paling mendekati penyelesaian skala besar oleh stablecoin?

  • Menurut Anda, di mana peluang terbesar USDC di bidang pembayaran global?

  • Jeremy, dalam jangka panjang, menurut Anda mesin ekonomi utama Circle akan berupa pendapatan dari cadangan USDC, atau pendapatan transaksi dan infrastruktur yang dibangun di sekitar USDC?

  • Apa harapan atau visi Anda untuk perkembangan USDC dan Arc dalam 5 tahun ke depan?

  • Jika agen AI dapat secara mandiri menemukan layanan dan melakukan pembayaran menggunakan USDC, apa yang akan menjadi primitif kepercayaan paling dasar sebelum dana ditransfer?

  • Circle jelas merupakan misi jangka panjang Anda. Untuk tetap sehat dan terus memiliki energi serta kejernihan berpikir yang dibutuhkan untuk menyelesaikan misi ini, apa yang biasa Anda lakukan secara pribadi?

  • Apakah Circle memiliki rencana kemitraan formal, rekomendasi, ekosistem, atau pengembangan bisnis yang memungkinkan perusahaan lain berpartisipasi dan membantu memperluas CPN?

  • Langkah apa yang diambil Circle sehingga EURC dapat mencapai sirkulasi 4 miliar Euro dalam waktu singkat? Langkah apa lagi di masa depan yang dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini?

  • Arc sering membahas ekonomi agen, tetapi apakah keunggulan terbesar Arc sebenarnya terletak pada penyediaan lingkungan yang ramah pengguna akhir, di mana produk blockchain konsumen dapat menyembunyikan Crypto di latar belakang, hampir tidak terlihat oleh pengguna?

  • Bahkan jika CLARITY Act tidak disahkan pada bulan September, apakah Anda masih yakin adopsi USDC akan terus tumbuh?

Berikut adalah transkrip lengkap dari 11 pertanyaan dan jawaban Jeremy Allaire sesuai urutan AMA.

Pembukaan

Selamat pagi, siang, malam, di mana pun Anda berada. Selamat datang di AMA laporan keuangan Circle ini. Saya sangat senang memiliki kesempatan untuk menjawab pertanyaan Anda semua dan berinteraksi dengan semua yang mengikuti perkembangan Circle, termasuk strategi Circle, serta hal-hal yang sedang kami upayakan untuk eksekusi.

Kami baru saja merilis laporan keuangan Q2 dan telah berbagi banyak informasi. Sekarang kami ingin membuka diskusi lebih lanjut, memberi kesempatan bagi pengikut Circle yang lebih luas untuk mengajukan pertanyaan. Anda dapat terus mengirimkan pertanyaan selama AMA berlangsung, dan kami akan berusaha memilih lebih banyak pertanyaan untuk dijawab.

Pertanyaan 1: Seiring ekspansi Circle di bidang pembayaran, Arc, pasar modal, dan infrastruktur keuangan, apa yang paling membuat Anda percaya pada kemampuan eksekusi tim? Kemampuan apa yang paling perlu ditingkatkan oleh tim saat ini?

Penanya: Lufei

Jeremy Allaire:

Ini pertanyaan yang sangat bagus. Sebagai CEO, saya sering memikirkan kinerja eksekusi tim saat ini, serta aspek apa yang perlu kami terus kembangkan seiring pertumbuhan perusahaan. Pertama, saya pikir Circle secara keseluruhan mengeksekusi dengan sangat baik. Setelah IPO, kecepatan pengembangan produk kami sangat cepat, kecepatan meluncurkan produk dan kemampuan baru ke pasar cukup luar biasa.

Kemampuan ini dibangun di atas sistem kolaborasi lintas fungsi yang sangat kuat yang telah terbentuk di Circle selama bertahun-tahun. Kami perlu meluncurkan infrastruktur keuangan, produk keuangan yang diatur, dan produk infrastruktur platform secara bersamaan, yang memerlukan kolaborasi tinggi jangka panjang dari tim yang berbeda. Selain itu, meskipun Circle terus memperluas tim, pertumbuhan karyawan kami secara keseluruhan tetap lambat dan stabil. Kami tidak mengadopsi model ekspansi ledakan, menambah karyawan secara besar-besaran. Kami selalu dengan sadar mengontrol kecepatan pertumbuhan, berharap membangun kedalaman kelembagaan (institutional depth) yang cukup dalam di dalam perusahaan. Banyak pemimpin di unit bisnis inti dan posisi kunci perusahaan telah bekerja bersama kami untuk waktu yang lama, sehingga di dalam Circle terdapat kohesi kelembagaan (institutional cohesion) yang kuat.

Satu hal lagi yang sangat penting. Seperti banyak perusahaan, kami telah mulai menggunakan infrastruktur AI dan Agen (Agentic Infrastructure) secara mendalam. Ini awalnya dimulai dari tim rekayasa perangkat lunak, dan sekarang sedang diperluas ke seluruh organisasi. Saya sering memberi tahu karyawan Circle, ini adalah salah satu peluang terpenting yang mungkin Anda temui dalam karier Anda, karena AI setara dengan memberikan penguat kemampuan baru bagi setiap orang, bahkan dapat dipahami sebagai "kemampuan super" baru.

Orang yang benar-benar dapat memanfaatkan kemampuan ini perlu memiliki kemampuan lintas disiplin dan lintas fungsi yang lebih kuat. Orang yang paling efisien di masa depan adalah mereka yang dapat mengoordinasikan manusia dan agen AI secara bersamaan, serta dapat bekerja di berbagai bidang. Kami telah melihat ini semakin meningkatkan kecepatan Circle meluncurkan produk baru.

Dari pengalaman pribadi saya, saya telah mengembangkan platform perangkat lunak internet selama sekitar 30 tahun. Banyak pemimpin produk dan rekayasa Circle juga berasal dari perusahaan teknologi terkemuka global. Oleh karena itu, kami selalu memandang Circle sebagai sebuah perusahaan teknologi. Masalah yang kami pecahkan, pada dasarnya sangat bergantung pada inovasi teknologi. Kecepatan inovasi teknologi Circle sedang meningkat, ini sangat krusial.

Adapun kemampuan yang perlu ditingkatkan, itu akan selalu ada. Seiring Circle semakin menyerupai infrastruktur pasar keuangan yang diandalkan oleh perusahaan dan lembaga keuangan terkemuka global, kami perlu membangun beberapa kemampuan baru. Salah satu bidang yang sangat penting adalah risiko keamanan siber (Cyber Risk). Risiko ini berubah dengan cepat, terutama di industri Crypto, sekaligus memengaruhi seluruh industri teknologi dan keuangan. Oleh karena itu, memperkuat kemampuan keamanan sangat penting.

Bidang lain adalah operasi globalisasi. Circle awalnya membangun pasar intinya sendiri, kemudian secara bertahap memasuki pusat keuangan utama, membangun infrastruktur, likuiditas, dan kemampuan operasional di sana. Sekarang, kami melihat peluang pertumbuhan besar di puluhan pasar berkembang dan negara lain di dunia. Oleh karena itu, kami sedang membangun kemampuan lokalisasi yang lebih kuat, termasuk personel, operasi, dan infrastruktur, untuk masuk lebih dalam ke pasar-pasar ini. Permintaan untuk Arc, CPN, USDC, stablecoin, dan produk aset digital Circle lainnya sangat kuat di wilayah-wilayah ini. Inilah arah yang saat ini menjadi fokus penguatan kami.

Pertanyaan 2: Menurut Anda, masalah keuangan nyata apa yang saat ini paling mendekati penyelesaian skala besar oleh stablecoin?

Penanya: viralfacts3122

Jeremy Allaire:

Kami sangat sering memikirkan pertanyaan ini. Saya sering mengatakan, stablecoin adalah sebuah arsitektur mata uang digital yang bersifat universal. Jika Anda mengamati penggunaan stablecoin saat ini, Anda akan melihat spektrum yang sangat luas.

Di ujung paling mikro, agen AI dapat membayar seperseratus sen kepada agen AI lain untuk membeli tenaga kognitif seperti inferensi, pemrosesan data, dll. Sistem keuangan tradisional sebelumnya sama sekali tidak dapat mendukung transaksi seperti itu. Di ujung spektrum lainnya, lembaga pasar modal besar sedang menggunakan stablecoin dan USDC sebagai modal kerja dan jaminan, serta untuk infrastruktur keuangan di pasar derivatif tradisional. Perusahaan multinasional besar juga mulai memanfaatkan produk Circle dan stablecoin untuk manajemen dana global, transfer dana internal grup, dll.

Kembali ke inti pertanyaan, skenario apa yang saat ini telah membentuk kecocokan pasar-produk (Product Market Fit) skala besar yang sesungguhnya? Kami telah melihat beberapa dengan jelas.

Pertama, pasar aset digital. Stablecoin menyediakan dolar digital yang andal, tersedia global, dan beroperasi 24/7. Ketika pasar itu sendiri beroperasi 24/7, tanpa henti, dan global, mata uang seperti ini sangat cocok. Yang secara alami mencapai kecocokan pasar-produk paling awal tentu saja adalah pasar aset digital. Stablecoin di sini berfungsi sebagai modal kerja, jaminan, kas, penyelesaian transaksi, dan pembayaran, di sini sudah ada kecocokan pasar-produk yang sangat kuat.

Dan pasar aset digital itu sendiri juga sedang berubah. Di masa depan, jangkauan aset yang ditangani pasar ini akan semakin luas, instrumen yang diperdagangkan tidak lagi terbatas pada Bitcoin atau aset crypto dalam arti tradisional, tetapi akan mencakup semua jenis aset serta aset dunia nyata (Real World Assets). Kami sedang melihat tren: kemampuan pasar 24/7, tokenisasi aset digital, pasar global yang terperangkatlunakkan, secara bertahap memasuki pasar modal tradisional.

Perdagangan saham, perdagangan komoditas sendiri memiliki fungsi ekonomi nyata, termasuk penemuan harga dan alokasi modal. Oleh karena itu, konvergensi keuangan tradisional dan keuangan on-chain (TradFi and Onchain convergence) telah dimulai, hanya saja masih dalam tahap awal.

Aplikasi berskala kedua yang telah ada adalah penyimpanan nilai dolar digital di pasar berkembang. Di banyak tempat di dunia, permintaan akan dolar digital seperti USDC sedang tumbuh. Bagi usaha kecil dan menengah, rumah tangga, bahkan sebagian perusahaan besar, stablecoin telah mulai menjadi alat yang mendekati "pengganti rekening bank 1 dolar". Mereka menggunakan stablecoin untuk menggantikan sebagian fungsi bank lokal.

