Is CBDCs about Freedom or Control? Ripple CTO Speaks Out

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-29

Ripple’s Chief Technology Officer, David Schwartz, started a debate around central bank digital currencies (CBDCs) and how they might shape financial freedom. 

In a post on X, Schwartz explained that CBDCs are not inherently good or bad; it depends on how they are used. “If a CBDC creates more options for people who want to use it, that’s good. If it becomes an excuse to hamper other options more consistent with individual freedom, that’s bad,” he said.

Schwartz added that CBDCs could actually help people gain access to banking services when private institutions block them. The technology itself is not the problem. What matters is whether governments or banks use it to give people more choices or to limit them. Schwartz’s main point is that CBDCs can either help freedom or reduce it depending on usage.

Ripple’s Role in CBDCs

Ripple has been actively involved in CBDC projects for years. The company worked with countries like Palau, Bhutan, Montenegro, Georgia, and the U.K. on early tests. These projects helped improve Ripple’s XRP Ledger (XRPL). Now, XRPL can handle not only CBDCs but also stablecoins and tokenized deposits.

This experience led Ripple to launch RLUSD, a dollar-backed token. It is available on both XRPL and Ethereum. Its market value is now close to $790 million. Ripple also works with financial companies like DBS Bank and Franklin Templeton to support RLUSD.

Schwartz also wrote about the “war on cash.” He said that banks today can limit people’s freedom by closing accounts or controlling access to money. He compared it to being forced to eat only at approved restaurants, where people have no choice but to cook at home. He believes that CBDCs could fix some of these problems if used correctly.

What the Public and the World Think

However, the public opinion about CBDCs is mixed. On Reddit, people are worried about privacy, and government control. Some even mentioned the failed experiments in Finland, Kenya, and Nigeria as cautionary examples. Others warned that digital money controlled by central banks could cause economic problems.

Globally, central banks are moving forward with digital currencies. For instance, IMF chief Kristalina Georgieva said that digital fiat money is no longer just an idea but is becoming real. India’s central bank is already testing CBDCs for both local and international payments.

India’s central bank openly supports using CBDCs instead of stablecoins for international settlements, and retail and wholesale pilots are already underway.

The debate is no longer about whether CBDCs are coming, but how they will be used. Schwartz and Ripple show that this technology could either give people more choices or take them away, depending on its use.

Also Read: Ex-FTX US Head Launches Perpetual Futures Platform for Traditional Assets


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

OpenAI Meluncurkan Versi ChatGPT untuk Remaja

OpenAI telah meluncurkan versi ChatGPT terpisah untuk pengguna remaja di bawah 18 tahun. Produk ini dilengkapi dengan pengaturan keamanan yang diperkuat dan alat-alat edukasi, bertujuan mengurangi risiko bagi anak di bawah umur sekaligus mengatasi masalah kecurangan di sekolah. Fitur utama adalah "Mode Pembelajaran", yang memberikan petunjuk dan pertanyaan pemandu alih-alih jawaban jadi, mendorong remaja memahami topik sendiri. Sistem akan mengingatkan dan menawarkan beralih ke mode ini jika mendeteksi upaya menyontek. Orang tua dapat mengatur mode ini sebagai default dan memantau kemajuan belajar anak. Versi remaja ini secara default memiliki filter konten berbahaya dan tidak pantas. Orang tua mendapat alat kontrol termasuk notifikasi situasi berisiko, fungsi "jam tenang" untuk membatasi akses, dan pengelolaan pengaturan keamanan akun anak. OpenAI juga bermitra dengan CodeAI untuk membantu remaja memahami prinsip AI, menggunakannya dengan benar, dan bersikap kritis terhadap jawabannya. Peluncuran ini terjadi di tengah serangkaian gugatan hukum terkait kurangnya perlindungan bagi pengguna remaja di platform AI. ChatGPT, dengan 900 juta pengguna mingguan, sebelumnya belum memiliki mekanisme perlindungan khusus untuk remaja. Pertanyaan terbuka adalah seberapa efektif batasan baru ini, mengingat remaja sering kali kreatif dalam menghindari kontrol orang tua. Strategi OpenAI mengandalkan kombinasi penghalang teknis dan keterlibatan orang tua dalam pengawasan penggunaan AI oleh anak-anak.

cryptonews.ru1j yang lalu

OpenAI Meluncurkan Versi ChatGPT untuk Remaja

cryptonews.ru1j yang lalu

Analisis 13F 7 Dana Terbesar: Apa yang Dipikirkan Buffett, Duan Yongping, Li Lu, dan Dan Bin?

Analisis 13F Q2 2026: Strategi 7 Dana Top (Buffett, Duan Yongping, Li Lu, Dan Bin) Laporan 13F untuk kuartal kedua 2026 mengungkapkan pergerakan dana institusional besar. Warren Buffett (via Berkshire Hathaway) dan penerusnya, Greg Abel, melakukan pembelian bersih besar-besaran, dengan sorotan pada peningkatan signifikan di Alphabet (Google), mencerminkan pergeseran ke arah teknologi. Duquesne Family Office (Stanley Druckenmiller) melakukan rotasi dalam portofolio AI-nya, menjual beberapa saham semikonduktor untuk menambah eksposur ke TSMC, Amazon, dan kembali membeli saham China Baidu. Dua investor legendaris China, Duan Yongping (H&H International) dan Li Lu (Himalaya Capital), menunjukkan kesamaan: mengurangi sebagian saham teknologi yang telah naik tajam (seperti Nvidia) dan meningkatkan alokasi ke saham internet China, terutama Pinduoduo (PDD). Li Lu bahkan secara drastis membersihkan beberapa posisi di sektor keuangan dan energi. Cathie Wood (ARK Invest) agresif membeli SpaceX (SPCX) setelah IPO dan memperluas eksposur ke AI, energi nuklir, dan ilmu hayati. Sementara itu, Dan Bin (Oriental Harbor) melakukan perubahan radikal, hampir seluruh portofolionya dialihkan ke perangkat keras dan semikonduktor pendukung AI seperti Intel, Micron, dan AMD, sambil menjual saham seperti Apple dan Tesla. Konsensus utama: AI tetap menjadi tema sentral. Namun, terjadi pergeseran alokasi modal di sepanjang rantai nilainya, dari penjual "sekop" (perangkat keras/semikonduktor) menuju infrastruktur cloud dan potensi komersialisasi. Laporan ini memberikan gambaran tentang bagaimana investor top menilai tahap selanjutnya dari siklus AI.

Odaily星球日报1j yang lalu

Analisis 13F 7 Dana Terbesar: Apa yang Dipikirkan Buffett, Duan Yongping, Li Lu, dan Dan Bin?

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片