Sun Yuchen, pendiri Tron, menggugat World Liberty Financial (WLF) di pengadilan federal San Francisco setelah menginvestasikan $75 juta. Ia menuduh WLF menjadikannya "target utama skema penipuan" yang menyebabkan kerugian ratusan juta dolar. Sebagai imbalan investasinya, Sun hanya mendapat gelar penasihat, token yang dibekukan, dan gugatan hukum. WLF, yang dikaitkan dengan keluarga Trump, dituduh menggunakan token WLFI dan stablecoin USD1 sebagai "mesin profit" pribadi, dengan 75% penjualan token mengalir ke keluarga Trump. Investasi Sun membantu proyek yang awalnya gagal mengumpulkan $550 juta. Hubungan memburuk ketika Sun menolak permintaan investasi tambahan. Pada Agustus 2025, WLF menambahkan fungsi "blacklist" ke kontrak pintar token WLFI, membekukan token Sun senilai $107 juta tanpa pemberitahuan. WLF mengancam akan menghancurkan (burn) tokennya. Sun juga menyoroti transaksi yang mencurigakan, termasuk penggunaan platform DeFi Dolomite (yang dihubungkan dengan penasihat WLF) untuk meminjam terhadap token WLFI yang dijaminkan. Proposal "restrukturisasi governance" WLF pada April 2026 memaksa pemegang token menyetujui persyaratan baru atau token mereka dibekukan selamanya. Harga WLFI telah anjlok 84% dari puncaknya.
marsbit2026.04.23