Ini dapat mendukung aktivitas bisnis, tabungan, investasi, serta pembayaran lintas batas. Dari sudut pandang ratusan juta orang di seluruh dunia yang telah menggunakan stablecoin, ini sudah termasuk masalah yang benar-benar mulai diselesaikan dalam skala. Tentu saja, pasar ini bisa jauh lebih besar di masa depan.

Skenario ketiga yang jelas adalah penyelesaian lintas batas dan pembayaran internasional. Stablecoin dapat menjadi tahap penyelesaian (settlement leg) dalam transaksi lintas batas. Dan semakin banyak kasus di mana stablecoin itu sendiri juga menjadi uang yang akhirnya diterima. Artinya, USDC dapat digunakan sekaligus untuk pembayaran, penerimaan, penyimpanan nilai, dan pergerakan dana lintas batas. Kami telah melihat ini dalam CPN.

Banyak perusahaan pembayaran lintas batas, perusahaan fintech, dan bank bekerja sama dengan Circle untuk mengintegrasikan USDC ke dalam kemampuan penyelesaian lintas batas mereka. Jaringan pembayaran besar seperti Visa, Mastercard juga sedang mengadopsi stablecoin untuk penyelesaian lintas batas. Lembaga penerbit di satu pasar dapat menyelesaikan dana di pasar lain dengan sangat cepat.

Selanjutnya, saya pikir ekonomi agen (Agentic Economy) akan menjadi bidang yang sangat besar. Stablecoin, uang yang dapat diprogram (Programmable Money), dan infrastruktur keuangan yang dimediasi mesin, secara alami cocok untuk dunia agen AI. Selain itu, penetrasi stablecoin ke pasar keuangan tradisional, serta konvergensi keuangan tradisional dan keuangan on-chain, juga akan terus terjadi.

Pada akhirnya, kami percaya stablecoin akan masuk ke skenario pembayaran pedagang eceran. Ini dapat secara signifikan meningkatkan ekonomi unit (unit economics) pedagang, sekaligus menciptakan nilai baru bagi konsumen, seperti keanggotaan dan mekanisme hadiah (Rewards). Saya pikir skenario ini akan muncul secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Dalam jangka panjang, kami percaya bentuk mata uang ini sangat cocok untuk penerimaan pembayaran pedagang. Saat ini, pasar ini masih agak jauh dari penerapan skala besar yang sesungguhnya.

Pertanyaan 3: Menurut Anda, di mana peluang terbesar USDC di bidang pembayaran global?

Penanya: fascinatingwatch594

Jeremy Allaire:

Terutama mencakup beberapa aspek. Pertama, penyelesaian lintas batas. Kedua, pembayaran dan penyelesaian pasar modal. Ketiga, pembayaran agen (Agentic Payments).

Agen AI pada dasarnya ada di cloud dan internet, dan agen memiliki determinisme yang kuat saat menjalankan tugas. Kami sekarang telah mengamati bahwa di protokol pembayaran agen seperti x402, lebih dari 99% pembayaran agen menggunakan USDC. Agen AI membutuhkan mata uang yang andal, unit perhitungan yang diterima luas, penyelesaian cepat, biaya sangat rendah, dan eksekusi yang deterministik. USDC sangat cocok untuk agen dalam aspek-aspek ini.

Peluang penting lainnya adalah pembayaran eceran. Mode yang saat ini tumbuh sangat cepat adalah "kartu stablecoin". Banyak produk bank digital baru (Neo-bank) dibangun di atas stablecoin. Pengguna memiliki dompet digital dan stablecoin, dapat mengirim dan menerima stablecoin, memasukkan stablecoin ke DeFi, berinvestasi dalam aset digital dan aset dunia nyata (RWA), sambil menggunakan saldo stablecoin melalui jaringan kartu bank tradisional untuk konsumsi pedagang. Circle bekerja sama dengan hampir semua perusahaan utama di bidang ini, dan kami melihat pertumbuhan di sini sangat kuat.

Lebih jauh, saya pikir pembayaran titik penjualan (POS payment) juga akan berubah. Di banyak pasar Asia dan Amerika Latin, kode QR telah menjadi metode pembayaran titik penjualan yang penting. Oleh karena itu, lompatan dari "memegang stablecoin di dompet ponsel" ke "menggunakan kode QR untuk langsung menyelesaikan stablecoin ke pedagang secara instan", sebenarnya tidak terlalu jauh lagi.

Menyelesaikan hal ini tidak selalu memerlukan terminal gesek tradisional. Global telah membuktikan bahwa seluruh sistem penerimaan pembayaran dapat ditingkatkan hanya melalui kode QR. Penyelesaian instan, biaya sangat rendah yang dihasilkan sangat krusial bagi ekonomi unit.

Seiring stablecoin secara bertahap menjadi mata uang elektronik yang sah di pasar utama, terutama setelah GENIUS Act AS berlaku, saya pikir seluruh rantai penerimaan pembayaran pedagang (merchant acceptance chain) akan mengalami percepatan peningkatan yang signifikan. Semakin banyak perusahaan infrastruktur pembayaran pedagang akan mulai mendukung pembayaran stablecoin. Proses ini memerlukan waktu untuk mencapai skala, tetapi arahnya sudah sangat jelas.

Pertanyaan 4: Jeremy, dalam jangka panjang, menurut Anda mesin ekonomi utama Circle akan berupa pendapatan dari cadangan USDC, atau pendapatan transaksi dan infrastruktur yang dibangun di sekitar USDC?

Penanya: noahplumb5409

Jeremy Allaire:

Ini adalah pertanyaan yang sangat penting. Saya sering mengatakan kepada investor, dewan direksi, dan karyawan bahwa kami masih berada dalam tahap yang sangat awal dari perkembangan peluang pasar ini.

Saat ini, total stablecoin on-chain hanya sekitar 3000 miliar dolar. Infrastruktur on-chain (Onchain Infrastructure) yang mendukung sistem ekonomi keuangan baru ini beroperasi, meskipun telah berkembang lebih dari satu dekade, baru sekarang mulai mencapai tingkat kematangan yang benar-benar dapat diadopsi oleh lembaga. Teknologi mulai mencapai tingkat yang dapat diterima oleh regulator dan pembuat kebijakan, sehingga memungkinkan aktivitas ekonomi global bermigrasi ke infrastruktur semacam ini.

Jika Anda mengamati seluruh potensi pasar yang dapat dituju (TAM, Total Addressable Market), termasuk mata uang elektronik itu sendiri serta berbagai fungsi yang dibangun di atasnya, seperti pasar modal, pembayaran, transfer dana, dan infrastruktur keuangan, Anda akan menyadari bahwa posisi kami saat ini sangat kecil.

Saya suka menggunakan analogi internet. Saya pikir keuangan on-chain dan stablecoin saat ini, kira-kira berada pada tahap 2002 internet. Internet telah mengalami gelombang pertama, muncul beberapa produk yang sangat baik, juga banyak kegagalan, banyak modal telah masuk. Tetapi seluruh industri sebenarnya masih sangat di depan.

Pada tahun 2002, bahkan sedang berada di dekat pasar bearish teknologi internet. Namun, dari titik waktu itu, internet mulai berskala berkelanjutan, matang, dan akhirnya secara bertahap meresap ke seluruh masyarakat. Web, perangkat lunak internet, media digital, dan komunikasi akhirnya menjadi ada di mana-mana. Saya pikir sistem keuangan internet (Internet Financial System), stablecoin, dan infrastruktur on-chain saat ini kira-kira berada pada tahap seperti itu.

Ini berarti beberapa hal. Pertama, skala stablecoin di masa depan akan berkembang dari ribuan miliar dolar menjadi puluhan triliun dolar. Pandangan kami adalah, stablecoin adalah bentuk mata uang yang lebih baik dan lebih aman, sehingga dalam jangka panjang akan beredar sangat luas.

Untuk memperluas stablecoin dari ribuan miliar menjadi puluhan triliun dolar, Circle harus bekerja sama dengan saluran dan platform distribusi di seluruh dunia, serta mendorong mereka untuk berpartisipasi. Kami perlu bekerja sama dengan perusahaan keuangan, teknologi, dan fintech kelas dunia, memungkinkan mereka menyematkan infrastruktur Circle, mengadopsi infrastruktur Circle, memungkinkan mitra ini memperoleh pendapatan darinya, dan juga memungkinkan mitra ini memberi hadiah kepada penggunanya. Dengan cara ini, USDC dapat diperluas dari skala hari ini ke skala masa depan.

Oleh karena itu, pendapatan cadangan (Reserve Income) masih akan menjadi mesin ekonomi yang sangat kuat bagi Circle. Pada saat yang sama, pendapatan ini akan lebih banyak didistribusikan ke seluruh ekosistem. Ekosistem tumbuh, semua peserta tumbuh bersama. Circle harus terus menangani hubungan distribusi kepentingan di dalamnya.

Tujuan kami bukan untuk memeras keuntungan sebanyak mungkin dari bisnis yang ada saat ini. Tujuan kami adalah membangun seluruh ekosistem hingga skala puluhan triliun dolar, membuat USDC terintegrasi secara luas ke dalam sistem keuangan dan ekonomi global.

Pada saat yang sama, kami juga sangat sadar membangun banyak produk, platform, dan layanan lainnya. Termasuk pendapatan transaksi infrastruktur blockchain, serta berbagai model kemitraan baru.

CPN adalah contoh yang sangat unik. CPN adalah jaringan pembayaran on-chain (Onchain Payment Network). Jaringan ini benar-benar beroperasi hanya sekitar satu tahun, tetapi saat ini telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Kami percaya, di masa depan ia dapat membebankan biaya per transaksi, sekaligus dapat menyematkan layanan nilai tambah lainnya di dalam jaringan, mencapai lebih banyak monetisasi (monetization).

Kemudian ada Arc. Kami memandang Arc sebagai sistem operasi ekonomi baru (Economic Operating System). Ini menciptakan model bisnis yang sama sekali baru. Dari skala peluang, kami bahkan memandangnya sebagai peluang setara Amazon Web Services.

Anda dapat memahami Arc sebagai cloud ekonomi (Economic Cloud). Kami percaya di masa depan ia akan digunakan untuk aplikasi yang sangat luas. Seiring percepatan perkembangan AI, jumlah aplikasi akan semakin bertambah, sehingga Arc akan menciptakan sumber pendapatan baru yang sangat penting bagi Circle.

