Tether Investments telah bergabung dalam putaran pendanaan €70 juta untuk Generative Bionics, sebuah perusahaan yang dipisahkan dari Italian Institute of Technology.
Menurut pengumuman tersebut, langkah ini bertujuan untuk mempercepat pekerjaan pada robot humanoid dan sistem AI Fisik yang dibangun untuk penggunaan industri.
Kesepakatan ini membawa modal swasta ke proyek yang tumbuh dari dua dekade penelitian universitas dan tim insinyur yang besar.
Akar Penelitian Generative Bionics
Berdasarkan laporan, Generative Bionics mengambil inspirasi langsung dari dua dekade kerja robotika di IIT. Perusahaan tersebut mengklaim sekitar enam puluh prototipe humanoid canggih dikembangkan dan diuji selama periode itu.
Perusahaan telah mengumpulkan sekitar 70 insinyur dan ilmuwan AI dari IIT ke dalam tim inti teknisnya. Tim tersebut dikatakan membawa pengalaman gabungan lebih dari 600 tahun dalam robotika fisik dan pekerjaan AI terkait. Perusahaan juga memegang lisensi eksklusif untuk teknologi kunci yang dibuat di institut tersebut.
Tether Invests in Generative Bionics as Part of Funding Round to Advance Intelligent “Made in Italy” Humanoid Robots
🤖 Baca selengkapnya:https://t.co/q5PHCV3zvy
— Tether (@Tether_to) 8 Desember 2025
Rencana Untuk Produksi Dan Penggunaan Lapangan
Pendanaan Tether akan mendukung pengembangan AI tepi (edge AI), validasi industri, dan fasilitas produksi pertama. Generative Bionics sedang mempersiapkan program penyebaran industri awal yang diharapkan diumumkan pada awal 2026.
Laporan menunjukkan perusahaan bermaksud menempatkan robot di manufaktur, logistik, perawatan kesehatan, ritel, dan area lain di mana mesin mirip manusia dapat membantu tugas-tugas yang berulang atau berisiko. Konsep humanoid penuh pertama dari Generative Bionics dijadwalkan muncul di CES di Las Vegas.
Bagaimana Ini Sesuai Dengan Strategi Lebih Luas Tether
Tether Investments, yang berbasis di El Salvador, menyatakan menggunakan keuntungan dan cadangannya untuk mendukung teknologi yang menghubungkan sistem digital dengan infrastruktur fisik.
Langkah-langkah terbaru perusahaan termasuk mendanai pekerjaan pada antarmuka otak-komputer melalui Blackrock Neurotech dan bekerja sama dengan Northern Data dan Rumble untuk membangun jaringan komputasi global 20.000-GPU untuk pengembangan AI yang terbuka dan berfokus pada privasi.
Menurut pengumuman tersebut, kesepakatan Generative Bionics adalah bagian dari dorongan yang lebih luas ke dalam sistem fisik yang melengkapi perangkat lunak dan komputasi.
Investasi ini juga menandakan pergeseran oleh perusahaan besar yang terkait dengan stablecoin ke dalam taruhan industri jangka panjang. Tether menyajikan ini sebagai cara untuk memperluas jangkauannya di luar alat keuangan dan ke area yang dapat memberikan utilitas praktis di dunia nyata.
Meski demikian, para kritikus akan menunjukkan bahwa robotika membutuhkan modal yang besar, dan mengubah prototipe penelitian menjadi mesin yang andal dan tersertifikasi untuk tempat kerja sehari-hari adalah sulit dan lambat.
Potensi Pasar Dan Risiko
Analis yang dikutip dalam pengumuman memperkirakan sektor robotika humanoid dapat melampaui €200 miliar pada tahun 2035 dan dapat mencapai hingga €5 triliun pada tahun 2050.
Angka-angka tersebut menunjukkan mengapa pemerintah, universitas, dan kelompok swasta berlomba-lomba mengkomersialkan robot canggih.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView








