Mengapa Ladang Kripto di Georgia Menjadi Bahan Perdebatan Sistem Energi
Politikus oposisi dan mantan Presiden Bank Nasional Georgia, Roman Gotsiridze, menyatakan bahwa peternakan kripto (crypto farms) di Georgia menciptakan beban berbahaya bagi sistem energi negara. Menurutnya, bisnis ini hampir tidak memberikan kontribusi pada anggaran negara dan bertahan hanya karena keistimewaan pajak serta tarif listrik yang diberikan.
Gotsiridze menekankan bahwa meskipun cryptocurrency dan penambangannya (mining) tidak harus dilarang jika beroperasi dalam kondisi normal, situasi di Georgia berbeda. Perusahaan penambangan kripto dibebaskan dari pajak dan mendapatkan listrik dengan harga preferensial. Ia memperkirakan peternakan kripto mengonsumsi sekitar 6% dari total produksi listrik Georgia, atau sekitar 1 miliar kilowatt-jam per tahun—setara dengan konsumsi tahunan kota Batumi. Beban ini konstan sepanjang tahun dan diduga berkontribusi pada meningkatnya gangguan infrastruktur energi.
Politikus tersebut juga menuduh bahwa di balik peternakan kripto terbesar, seperti yang ada di distrik Gldani, terdapat koneksi dengan klan bisnis partai penguasa "Georgia Dream". Oleh karena itu, Gotsiridze menyerukan pelarangan segera penambangan kripto di zona industri bebas, alih-alih hanya melakukan penyesuaian aturan, karena menurutnya industri ini mengonsumsi sumber daya besar dengan imbalan yang minimal bagi negara.
cryptonews.ru10j yang lalu