Jadi Circle di masa depan akan terus menghasilkan uang dari pendapatan cadangan, sekaligus terus memperluas skala dan efek jaringan USDC. Di atas dasar ini, kami akan memperluas ke atas lapisan aplikasi, ke bawah lapisan infrastruktur, sekaligus mendiversifikasi pendapatan melalui lebih banyak aset digital, protokol, dan platform.

Pertanyaan 5: Apa harapan atau visi Anda untuk perkembangan USDC dan Arc dalam 5 tahun ke depan?

Penanya: 0xbankas

Jeremy Allaire:

Mari kita bicarakan Arc dulu. Circle telah memikirkan masalah "infrastruktur aktivitas ekonomi internet" ini selama sekitar 13 tahun.

Ketika kami mendirikan Circle pada tahun 2013, salah satu ide dasarnya adalah blockchain pada akhirnya akan menjadi jaringan komputasi terdistribusi (Distributed Computing Network). Orang dapat menyebarkan kode, yaitu kontrak pintar (Smart Contract), ke dalam jaringan ini, memungkinkan perangkat lunak secara langsung berpartisipasi dan mengoordinasikan aktivitas ekonomi. Pada saat yang sama, segala jenis catatan dan segala jenis aset dapat diterbitkan ke dalam jaringan komputasi ini.

Pada tahun 2013, ide semacam ini terdengar sangat jauh. Selama lebih dari satu dekade terakhir, kami telah melihat banyak iterasi dalam arah ini. Sekarang, kami memasuki titik waktu yang sangat khusus.

Sistem hukum mulai siap untuk teknologi ini. Teknologi kira-kira telah memasuki tahap kemampuan generasi keempat. Pemerintah global serta lembaga keuangan, perusahaan teknologi terkemuka, mulai menyadari bahwa infrastruktur ekonomi ini akan menjadi bagian yang sangat penting di masa depan.

Dulu banyak orang berpikir blockchain terutama digunakan untuk memperdagangkan aset crypto spekulatif, atau paling banyak untuk pembayaran. Pandangan kami lebih jauh: blockchain sedang berubah menjadi sistem operasi (Operating System). Ini adalah sistem operasi jaringan terdistribusi, khusus digunakan untuk menjalankan aplikasi dengan atribut ekonomi.

Hal-hal yang terlibat di sini jauh melampaui "menyimpan dan mentransfer uang". Pada akhirnya ia akan menjadi wadah ekonomi itu sendiri.

Pikirkan, apa sebenarnya sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan, pada dasarnya adalah sekumpulan hubungan kontrak. Ini mencakup struktur kepemilikan, kontrak di sekitar kepemilikan, mekanisme investasi masuk ke perusahaan, mekanisme pembayaran arus kas dan dividen kepada investor, manajemen dana perusahaan, serta berbagai kontrak yang perlu ditandatangani perusahaan untuk menjalankan bisnis secara global.

Di masa depan, seluruh mekanisme operasi perusahaan akan bermigrasi ke dunia on-chain (Onchain World). Akan muncul perusahaan on-chain (Onchain Corporations). Perusahaan on-chain ini semakin banyak dikoordinasikan oleh perangkat lunak, dan perangkat lunak ini sendiri semakin banyak dibuat dan dieksekusi oleh AI.

Saya memiliki penilaian yang lebih luas: sistem operasi kecerdasan (Operating Systems for Intelligence) dan sistem operasi aktivitas ekonomi (Operating Systems for Economic Activity) akan secara bertahap menyatu. Saya pikir lima tahun ke depan akan melihat tren ini benar-benar terungkap.

Bentuk perusahaan akan menjadi semakin on-chain dan agen (Onchain and Agentic). Interaksi, transaksi, penandatanganan kontrak antar perusahaan, serta seluruh sistem backend perusahaan akan secara bertahap bermigrasi ke lingkungan ini.

Circle berharap membangun Arc bersama dengan sejumlah besar peserta berbeda di seluruh dunia, termasuk menjalankan infrastruktur, meningkatkan infrastruktur, mengatur infrastruktur, dan memungkinkan peserta ini memperoleh manfaat ekonomi dari infrastruktur itu sendiri.

Jika semakin banyak aktivitas ekonomi global memasuki sistem operasi ini, maka peranan mata uang on-chain seperti USDC (Onchain Money) secara alami akan meluas. Jika aktivitas pasar keuangan global serta aktivitas ekonomi yang lebih luas dimediasi oleh sistem dan organisasi on-chain (Onchain Organization) ini, maka USDC, EURC, serta mata uang digital lainnya akan menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Pertanyaan 6: Jika agen AI dapat secara mandiri menemukan layanan dan melakukan pembayaran menggunakan USDC, apa yang akan menjadi primitif kepercayaan paling dasar sebelum dana ditransfer?

Penanya: pawansatoshix

Jeremy Allaire:

Ini adalah masalah yang kami pikirkan dengan sangat serius. Faktanya, kami baru saja menerbitkan sebuah makalah minggu lalu, berjudul "Ekonomi Terbuka untuk Agen" (The Open Economy for Agents). Di dalamnya dibahas apa yang benar-benar dibutuhkan untuk membangun sistem ekonomi agen. Kami juga menjelaskan kemampuan dasar yang telah disediakan oleh Circle Agent Stack, serta fungsi yang direncanakan untuk dikembangkan pada sisa tahun ini.

Beberapa masalah perlu diselesaikan di sini. Pertama, mengenal agen Anda (Know Your Agent). Sama seperti Circle perlu mengenal kliennya, kami perlu dapat mengonfirmasi identitas pengguna akhir, perusahaan, dll. Lembaga keuangan yang diatur pada dasarnya harus menyelesaikan pekerjaan ini, sehingga Circle telah mengumpulkan kemampuan yang sangat kuat dalam hal ini.

Pengembang agen di masa depan juga perlu KYA (Know Your Agent). Ketika sebuah agen berinteraksi dengan agen lain, atau perusahaan dan pengguna berinteraksi dengan agen ini, kami perlu menggunakan kriptografi (Cryptography) untuk memberikan bukti yang dapat diverifikasi, yaitu melalui pernyataan (Assertions), bukti atau sertifikasi (Attestations) serta identitas yang dapat diverifikasi (Verifiable Identity), membuktikan siapa sebenarnya agen ini, serta izin dan kemampuan apa yang dimilikinya.

Kami berharap kemampuan ini digabungkan dengan standar identitas agen (Agent Identity), sistem registrasi agen (Agent Registry) yang ada. Internet sebelumnya telah membangun mekanisme seperti otoritas sertifikasi (Certificate Authority), dll., untuk membuktikan apakah suatu terminal jaringan dapat dipercaya. Dunia agen juga memerlukan lapisan jaminan kepercayaan (Assurance Layer) serupa.

Masalah kedua adalah sistem reputasi (Reputation). Sistem reputasi sangat kompleks, karena penilaian di platform internet sangat mudah dimanipulasi. Kami telah melihat masalah ini di berbagai daftar informasi dan pasar terbuka (Open Marketplace). Oleh karena itu, bagaimana memverifikasi kemampuan dan reputasi agen AI, adalah masalah yang sangat besar.

Kami sedang meneliti mekanisme yang sesuai. Idealnya, perlu membangun loop umpan balik berkelanjutan: agen digunakan, transaksi dan penyelesaian terjadi, pengguna dan agen lain berinteraksi dengannya, data dihasilkan dari perilaku nyata ini, akhirnya membentuk sistem reputasi yang lebih dapat dipercaya.

Yang ketiga adalah kebijakan yang dapat diprogram (Programmable Policies). Dalam hal ini kami telah mulai menyediakan produk. Dompet Agen Circle (Circle Agent Wallet) sudah dapat dikonfigurasi dengan kebijakan pengeluaran (Spending Policies). Pengguna dapat mengontrol berapa banyak yang dapat dibelanjakan agen, dengan siapa dapat bertransaksi, dll., melalui program. Circle akan terus meningkatkan fungsi ini.

Ini semua adalah komponen yang sangat penting dari seluruh sistem kepercayaan ekonomi agen. Circle juga berpartisipasi dalam pembangunan standar industri, termasuk x402 Foundation dll.

Pertanyaan 7: Circle jelas merupakan misi jangka panjang Anda. Untuk tetap sehat dan terus memiliki energi serta kejernihan berpikir yang dibutuhkan untuk menyelesaikan misi ini, apa yang biasa Anda lakukan secara pribadi?

Penanya: Lufei

Jeremy Allaire:

Saya sangat menyukai pertanyaan ini. Saya dapat berbagi beberapa situasi pribadi.

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, saya secara bertahap menyadari bahwa jika saya ingin menyelesaikan misi jangka panjang yang kompleks seperti Circle, dan selalu berinvestasi dalam pekerjaan dengan kondisi terbaik saya, maka saya harus mengubah beberapa gaya hidup masa muda. Oleh karena itu, saya menjadi sangat disiplin dalam beberapa aspek.

Pertama adalah apa yang masuk ke dalam tubuh. Saya sangat memperhatikan makanan dan kesehatan fisik, sangat ketat mengontrol apa yang saya konsumsi.

Kedua adalah tidur. Saya memiliki sistem tidur yang sangat ketat dan stabil. Saya pikir mendapatkan waktu yang cukup serta tidur berkualitas tinggi sangat penting, jadi saya melakukan banyak hal untuk memastikan kualitas tidur.

Ketiga adalah kesadaran penuh (Mindfulness). Kesadaran penuh sebenarnya juga merupakan salah satu nilai inti Circle. Hal-hal yang diwakilinya banyak, tidak terbatas pada meditasi. Ini mencakup bagaimana kami menghadapi dunia, juga termasuk mendengarkan aktif (Active Listening), serta apakah kami dapat benar-benar menjaga keadaan fokus dan kehadiran (Presence) saat bersama orang lain.

Saya merasa praktik ini membawa beberapa pemikiran Buddha. Ini membantu orang menghindari terjebak dalam pemikiran katastrofik (Catastrophic Thinking), yaitu saat menghadapi masalah terus-menerus membayangkan hal-hal menjadi hasil terburuk. Saat menghadapi tantangan, saya berusaha menjaga ketenangan, menerima apa yang terjadi, menyelesaikan masalah langkah demi langkah, maju hari demi hari. Ini sangat penting bagi saya.

Selain itu adalah kesehatan fisik secara keseluruhan. Saya selalu menjaga kebiasaan olahraga yang cukup aktif, dan akan melakukan berbagai jenis olahraga. Kebiasaan ini sangat penting. Mereka membuat saya menjaga energi dan ketajaman berpikir (Mental Acuity) yang baik. Pada saat yang sama, saya merasa dapat terhubung lebih efektif dengan orang lain, termasuk keluarga dan anak-anak saya. Keseimbangan ini sangat krusial.

Misi jangka panjang dan kompleks akan terus menghasilkan tantangan baru. Itu tidak akan sederhana, juga tidak akan mulus. Oleh karena itu, diperlukan disiplin yang sangat kuat untuk terus menghadapi hal-hal ini. Ini kira-kira adalah cara saya menghadapi kehidupan serta misi Circle ini.

Pertanyaan 8: Apakah Circle memiliki rencana kemitraan formal, rekomendasi, ekosistem, atau pengembangan bisnis yang memungkinkan perusahaan lain berpartisipasi dan membantu memperluas CPN?

Penanya: Cindy Wang @nomadcindyy

Jeremy Allaire:

Jawabannya: Tentu ada. Halaman CPN di situs web Circle memiliki pintu masuk untuk mendaftar menjadi Mitra CPN (CPN Partner).

Dalam laporan keuangan terbaru kami sebutkan, saat ini sudah ada lebih dari 175 lembaga keuangan yang bergabung dengan CPN, dan terhubung ke jaringan dengan cara yang berbeda. Sesuai dengan jenis bisnis suatu perusahaan, dapat memilih cara berbeda untuk terhubung ke CPN.

Pada saat yang sama, kami juga meningkatkan kemampuan perluasan (Extensibility) CPN. Artinya, di masa depan pihak ketiga dapat menghubungkan berbagai layanan nilai tambah ke CPN. Misalnya pembiayaan perdagangan (Trade Finance). Kami sudah memiliki beberapa kasus yang melibatkan penyediaan fasilitas kredit (Credit Facilities) untuk penyelesaian lintas batas.

Circle memiliki tim pengembangan bisnis (Business Development Team) khusus, sepenuhnya fokus pada pembayaran dan CPN. Tim ini bersifat global, dengan personel di berbagai wilayah dunia.

Selain itu, kami juga memiliki Circle Alliance Program. Ini adalah program kemitraan global Circle yang lebih luas. Sekarang di dalamnya sudah ada ribuan perusahaan. Perusahaan yang berpartisipasi dapat memperoleh berbagai hak, serta mendapatkan lebih banyak peluang untuk terhubung dan bekerja sama dengan Circle.

Pertanyaan 9: Langkah apa yang diambil Circle sehingga EURC dapat mencapai sirkulasi 4 miliar Euro dalam waktu singkat? Langkah apa lagi di masa depan yang dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini?

Penanya: somtouwazie504

Catatan: Penanya menulis 4 miliar dolar dalam pertanyaan asli, Jeremy dengan jelas membenarkannya menjadi 4 miliar Euro dalam jawabannya.

Jeremy Allaire:

Kami sangat puas dengan perkembangan awal EURC. Volume sirkulasi EURC telah melebihi 4 miliar Euro. Di sini adalah 4 miliar Euro, bukan 4 miliar dolar. Saat ini EURC sudah menjadi salah satu euro digital terbesar di dunia.

Tentu saja, dibandingkan dengan stablecoin dolar yang berjumlah ribuan miliar dolar, seluruh pasar stablecoin euro masih sangat kecil. Saat ini total kapitalisasi pasar semua stablecoin euro mendekati 10 miliar Euro.

Kesuksesan EURC terutama berasal dari beberapa faktor. Pertama, kami masuk sangat awal. Dari hari pertama, Circle sangat berkomitmen, akan meluncurkan stablecoin euro di bawah kerangka peraturan Eropa. Kami bekerja sama dengan regulator dan lembaga keuangan Eropa, dan membangun infrastruktur terkait sebelumnya. Oleh karena itu, ketika MiCA berlaku, EURC sudah dapat langsung masuk ke pasar.

Kedua, kami memanfaatkan jaringan mitra dan distribusi yang sudah ada di Circle. USDC telah membangun hubungan distribusi (Distribution Relationships) yang sangat luas di ekosistem, EURC dapat langsung berkembang di atas dasar ini. Banyak bursa terkemuka Eropa mendukung EURC, pengguna juga dapat melakukan pencetakan dan penebusan (Mint and Redemption) dengan rasio 1:1 melalui berbagai platform.

Kami juga bekerja sama dengan protokol DeFi terkemuka (DeFi Protocol), membangun pasar EURC, pasar peminjaman, pertukaran (Swap), serta alat pertukaran valuta asing USDC/EURC (FX Tools).

Di masa depan kami masih berada dalam tahap yang sangat awal. Stablecoin dolar masih awal, euro digital dan stablecoin euro lebih awal lagi. Saya sering menggunakan satu kalimat: mata uang on-chain (Onchain Money) lebih baik daripada mata uang elektronik dan sistem mata uang lama (Legacy Money) saat ini.

Oleh karena itu, peranan euro digital on-chain (Onchain Digital Euro) hanya akan semakin besar. Seiring MiCA dan revisi peraturan selanjutnya, sementara Eropa secara bertahap membuka peluang pasar modal dan aset dunia nyata (RWA), permintaan untuk stablecoin euro juga akan tumbuh.

Pada saat yang sama, stablecoin euro yang dapat diprogram juga akan memiliki lebih banyak kegunaan, seperti mata uang yang dapat diprogram (Programmable Money) dan penyelesaian lintas batas (Cross-border Settlement). Saya pikir EURC juga memiliki peluang di pasar berkembang, karena perusahaan dan rumah tangga global mungkin ingin lebih mendiversifikasi aset mata uang mereka.

Circle telah memiliki beberapa langkah yang sedang berjalan untuk terus memperluas peran EURC di pasar Eropa dan global.

Pertanyaan 10: Arc sering membahas ekonomi agen, tetapi apakah keunggulan terbesar Arc sebenarnya terletak pada penyediaan lingkungan yang ramah pengguna akhir, di mana produk blockchain konsumen dapat menyembunyikan Crypto di latar belakang, hampir tidak terlihat oleh pengguna?

Penanya: peterhaas

Jeremy Allaire:

Ini adalah pertanyaan yang bagus. Jaringan utama publik Arc akan diluncurkan pada 16 September, kami sangat bersemangat.

Arc memiliki sekitar lima kemampuan inti. AI asli dan aplikasi agen (AI Native and Agentic Applications) adalah salah satunya. Tetapi yang menarik adalah, faktor-faktor yang membuat Arc menarik bagi agen AI, juga justru membuat Arc lebih ramah bagi pengguna akhir biasa.

Arc adalah rantai asli stablecoin (Stablecoin Native Chain). Biaya bahan bakar jaringan dan model biaya (Gas Fee and Fee Model) menggunakan USDC. Oleh karena itu, pengguna yang menggunakan aplikasi Arc tidak perlu membeli token crypto lain terlebih dahulu, bahkan tidak perlu memahami apa itu Gas Fee.

Biaya transaksi Arc sangat rendah, biasanya hanya seperseratus sen, sehingga pengembang dapat sepenuhnya menanggung biaya ini sendiri.

Contohnya. Anda menggunakan Netflix. Netflix dibangun di atas Amazon Web Services, tetapi saat Anda membayar Netflix, tagihan tidak akan secara khusus muncul item "biaya AWS". Anda tidak membayar biaya infrastruktur komputasi awan yang digunakan Netflix secara terpisah.

Tetapi banyak aplikasi blockchain (Blockchain Application) sebelumnya justru seperti itu. Pengguna perlu memahami dan membayar biaya jaringan komputasi dasar sendiri. Ini adalah pengalaman pengguna yang sangat tidak masuk akal. Pengguna tidak ada alasan untuk peduli jaringan komputasi mana yang digunakan aplikasi, serta berapa biaya infrastruktur transaksi dan data dasar.

Arc dapat membuat lapisan ini benar-benar hilang. Pengembang dapat menanggung biaya transaksi (Transaction Costs) ini, sama seperti perusahaan pengembang menanggung biaya inferensi AI (AI Inference Cost), biaya AWS, biaya Google Cloud.

Bagi pengembang perusahaan, juga akan jauh lebih mudah. Perusahaan biasanya juga tidak ingin karena mengembangkan sebuah aplikasi, perlu memegang berbagai komoditas digital (Digital Commodity), melakukan pemrosesan akuntansi yang kompleks, menangani kepatuhan serta penitipan (Custody). Jika perusahaan hanya perlu memegang dolar digital (Digital Dollars), dapat langsung menjalankan infrastruktur, maka dari sudut pandang keuangan, kepatuhan, dan hukum akan jauh lebih sederhana.

Oleh karena itu, inti penilaian pertanyaan Anda, saya sangat setuju. Salah satu tujuan desain utama Arc adalah membuat sistem operasi (Operating System) dasar tidak terlihat oleh pengguna.

Pengguna hanya perlu menggunakan aplikasi, apakah itu aplikasi keuangan, aplikasi tata kelola, atau aplikasi agen. Pengguna peduli pada aplikasi itu sendiri, tidak peduli teknologi dasar.

Sebuah teknologi pada tahap pengadopsi awal (Early Adopter), pengguna biasanya bersedia menoleransi banyak hambatan teknologi. Tetapi jika blockchain akhirnya ingin melayani miliaran orang, teknologi dasar harus menjadi hampir sepenuhnya tidak terlihat. Saya pikir Arc adalah salah satu upaya terpenting dalam sejarah industri blockchain untuk mencapai pengalaman pengguna yang mulus (Seamless User Experience) seperti ini.

Dan fokus Circle untuk mencapai tujuan ini akan ditempatkan pada pengembang. Karena untuk bisnis platform, intinya selalu adalah pengembang. Perlu memperhatikan berapa banyak pengembang yang dapat Anda tarik, apakah pengembang dapat sukses, serta pengalaman pengguna seperti apa yang akhirnya dapat diciptakan pengembang.

