# Artikel Terkait Upbit

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Upbit", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Saham Korea Anjlok dan Buat Investor Ritel Mundur? Volume Perdagangan Upbit Melonjak 436% dalam Sehari, Dana Kembali Cepat ke Kripto

**Ringkasan (Bahasa Indonesia):** Pasar saham Korea Selatan (KOSPI) mengalami penurunan tajam pada 13 Juli, dengan indeks turun lebih dari 20% dari puncaknya. Saham-saham besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix anjlok hingga lebih dari 7% dan 12%. Volatilitas yang tinggi ini memicu mekanisme penghentian perdagangan sementara (*sidecar*) untuk ke-18 kalinya tahun ini. Sementara itu, data dari Coingecko menunjukkan arus modal yang berlawanan ke pasar kripto. Volume perdagangan di bursa kripto terbesar Korea, Upbit, melonjak 436% dalam 24 jam menjadi US$41,2 miliar. Aset kripto dengan volume perdagangan tertinggi adalah Bitcoin, XRP, ETH, T (Threshold Network), dan BLAST. Analis menghubungkan fenomena ini dengan kecenderungan investor ritel Korea (terutama kelompok usia 40-50 tahun) untuk memindahkan dana dari pasar saham yang bergejolak ke pasar kripto, terutama ke aset seperti XRP. Pola "efek jungkat-jungkit" ini telah terlihat beberapa kali sebelumnya: ketika KOSPI anjlok, volume perdagangan kripto melonjak. Sebelum lonjakan ini, pasar kripto Korea justru mengalami penurunan volume selama lima minggu berturut-turut. Dengan lebih dari 32% populasi Korea memiliki akun kripto, perpindahan dana skala besar antara pasar saham dan kripto menjadi ciri khas pasar keuangan negara ini. Namun, perlu diwaspadai bahwa arus masuk dana ke kripto ini bisa cepat surut jika pasar saham Korea menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

marsbit07/13 08:29

Saham Korea Anjlok dan Buat Investor Ritel Mundur? Volume Perdagangan Upbit Melonjak 436% dalam Sehari, Dana Kembali Cepat ke Kripto

marsbit07/13 08:29

Samsung Securities Bertaruh pada Upbit, Modal Keuangan Korea Merangkul Crypto Secara Menyeluruh

Penulis: Winnie, CryptoPulse Labs Pada 28 Mei, Samsung Securities mengumumkan akan mengakuisisi sekitar 2% saham Dunamu, operator platform perdagangan crypto terbesar Korea Selatan Upbit, dengan nilai sekitar 306,37 triliun won (sekitar $203 juta). Investasi ini bukan sekadar investasi keuangan biasa, melainkan menandakan potensi pergeseran mendalam dalam sistem keuangan Korea, menyusul sinyal dari regulator mengenai kemungkinan pelonggaran kebijakan pemisahan antara institusi keuangan dan industri aset virtual ("pemisahan keuangan-crypto"). Langkah Samsung Securities ini dipandang sebagai upaya untuk mengamankan posisi di pintu masuk keuangan digital generasi berikutnya sebelum kompetisi memanas. Korea Selatan memiliki pasar crypto yang sangat aktif dengan partisipasi tinggi dari kaum muda, dan Upbit mendominasi pangsa pasar. Namun, institusi keuangan tradisional sebelumnya terhambat untuk terlibat lebih dalam karena regulasi. Investasi ini mencerminkan kecemasan lembaga keuangan tradisional terhadap perubahan lanskap keuangan, di mana platform crypto seperti Upbit berevolusi dari sekadar tempat trading menjadi infrastruktur keuangan baru yang mencakup aset digital, pembayaran, dan kemungkinan produk seperti sekuritas tokenisasi dan ETF digital di masa depan. Artikel ini juga menyoroti tren serupa di AS, di mana Wall Street mulai mengadopsi crypto, dan memprediksi bahwa Korea Selatan dapat mengikuti jalur serupa: masuknya lembaga keuangan tradisional ke industri aset virtual, transformasi platform crypto menjadi platform keuangan komprehensif, dan potensi Korea menjadi pusat keuangan berbasis rantai blok (on-chain) di Asia. Kesimpulannya, investasi Samsung Securities ke Upbit bukan hanya akuisisi saham, tetapi lebih seperti pembelian tiket untuk memasuki tatanan keuangan digital masa depan Korea, di mana garis antara keuangan tradisional dan crypto semakin kabur menuju integrasi penuh ke dunia on-chain.

marsbit05/29 01:32

Samsung Securities Bertaruh pada Upbit, Modal Keuangan Korea Merangkul Crypto Secara Menyeluruh

marsbit05/29 01:32

Dari 'Premium Kimchi' hingga Penertiban Bithumb: Membaca Situasi Terkini Pasar Kripto Korea

Ringkasan: Pasar kripto Korea Selatan, dengan volume perdagangan terbesar kedua di dunia dalam mata uang fiat, sedang mengalami perubahan struktural signifikan. Insiden penangguhan operasi Bithumb selama enam bulan oleh regulator finansial pada Maret 2025 bukan sekadar masalah kepatuhan, tetapi peristiwa yang mengganggu likuiditas dan mekanisme penemuan harga. Korea Selatan menyumbang hampir 30% dari perdagangan global kripto-fiat, dengan sekitar sepertiga populasi dewasa memegang aset digital. Pasar ini sangat dipengaruhi oleh kontrol modal, konsentrasi pertukaran (Upbit dan Bithumb menguasai 96% volume), dan hambatan bahasa, menciptakan asimetri informasi. Peristiwa seperti pengumuman darurat militer oleh Presiden Yoon pada Desember 2024 menyebabkan dislokasi pasar drastis—harga Bitcoin di Korea anjlok 30% sementara harga global hanya turun 2%, menciptakan peluang arbitrase singkat. "Premium Kimchi", selisih harga kripto di KRW vs USD, adalah sinyal utama tekanan modal struktural, bukan hanya sentimen retail. Namun, penangguhan Bithumb mengonsentrasikan likuiditas ke Upbit, mengurangi efektivitas sinyal premium ini. Dislokasi pasar Korea menjadi lebih sulit diprediksi tetapi tetap asimetris, menguntungkan pelaku pasar yang memantau sumber informasi lokal secara langsung. Pola ini diperkirakan terus berlanjut seiring dengan penguatan infrastruktur stablecoin global.

marsbit04/04 10:39

Dari 'Premium Kimchi' hingga Penertiban Bithumb: Membaca Situasi Terkini Pasar Kripto Korea

marsbit04/04 10:39

活动图片