Circle sekarang sedang mempersiapkan banyak produk terkait, akan diluncurkan bersama dengan peluncuran jaringan utama (Mainnet Launch) pada bulan September. Salah satu fokus kami adalah memungkinkan pengembang dengan sangat cepat, aman, andal menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa. Lingkungan ancaman keamanan (Security Threat Environment) saat ini sudah jelas berbeda dengan sebelumnya, sehingga keamanan (Safety), kredibilitas (Trustworthiness), ketangguhan infrastruktur (Infrastructure Robustness), kesederhanaan (Simplicity) semuanya menjadi sangat penting.

Pertanyaan 11: Bahkan jika CLARITY Act tidak disahkan pada bulan September, apakah Anda masih yakin adopsi USDC akan terus tumbuh?

Penanya: Jasmine_Sanchez

Jeremy Allaire:

Jawaban singkat: Tentu akan.

Pertama, stablecoin sedang menjadi bagian dari sistem keuangan yang sah di seluruh dunia. Tren ini terjadi hampir bersamaan di berbagai tempat. Dan di banyak yurisdiksi, legislasi stablecoin (Stablecoin Legislation) bahkan berkembang lebih cepat daripada legislasi struktur pasar aset crypto yang lebih luas. Jepang begitu, Eropa begitu, Amerika Serikat juga telah meloloskan GENIUS Act.

Ini akan berlaku pada Januari tahun depan, menjadikan dolar digital seperti USDC secara resmi menjadi bagian dari sistem keuangan AS dan sistem keuangan dolar. Ini adalah kemajuan yang sangat besar, ini akan terus mendorong permintaan, pertumbuhan, dan aktivitas stablecoin.

Tentu saja, saya pikir CLARITY Act juga sangat penting. Karena kami berharap seluruh pasar lain di industri juga mendapatkan aturan yang jelas, termasuk pasar perdagangan (Trading Markets), pasar derivatif (Derivatives Markets), tokenisasi (Tokenization) dan pasar modal. Kami berharap bidang-bidang ini memiliki kerangka registrasi dan pengaturan (Registration and Regulatory Structure) yang jelas.

Ini sangat penting untuk perlindungan konsumen, daya saing pasar, dan daya saing AS. Tetapi apakah CLARITY disahkan atau tidak, tidak akan menentukan apakah stablecoin itu sendiri dapat terus tumbuh. Ada efek sinergi antara keduanya, tetapi adopsi stablecoin (Stablecoin Adoption) itu sendiri memiliki logika pertumbuhan independen.

Selain itu, saya rasa orang mudah terlalu fokus pada AS dan kebijakan AS. Kebijakan AS tentu sangat penting, dan akan memengaruhi kebijakan global. Tetapi aset digital dan mata uang digital itu sendiri sangat global, infrastruktur blockchain itu sendiri adalah infrastruktur komputasi global, regulasi terkait sedang dikeluarkan di berbagai tempat di dunia.

Faktanya, sebagian besar adopsi stablecoin saat ini terjadi di luar AS. Peluang kami berasal dari 185 negara. Puluhan negara di dunia sedang menghasilkan permintaan stablecoin.

Jadi jika hanya fokus pada "perusahaan AS sekarang dapat beroperasi sesuai aturan apa", mudah kehilangan skala sebenarnya dari seluruh tren. Ini adalah fenomena yang sangat global, Circle sendiri juga adalah perusahaan global dalam tren ini.

Tentu saja, kami masih berharap melihat undang-undang terkait secara resmi disahkan. Jika tidak disahkan pada bulan September, Kongres akan terus mendorongnya. Pada saat yang sama, regulator AS telah menyatakan dengan jelas, mereka akan melalui panduan dan pembuatan aturan (Guidance and Rulemaking), memungkinkan pasar aset digital berkembang dengan cara yang kredibel, aman, dan patuh.

Oleh karena itu, bahkan jika CLARITY Act tidak disahkan pada bulan September, saya masih percaya perkembangan USDC akan berlanjut.

Trending Cryptos

Related Questions

QApa yang membuat Jeremy Allaire percaya pada kemampuan eksekusi tim Circle?

AJeremy Allaire percaya pada kemampuan eksekusi tim Circle karena kecepatan peluncuran produk yang tinggi, sistem kolaborasi lintas fungsi yang kuat, kedalaman organisasi yang telah terbangun, dan penggunaan infrastruktur AI yang meningkatkan produktivitas. Tim inti banyak yang telah bekerja lama bersama, menciptakan kohesi organisasi yang baik.

QMenurut Jeremy Allaire, masalah keuangan apa yang paling dekat dengan solusi skala besar oleh stablecoin saat ini?

AMenurut Jeremy, masalah keuangan yang paling dekat dengan solusi skala besar oleh stablecoin saat ini adalah: 1) Pasar aset digital (sebagai modal kerja, jaminan, penyelesaian), 2) Penyimpanan nilai dolar digital di pasar berkembang (sebagai alternatif rekening bank), dan 3) Penyelesaian dan pembayaran lintas batas (settlement leg dalam transaksi internasional).

QApa peluang terbesar bagi USDC di bidang pembayaran global menurut Jeremy Allaire?

APeluang terbesar USDC di pembayaran global menurut Jeremy adalah: 1) Penyelesaian lintas batas (cross-border settlement), 2) Pembayaran dan penyelesaian di pasar modal, 3) Pembayaran oleh agen AI (Agentic Payments), dan 4) Pembayaran ritel melalui kartu stablecoin dan QR code untuk penyelesaian instan dengan biaya rendah.

QApa visi Jeremy Allaire untuk perkembangan USDC dan Arc dalam 5 tahun ke depan?

AVisi Jeremy untuk 5 tahun ke depan adalah bahwa Arc akan berkembang menjadi sistem operasi ekonomi (economic operating system) yang mendukung aktivitas ekonomi di dunia on-chain, termasuk perusahaan on-chain yang semakin banyak dikoordinasi oleh perangkat lunak dan AI. Seiring dengan itu, peran mata uang on-chain seperti USDC dan EURC akan meluas secara signifikan karena semakin banyak aktivitas keuangan dan ekonomi global yang berjalan di atas sistem ini.

QApa keunggulan utama Arc menurut Jeremy Allaire, terutama terkait pengalaman pengguna?

AKeunggulan utama Arc adalah kemampuannya menyembunyikan kompleksitas teknologi blockchain dari pengguna akhir. Arc adalah blockchain native stablecoin (menggunakan USDC untuk biaya gas), memiliki biaya transaksi sangat rendah (seperseratus sen), dan memungkinkan pengembang yang menanggung biaya infrastruktur. Hal ini menciptakan pengalaman pengguna yang mulus, di mana pengguna hanya berinteraksi dengan aplikasi tanpa perlu memahami aset crypto atau biaya gas yang mendasarinya, mirip dengan bagaimana pengguna menggunakan layanan seperti Netflix tanpa memikirkan biaya AWS.

Related Reads

U.S. Liquidity Support Has Arrived, This is the Core Positive Catalyst

The U.S. Treasury announced on August 19th an expansion of its liquidity support repurchase operations for long-term bonds. The single-operation limit for older, off-the-run nominal coupon securities in the 10-20 year and 20-30 year maturities will be increased from $2 billion to at least $4 billion, effective from September 9th until the end of the current quarterly refunding on November 4th. The market reacted positively to the news, with yields on 10-year and 30-year Treasury notes falling. This action is seen as a key relief for assets like tech stocks, long-term bonds, gold, and cryptocurrencies, as a lower long-end yield reduces discount rate pressure on valuations. However, analysts caution against interpreting this as a form of quantitative easing (QE). The operation specifically targets less liquid older bonds to improve market functioning, unlike QE which involves the Federal Reserve expanding its balance sheet. The move is viewed primarily as a signal that the Treasury is unwilling to let liquidity deteriorate in the long-end of the bond market, prompting short-covering and a relief rally. Its impact is constrained by the scale (a potential maximum of around $14 billion in additional repurchases this quarter), funding sources that may shift pressure to other maturities, and overarching macro factors like inflation and Fed policy. The sustainability of the resulting market rebound will be tested by the Treasury's November quarterly refunding statement. If it includes sustained repurchases and a slowdown in long-term net issuance, the valuation support for long-duration assets could persist. If not, the operation may prove to be merely a tactical measure to reduce short-term volatility without altering the long-term pressures from deficits and inflation.

marsbit44m ago

U.S. Liquidity Support Has Arrived, This is the Core Positive Catalyst

marsbit44m ago

SEC New Regulations Released, Bulls Are Here

The U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), under Chairman Paul Atkins, has released a draft of the "Regulation Crypto Assets." This proposal introduces a new regulatory framework for crypto asset issuance and fundraising. A key feature is the establishment of an "Investment Contract Safe Harbor" mechanism, allowing projects to raise up to $5 million (or higher amounts for larger projects) over four years without full securities registration. To exit this safe harbor and potentially shed securities status, project teams must self-certify via a Form TR, declaring they have completed or permanently ceased their previously stated "essential managerial efforts." The SEC retains the power to challenge this certification after the fact. This shift moves the regulatory focus from pre-approval to a system of issuer self-attestation and SEC post-facto enforcement. It clarifies the process for determining when a token may transition from being an investment contract to a non-securities asset. The rules also specify that airdrops and network rewards may be counted toward fundraising limits, and they incentivize fundraising activities to remain within the U.S. jurisdiction. The draft is seen as a move away from the previous "regulation by enforcement" approach and an effort to provide clearer guidelines while Congressional legislation like the CLARITY法案 faces delays. The proposal is currently open for public comment.

marsbit53m ago

SEC New Regulations Released, Bulls Are Here

marsbit53m ago

Trading

Spot

Hot Articles

What is LINON

Linde plc Tokenized Stock (Ondo): Revolutionizing Traditional Equity Access Through Blockchain Innovation The emergence of Linde plc Tokenized Stock (Ondo), represented by the ticker $LINON, signifies a monumental shift in the fusion of traditional financial structures and decentralized finance (DeFi). This innovative financial instrument showcases the tremendous potential of blockchain technology to democratize access to traditional equity markets while ensuring the security and regulatory compliance necessary for institutional-grade financial products. Through Ondo Finance's pioneering tokenization platform, $LINON provides a seamless pathway for global investors to engage with one of the world's leading industrial gas companies, Linde plc, creating a blockchain-native representation of the underlying equity. Introduction to Linde plc Tokenized Stock The landscape of financial markets is witnessing a groundbreaking transformation through the tokenization of real-world assets. Linde plc Tokenized Stock (Ondo) epitomizes this revolutionary approach by bridging the gap between conventional stock ownership and blockchain-enabled financial infrastructure. The $LINON token allows investors to gain exposure to one of the prominent industrial companies worldwide through decentralized technology. Operating within Ondo Finance's comprehensive ecosystem, $LINON symbolizes a practical application of tokenization technology that enhances accessibility, efficiency, and global connectivity in traditional financial markets. By leveraging blockchain infrastructure, this tokenized stock enables international investors to participate in U.S. equity markets, overcoming traditional barriers associated with cross-border investing. The significance of $LINON goes beyond technological innovation; it represents a fundamental shift in asset structuring, distribution, and trading in the digital age. This tokenized stock maintains all the economic benefits associated with traditional Linde plc shares while offering improved liquidity, programmable compliance features, and seamless integration with decentralized finance protocols. The development of $LINON indicates a growing acceptance of blockchain technology as a viable means for traditional finance, exemplifying how even well-established assets like Linde plc can integrate into blockchain systems. This approach preserves the core attributes that appeal to investors while introducing advanced capabilities that enhance the overall investment proposition. Project Overview and Objectives Linde plc Tokenized Stock (Ondo) encapsulates a strategic effort to democratize access to traditional equity markets through advanced blockchain technologies. The primary objective of $LINON is to provide approved global investors seamless access to the economic exposure associated with Linde plc shares, furthering an effort to create a more inclusive financial ecosystem. Beyond the digital representation of traditional assets, $LINON endeavors to eliminate barriers of geography and time zones that limit investor participation. Its design ensures that blockchain technology can elevate traditional investment vehicles without undermining the security or compliance requirements expected by investors. Key goals of the project include enhanced liquidity provision, programmable compliance mechanisms, and interoperability with other blockchain networks. Each $LINON token is fortified by actual Linde plc securities housed at U.S.-registered broker-dealers, allowing holders to reap economic advantages akin to traditional stockholders, such as dividend reinvestment. Furthermore, $LINON aims to establish new industry standards for institutional-grade tokenized securities, paving the way for traditional assets to embrace blockchain technology while remaining compliant with regulatory frameworks. By associating itself with a company as reputable as Linde plc, the project opens avenues for exploring tokenized equities catering to both conservative institutional players and daring retail investors. Project Creator and Development Team The vision for Linde plc Tokenized Stock (Ondo) comes from Nathan Allman, founder and CEO of Ondo Finance. His background in traditional finance coupled with expertise in blockchain technology positions him uniquely to navigate the complexities of asset tokenization. Allman's academic journey began at Brown University, focusing on Economics and Biology, equipping him with valuable analytical skills. His time at Goldman Sachs in the Digital Assets division strengthened his understanding of the interplay between financial institutions and emerging technologies, laying the groundwork for his later endeavors in alternative investment strategies. Under Allman's guidance, Ondo Finance has emerged as a leader in asset tokenization, launching $LINON as a flagship example of the company's larger mission towards revolutionizing traditional financial systems using blockchain technology. His commitment to leveraging blockchain for creating institutional-grade financial products has shaped the landscape of real-world asset tokenization. Investment and Funding Structure The growth of Ondo Finance, the platform powering Linde plc Tokenized Stock (Ondo), is bolstered by robust financial backing from prestigious venture capital firms and strategic investors. This strong investment foundation underpins the development of the key infrastructure essential for compliant tokenized securities like $LINON. In August 2021, Ondo Finance secured $4 million in seed funding led by a major venture capital firm, which enabled the company to commence platform development and establish the necessary regulatory processes for tokenizing real-world assets. This early investment cemented Ondo Finance's credibility within the industry. The Series A funding round followed, garnering $20 million with participation from renowned firms committed to transformative technology companies. This backing demonstrated substantial institutional confidence in Ondo Finance's vision, allowing it to hone its approach to asset tokenization through mechanisms that ensure compliance and accessibility. Noteworthy contributors, including institutional investors and experienced partners, have added significant value to Ondo Finance’s development efforts. Their involvement underscores the confidence across sectors in Ondo Finance's approach to bridging traditional finance with blockchain innovations. Technical Infrastructure and Innovation The technical architecture that underpins Linde plc Tokenized Stock (Ondo) represents a sophisticated melding of traditional finance systems and cutting-edge blockchain technology. The architecture's foundation is built on the Ethereum network, renowned for its security and programmability—both critical for intricate financial instruments. The $LINON tokenization process comprises creating a blockchain-native representation of Linde plc shares that preserves economic benefits while augmenting investor capabilities. Each token corresponds to actual shares held at U.S.-registered broker-dealers, creating a compliant custody structure that legitimizes the asset's existence and value. Automated compliance systems are integrated into the tokenization process, managing critical components such as know-your-customer (KYC) verification and anti-money laundering (AML) protocols. This incorporation of programmable compliance empowers $LINON to uphold regulatory standards essential for institutional proliferation. Cross-chain interoperability characterizes the advanced technical features of $LINON. While initially deployed on Ethereum, the framework is designed for expansion to other networks such as Solana and BNB Chain. This adaptability enhances liquidity and accessibility, allowing investors to select their preferred blockchain ecosystems. Historical Timeline and Development Crafting the history of Linde plc Tokenized Stock (Ondo) unfolds in parallel with the evolution of Ondo Finance's tokenization platform. The timeline's inception dates back to March 2021 when Nathan Allman laid the foundations for creating institutional-grade financial products on blockchain infrastructure. The initial funding round in August 2021 provided crucial resources for developing the platform and establishing partnerships necessary for effective tokenization. By January 2023, Ondo Finance launched its tokenized treasury products, establishing mechanisms that would facilitate future tokenized equities such as $LINON. A pivotal milestone arose in February 2025 when Ondo Chain—a Layer 1 blockchain designed specifically for asset tokenization—was introduced. This infrastructure enhances capabilities vital for institutional markets, demonstrating Ondo Finance's long-term commitment to tokenization. Subsequently, the launch of Ondo Global Markets in September 2025 marked the official debut of $LINON. This milestone showcased the successful transition from development to active trading, enabling investors around the world to access American financial markets seamlessly. Ongoing development plans include a targeted expansion of available tokenized assets to over 1,000 by the end of 2025, pointing to a bright future for Ondo Finance's ecosystem and its mission to broaden tokenized equity accessibility. Regulatory Compliance and Legal Framework The legal architecture governing Linde plc Tokenized Stock (Ondo) emphasizes a sophisticated approach to regulatory compliance, allowing tokenized securities to be implemented within a blockchain-based framework. The legal structure governing $LINON spans multiple jurisdictions while maintaining a robust legal footing. Compliance systems ensure that only eligible investors can access the token, enforced through automated verification that aligns with international regulations. This innovative regulatory technology promises real-time enforcement of complex requirements, considerably enhancing efficiency in operating within the regulatory landscape. The custody framework undergirding $LINON ensures that the underlying shares are securely held at U.S.-registered broker-dealers, complying with necessary regulations while delivering blockchain-driven access to investors. The token maintains its economic equivalency and security through this carefully structured custody arrangement. KYC and AML compliance systems are embedded within the smart contract architecture, ensuring integrity and adherence to regulatory practices while fostering transparency for investors. The jurisdictional restrictions mark a commitment to navigating the evolving landscape of international securities laws. Market Impact and Industry Significance The advent of Linde plc Tokenized Stock (Ondo) holds profound implications for the broader financial landscape, symbolizing a clear shift towards blockchain-enabled markets. $LINON serves as a proof-of-concept for integrating traditional companies into blockchain ecosystems, showcasing the potential benefits such as broader accessibility and improved efficiency. The market's response to $LINON indicates a growing acceptance of tokenization among institutional investors, contributing to the emergence of an expanding sector wherein traditional assets can be interconnected with blockchain innovations. The success of $LINON further solidifies market confidence, indicating an overarching shift towards recognizing asset tokenization as a transformative force in finance. Future Development and Expansion Plans The future trajectory for Linde plc Tokenized Stock (Ondo) centers around the expansion of the tokenization ecosystem and enhanced infrastructure supporting blockchain-enabled financial services. Plans for cross-chain integration usher in new opportunities for liquidity and flexibility within the investment framework, with existing capabilities poised for continuous enhancement. With the introduction of Ondo Chain, Ondo Finance aims to transition $LINON to an optimized blockchain environment specifically designed for asset tokenization. This new infrastructure heralds exciting prospects for the development of institutional-grade financial products, ensuring ongoing compatibility with contemporary investment strategies. Further integration with decentralized finance protocols signifies a commitment to empowering $LINON holders through advanced financial strategies. The anticipated expansion of available tokenized assets promises to broaden investor access, enhancing the utility and appeal of the platform. In alignment with ambitions for regulatory expansion, ongoing efforts to secure approvals for new jurisdictions will enhance investor access, further positioning $LINON at the forefront of the burgeoning tokenization market. Conclusion Linde plc Tokenized Stock (Ondo), as represented by the $LINON token, stands at the intersection of traditional finance and blockchain innovation. It embodies a transformative milestone in how financial assets are structured, distributed, and engaged within modern investment ecosystems. The technical sophistication behind $LINON, combined with its regulatory compliance framework, illustrates that asset tokenization can improve financial infrastructure rather than simply digitizing existing products. This pioneering effort not only enhances investor access to U.S. equity markets but also signifies an evolution of how traditional financial services can integrate blockchain technology. As the asset tokenization market grows exponentially, with prospects suggesting significant valuation increases, $LINON paves the way for a future where tokenized securities become standard fixtures in the financial landscape. The trajectory of $LINON will undoubtedly influence how traditional finance adapts to a transformed, blockchain-powered world.

4.6k Total ViewsPublished 2025.12.05Updated 2025.12.05

What is LINON

What is CRMON

Salesforce Tokenized Stock (Ondo): Revolutionising Traditional Equity Access Through Blockchain Innovation The emergence of Salesforce Tokenized Stock (CRMON) marks a pivotal advancement in integrating traditional financial markets with blockchain technology. This innovative approach offers investors unprecedented access to equity exposure through tokenisation. Developed by Ondo Finance, CRMON provides tokenholders with economic exposure equivalent to holding Salesforce stock (CRM) while automatically reinvesting dividends. This effectively bridges the gap between conventional equity markets and decentralised finance (DeFi). Introduction and Comprehensive Overview of Salesforce Tokenized Stock In recent years, the financial landscape has dramatically transformed due to blockchain technology, fundamentally altering how investors access and interact with traditional assets. The development of Salesforce Tokenized Stock (CRMON) is a prime example of this evolution, representing a sophisticated fusion of conventional equity markets with cutting-edge distributed ledger technology. CRMON is a tokenised version of Salesforce stock, emerging from the innovative work of Ondo Finance, a leading platform in the real-world asset tokenisation sector that positions itself as a bridge between traditional finance and decentralised systems. Designed to provide tokenholders with economic exposure that mirrors the performance of the underlying Salesforce stock, CRMON incorporates automatic dividend reinvestment mechanisms. This eliminates many traditional barriers associated with international equity investment, such as complex brokerage relationships, currency conversion challenges, and restricted trading hours. The tokenisation process reimagines stock ownership as a blockchain-native asset while maintaining its economic equivalence with the underlying security, offering enhanced portability and integration capabilities within decentralised finance ecosystems. CRMON transcends its individual utility as an investment instrument to represent a fundamental shift in how financial markets can operate in an increasingly digital world. By maintaining full backing through U.S.-registered broker-dealers and implementing robust compliance frameworks, CRMON demonstrates that tokenised securities can achieve the regulatory standards necessary for institutional adoption while delivering the technological advantages of blockchain infrastructure. Understanding Tokenized Real-World Assets and CRMON's Strategic Position Tokenised real-world assets signify one of the most significant innovations in modern finance, fundamentally reimagining how traditional securities are represented, traded, and utilised within digital ecosystems. CRMON operates as a tokenised equity instrument correlating directly with Salesforce stock while optimising accessibility and efficiency. This aligns with Ondo Finance's broader mission to democratise access to institutional-grade financial products through innovative tokenisation strategies. The tokenisation process guarantees complete economic equivalence with the underlying Salesforce equity. Each CRMON token represents a proportional claim on Salesforce stock held by qualified custodians, with dividend payments automatically reinvested to maintain continuous exposure to total return performance. This structure simplifies dividend management and ensures that tokenholders receive the full economic benefit of their equity exposure, encompassing both capital appreciation and income generation. Ondo Finance's strategy in tokenising Salesforce stock demonstrates its expertise in creating compliant, institutional-grade products that meet traditional financial markets' stringent requirements. The platform’s focus on merging regulatory compliance with blockchain benefits positions it at the forefront of decentralised finance, captivating both institutional and retail investors seeking blockchain-native solutions. The Technology and Innovation Framework Behind CRMON The technological infrastructure supporting CRMON integrates blockchain technology with traditional financial mechanisms, delivering institutional-grade security and compliance while maintaining the operational advantages of decentralised systems. Built on the Ethereum blockchain, CRMON utilises robust smart contract capabilities to ensure transparent, secure operations. The smart contract architecture incorporates layered security and compliance mechanisms, enabling automated compliance checks and real-time asset backing verification. Integration with oracle services maintains accurate pricing and dividend information, ensuring CRMON reflects the underlying Salesforce stock's accurate performance. This architecture delivers automated dividend reinvestments and other corporate actions, eliminating manual processing requirements and directly enhancing tokenholder benefits. Ondo Finance ensures CRMON's security structure includes daily third-party verification of holdings, independent collateral agents, and a multiple-layer custody system through partnerships with established financial institutions. This framework safeguards tokenholder interests against operational risks while providing robust asset backing. The user interface enhances integration capabilities, allowing seamless interaction between CRMON and various decentralised finance protocols, as well as cryptocurrency exchanges. This interoperability enables users to leverage their tokenised equity across multiple platforms, creating sophisticated investment strategies that marry traditional equity characteristics with blockchain-native innovation. Leadership and Corporate Structure of Ondo Finance The leadership team behind CRMON and Ondo Finance blends expertise from traditional finance and blockchain technology, presenting a robust combination of skills essential for successfully bridging conventional markets with decentralised finance. Nathan Allman, the founder and CEO, emerged from a distinguished financial background before establishing Ondo Finance in 2021. Allman's experience includes notable roles at major financial institutions, including significant contributions to developing cryptocurrency market services. His insights into regulatory compliance were paramount in developing products like CRMON that successfully unify traditional securities with blockchain technology. With a team of professionals boasting substantial experience in both conventional finance and blockchain sectors, Ondo Finance's leadership comprises diverse expertise that covers every aspect of tokenised asset development. Justin Schmidt serves as President and COO, contributing unique operational expertise, while Chris Tyrell brings essential compliance knowledge. Investment Landscape and Funding History The investment landscape surrounding Ondo Finance reflects significant institutional confidence in its mission to tokenise real-world assets. The company has raised substantial funds through various investment rounds, attracting leading venture capital firms and strategic investors that recognise the transformative potential of tokenised securities like CRMON. Notably, Ondo Finance completed a successful Series A funding round in 2022, led by well-known venture capital firms. This funding success validates Ondo Finance's innovative approach to creating compliant, institutional-grade tokenised products. In total, Ondo Finance has successfully secured substantial funding, raising significant capital for product development and market expansion, including a noteworthy token sale that reinforced its governance structure through the establishment of the ONDO token. The diverse composition of investors reflects broad market confidence in Ondo Finance's business model, demonstrating support from both traditional and blockchain-native organisations. Operational Mechanics and Technical Implementation The operational framework supporting CRMON exemplifies sophisticated integration of traditional financial mechanisms with blockchain technology. The technical implementation introduces multiple layers of security, compliance, and operational efficiency to meet institutional standards while enhancing accessibility. The tokenisation process begins by acquiring actual Salesforce stock through U.S.-registered broker-dealers, ensuring each CRMON token maintains direct correlation with the underlying equity performance. Smart contracts automate operational processes, including dividend reinvestment and corporate action processing, facilitating a streamlined user experience. The Minting and redemption processes allow authorised participants to manage CRMON tokens effectively. During U.S. trading hours, institutions can mint new tokens by depositing stablecoins that are used to purchase corresponding Salesforce equity. This structure maintains a tight correlation with underlying assets, enhancing liquidity and price discovery. Additionally, the infrastructure supports twenty-four-hour token transfer capabilities, providing CRMON holders with operations outside traditional market hours. This represents a significant advantage over conventional securities ownership, thus promoting integration with decentralised finance applications. Plans for cross-chain compatibility through partnerships signal further ambitions for CRMON's market reach. By expanding to other blockchain networks, Ondo Finance aims to enhance accessibility and user engagement with tokenised equity products. Timeline and Historical Development of Tokenized Equity Innovation The timeline of CRMON's development and Ondo Finance's broader tokenised capabilities demonstrates a systematic innovation process beginning with the company's founding in 2021. 2021: Ondo Finance is founded by Nathan Allman and co-founders, launching initial products focused on structured vault offerings on the Ethereum blockchain. 2022: The company completes substantial funding rounds—both equity and token sales—totaling significant capital and launching initial tokenised U.S. Treasury products. 2023-2024: Ondo Finance experiences substantial growth, establishing partnerships with major financial institutions while expanding its product offerings beyond fixed-income securities. February 2025: Ondo Global Markets is announced, marking the transition into equity tokenisation with plans for accessing over one hundred U.S. stocks and ETFs. September 2025: The official launch of Ondo Global Markets includes CRMON alongside other tokenised equity offerings, marking a significant evolution in Ondo Finance's product ecosystem. This timeline highlights the organisation's rapid growth and its capability to adapt its technological and compliance frameworks to accommodate different asset classes effectively while maintaining security and regulatory integrity. Regulatory Framework and Compliance Approach Ondo Finance's regulatory framework showcases a sophisticated compliance strategy, essential for achieving institutional adoption in the tokenised securities market. The company's strong partnerships with U.S.-registered broker-dealers promote adherence to Securities and Exchange Commission regulations and apply robust investor protections. Acquisitions, such as Oasis Pro—a registered broker-dealer—significantly enhance Ondo Finance's compliance capabilities, ensuring thorough alignment with existing regulatory structures. The company employs independent verification procedures that foster transparency, aiming for a solid performance standards reputation. Furthermore, Ondo Finance's commitment extends to international regulatory compliance, ensuring token access remains restricted to eligible investors while adhering to pertinent cross-border securities regulations. Comprehensive attention to tax implications and reporting requirements fortifies the security and compliance landscape of CRMON, ensuring that investor obligations remain manageable. Future Prospects and Market Positioning The forward-looking landscape for CRMON and Ondo Finance illustrates substantial growth opportunities driven by institutional adoption of blockchain technology and escalating demand for efficient alternatives to conventional securities ownership. Market projections indicate the tokenised asset sector could value multiple trillion dollars by 2030. With plans to scale CRMON offerings significantly and integrate it with a dedicated blockchain infrastructure—Ondo Chain—Ondo Finance aims to elevate its institutional-grade tokenised asset operations. Additionally, the development of strategic partnerships enhances distribution capabilities while establishing the company's credibility in the financial market. Furthermore, the integration of tokenised equity with decentralised finance protocols offers new potential for innovative financial products and strategies previously impossible with traditional securities. These factors underscore CRMON's positioning to effectively capture increased market share and deliver innovative solutions for international investment exposure. Conclusion Salesforce Tokenized Stock (CRMON) symbolises a transformative development within financial markets, successfully bridging traditional equity ownership with blockchain technology to create unprecedented accessibility for global investors. Through Ondo Finance's sophisticated tokenisation framework, CRMON provides complete economic exposure to Salesforce equity performance while enhancing operational advantages that exceed traditional ownership. The launch of CRMON reflects the broader evolution of financial markets towards blockchain infrastructures that maintain regulatory compliance while delivering increased efficiency. Ondo Finance's extensive approach to regulatory adherence, institutional-grade security, and technological innovation solidifies CRMON as a model for future tokenised securities, delivering access previously unattainable in conventional brokerage structures. As the tokenised asset sector continues to develop, CRMON is well-positioned to address historical inefficiencies in capital markets while providing investors with innovative solutions for accessing traditional securities. The outlook for CRMON looks exceptionally promising, supported by ambitious expansion plans, technological innovations, and strategic partnerships, thereby representing a pioneering model of modern financial infrastructure evolving through blockchain integration.

4.7k Total ViewsPublished 2025.12.05Updated 2025.12.05

What is CRMON

What is SHOPON

Shopify Tokenized Stock (Ondo): A Comprehensive Analysis of Real-World Asset Tokenization in Web3 This article delves into the Shopify Tokenized Stock (Ondo), recognised by its ticker symbol $SHOPON, exploring its implications at the intersection of traditional finance and blockchain technology. As a part of Ondo Finance's tokenized securities platform, Shopify’s tokenized stock exemplifies advancements in democratizing access to global capital markets through innovative digital assets. Introduction and Overview of Shopify Tokenized Stock (Ondo) Shopify Tokenized Stock (Ondo), or $SHOPON, portrays a pivotal innovation in the realm of tokenized securities, allowing investors to gain economic exposure akin to directly owning shares of Shopify Inc. This token, developed under the umbrella of Ondo Finance, not only provides investors with the ability to hold digital representations of the company’s stock but also integrates features such as automatic reinvestment of dividends. This advancement represents a substantial shift in the landscape of decentralized finance (DeFi), linking conventional equity markets with blockchain solutions designed to enhance accessibility, transparency, and liquidity. By eliminating geographical barriers and enabling 24/7 trading capabilities, $SHOPON is positioned as a bridge connecting traditional financial instruments and the emerging Web3 ecosystem. What is Shopify Tokenized Stock (Ondo), $SHOPON? The $SHOPON token serves as a digital manifestation of Shopify Inc.'s shares, engineered to provide a direct correlation to the underlying asset's performance. Through the utilization of blockchain technology, the token gives holders a mechanism to participate in the economic benefits associated with equity ownership, including capital appreciation and dividend distribution. The unique aspect of $SHOPON lies in its automatic dividend reinvestment mechanism, which allows returns to compound without necessitating active management by the investor. This feature inherently enhances its attractiveness as an investment vehicle, particularly for individuals seeking passive income growth alongside exposure to high-performing equities. The tokenization process is facilitated by the custody of actual Shopify shares through regulated intermediaries, ensuring that every $SHOPON token is verifiably backed by real equity. This structure empowers investors with the dual advantages of both traditional financial characteristics and the innovative benefits tied to blockchain technology. Who is the Creator of Shopify Tokenized Stock (Ondo)? The creator of Shopify Tokenized Stock (Ondo), Nathan Allman, is an experienced figure in the finance sector, formerly associated with Goldman Sachs. His rich background includes significant expertise in digital asset development, bridging the gap between traditional finance and cryptocurrencies. Allman’s educational journey, marked by studies at Brown University, provided him with a deep understanding of economics and biology, equipping him with analytical skills that inform his strategic vision. In 2021, he founded Ondo Finance, committing to developing tokenized securities that meet institutional-grade standards while leveraging blockchain's transformative capabilities. Under Allman's leadership, Ondo Finance has focused on creating compliant and innovative financial products that empower a diverse investor base. Who are the Investors of Shopify Tokenized Stock (Ondo)? The investment landscape surrounding Shopify Tokenized Stock (Ondo) is notably robust, underpinned by significant institutional support. Primarily, Pantera Capital stands out as a strategic partner through the Ondo Catalyst initiative, a $250 million commitment aimed at accelerating the development of on-chain capital markets. This partnership not only signifies institutional confidence in the potential of tokenized assets but also reinforces Ondo Finance's operational capabilities and market positioning. The funding pathways have included earlier rounds that amassed millions in seed funding and further structural investments, solidifying relationships with both venture capital firms and private investors. Moreover, the financial framework is complemented by strategic partnerships with established financial institutions and technology companies, enhancing Ondo’s infrastructure and operational expertise. How Does Shopify Tokenized Stock (Ondo), $SHOPON Work? At the core of $SHOPON's operational framework is a sophisticated system integrating traditional finance mechanisms with blockchain technology. The custody of actual Shopify shares ensures that token holders retain authentic economic exposure, safeguarding their investments in line with recognized legal structures. The smart contracts employed in managing $SHOPON handle various functions, including automatic dividend reinvestment and ownership transfer, offering instant settlement and increased liquidity, marking a significant departure from conventional trading systems plagued by multi-day settlement delays. By providing interoperability with other decentralized finance applications, $SHOPON empowers holders with potentially lucrative opportunities for advanced investment strategies, including lending and automated market making. This complex integration presents a unique value proposition, catering to both traditional and crypto-native investors. The innovative structure of $SHOPON also allows for real-time settlements and transactions documented on the blockchain, delivering unparalleled transparency and security—a major advancement over standard equity trading practices. Timeline of Shopify Tokenized Stock (Ondo) March 2021: Nathan Allman establishes Ondo Finance, initially focusing on decentralized finance yield optimization. August 2021: Completion of a $4 million seed funding round led by Pantera Capital. January 2023: Launch of initial tokenized treasury security products, laying the groundwork for future equity tokenization. July 2025: Announcement of the Ondo Catalyst initiative, a strategic investment program valued at $250 million, aimed at propelling the development of tokenization in capital markets. September 3, 2025: Launch of Ondo Global Markets featuring over 100 tokenized U.S. stocks and ETFs, including $SHOPON. Technical Implementation and Blockchain Infrastructure Shopify Tokenized Stock (Ondo) operates on a technical architectural framework that marries blockchain protocols with traditional financial custody arrangements. The ecosystem leverages Ethereum's smart contract capabilities, providing seamless transaction management while ensuring compliance with regulatory standards through established financial custodians. Central to this architecture are security measures and transparent transaction records that affirm the legitimacy of each tokenholder's economic stake. With automated features managed by intricate smart contracts, $SHOPON not only streamlines ownership transfers but also allows for the tactical reinvestment of dividends—a hallmark of modern investment strategies. Moreover, the incorporation of LayerZero technology facilitates cross-chain interoperability, making $SHOPON accessible across multiple blockchain environments while preserving its functional robustness. This forward-thinking technical design positions $SHOPON as an adaptable asset within the larger DeFi milieu. Regulatory Framework and Compliance Architecture $SHOPON's regulatory framework is built upon the meticulous navigation of existing financial regulations that govern securities. The custody arrangements for the underlying Shopify shares are managed by U.S.-regulated broker-dealers, ensuring compliance and protection for investors. By maintaining a separation between the blockchain tokenization process and traditional custody, $SHOPON adheres to legal requirements while offering innovative functionalities that challenge conventional constraints. This dual-layered compliance approach enhances investor confidence and underscores Ondo Finance's commitment to regulatory integrity. Notably, the availability of $SHOPON is tailored to international investors from regions such as Asia-Pacific, Europe, and Africa, as regulatory parameters in the U.S. and U.K. present challenges in accessing tokenized securities. Market Access and Global Distribution Strategy The distribution strategy of $SHOPON is keenly designed to optimize global access while conforming to regulatory standards. The platform aims to establish comprehensive coverage for eligible investors across multiple regions, effectively dismantling traditional barriers through the implementation of blockchain technology. Integration with various cryptocurrency wallets and exchanges also promotes user-friendliness and accessibility, establishing a streamlined experience for investors to manage their holdings. Moreover, the 24/7 trading capabilities afforded by the tokenized model allow participants to react promptly to market shifts, fundamentally transforming how global equities are accessed and traded. Technology Integration and Cross-Chain Functionality The remarkable technological underpinnings of $SHOPON propagate its multi-chain functionality, set to expand its reach beyond Ethereum to networks such as Solana and BNB Chain. Such cross-chain capabilities allow users flexibility when navigating between blockchains, concurrently leveraging distinct network attributes to optimize their trading experience. LayerZero serves as the backbone for ensuring decentralized transfers between networks while providing the requisite security and speed, quintessential for maintaining investor trust. This comprehensive interoperability illustrates $SHOPON's commitment to being a versatile, user-centric asset in the evolving investment landscape. Ecosystem Integration and DeFi Compatibility Incorporating $SHOPON into broader DeFi protocols signifies its potential beyond traditional stock ownership. Token holders can leverage their holdings for various sophisticated strategies and applications, enhancing investment returns and liquidity management. By establishing a presence in lending protocols and automated trading systems, $SHOPON effectively democratizes access to advanced financial strategies previously limited to institutional investors. Such integration contributes to a more competitive and dynamic financial landscape, where individual investors can capitalize on tools typically reserved for larger entities. Risk Management and Security Framework Security remains paramount in the operational infrastructure of $SHOPON. The tokenization framework employs multiple layers of protection—beginning with regulated custody of the underlying Shopify shares. The operational protocols establish rigorous auditing, key management, and transaction monitoring standards, thus safeguarding against potential vulnerabilities. Moreover, meticulous adherence to evolving regulatory requirements provides an extra layer of security, fortifying investor protections and institutional compliance. Market Impact and Industry Implications The introduction of Shopify Tokenized Stock (Ondo) heralds a transformative shift in how financial markets operate, emphasizing the potential of tokenized securities to reshape traditional investment paradigms. The successful integration of $SHOPON encapsulates the efficiencies inherent in blockchain technology and opens avenues for new user demographics previously barred from extensive market participation. The impact extends beyond the immediate benefits to token holders, indicating broader trends that may challenge the status quo of investment services, particularly in addressing geographic restrictions and operational costs typically associated with traditional brokerage platforms. Undeniably, $SHOPON encapsulates the potential for traditional institutions to innovate further, leveraging the increasing demand for seamless blockchain access to complement existing financial infrastructure. Future Development Roadmap and Strategic Vision As Ondo Finance looks forward, the trajectory of $SHOPON rests on ambitious goals aimed at broadening the spectrum of available tokenized assets significantly. Over the next few years, plans are in place to expand to more than 1,000 tokenized securities, further enhancing market participation and investment options for individuals worldwide. Continued integration with traditional financial actors, development of specialized institutional products, and enhancements in automated trading capabilities will ensure that $SHOPON maintains its position at the forefront of financial innovation. Regulatory collaboration will also remain a focal point, establishing a framework that not only supports the compliance requirements but also promotes a healthy environment for tokenized asset proliferation. Conclusion and Market Significance In summary, Shopify Tokenized Stock (Ondo), represented by the ticker $SHOPON, is more than merely a tokenized equity offering; it embodies the innovation possible when traditional finance collides with modern blockchain applications. With a robust technical architecture, a commitment to compliance, and a clear strategic vision, $SHOPON exemplifies the potential for tokenized assets to enhance liquidity, accessibility, and functionality in capital markets. As the global investment landscape evolves, the transformative implications of $SHOPON extend beyond individual investors to revolutionize how financial instruments are perceived, traded, and utilized within both traditional and decentralized frameworks.

4.7k Total ViewsPublished 2025.12.05Updated 2025.12.05

What is SHOPON

Discussions

Welcome to the HTX Community. Here, you can stay informed about the latest platform developments and gain access to professional market insights. Users' opinions on the price of ARC (ARC) are presented below.

活动图片