# Artikel Terkait On-Chain

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "On-Chain", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

TVL, Volume, Open Interest: Bagaimana Menggunakan Data DeFi untuk Menemukan Proyek Potensial Berikutnya?

Penulis: Patrick Scott | Dynamo DeFi Diterjemahkan: Deep Tide TechFlow Analisis aset kripto kini bergeser ke data on-chain, bukan hanya grafik dan narasi. Data fundamental on-chain memberikan transparansi real-time yang revolusioner dibanding laporan keuangan tradisional yang triwulanan. Artikel ini merangkum kerangka analisis utama untuk menemukan proyek DeFi potensial menggunakan data dari platform seperti DefiLlama. **Mengapa Data DeFi Penting?** Data on-chain memberikan keunggulan struktural: transparansi real-time dan akses langsung ke data keuangan protokol, memungkinkan deteksi dini tren (seperti pertumbuhan Polymarket dan HYPE) sebelum menjadi narasi pasar. **Indikator Inti:** 1. **TVL (Total Value Locked):** Nilai total aset yang dikunci di protokol (mirip AUM di TradFi). Perlu dikombinasikan dengan metrik lain karena dipengaruhi harga aset dan tidak mengukur aktivitas. 2. **Biaya, Pendapatan, Pendapatan Pemegang Token:** * **Biaya (Fees):** Total yang dibayar pengguna (Pendapatan Kotor). * **Pendapatan (Revenue):** Bagian biaya yang disimpan protokol (Pendapatan Kotor protokol). * **Pendapatan Pemegang (Holders Revenue):** Bagian pendapatan yang didistribusikan ke pemegang token (dividen/buyback). 3. **Volume:** Volume perdagangan di DEX atau platform perpetual. Menunjukkan partisipasi pasar. Tren pangsa pasar lebih penting dari volume absolut. 4. **Open Interest (OI):** Nilai total posisi derivatif yang belum ditutup. Mengukur likuiditas dan dapat anjlok saat volatilitas tinggi. 5. **Stablecoin Market Cap:** Total nilai stablecoin di suatu jaringan. Indikator kuat aliran modal masuk/keluar riil (bukan karena fluktuasi harga). 6. **Pendapatan & Biaya Aplikasi:** Pendapatan dan biaya yang dihasilkan semua dApp di suatu blockchain (tidak termasuk stablecoin, staking, gas). Seperti "PDB" untuk mengukur aktivitas ekonomi riil. **Cara Menganalisis:** 1. **Prioritaskan Pertumbuhan Stabil:** Cari pertumbuhan berkelanjutan (bulanan) dalam pendapatan/aktivitas, bukan spike sementara. 2. **Gabungkan Metrik Stok & Aliran:** * **Stok (Stock):** TVL, OI, Stablecoin MC (uang yang disimpan). * **Aliran (Flow):** Fees, Revenue, Volume (aktivitas). Keduanya harus tumbuh untuk konfirmasi pertumbuhan sehat. 3. **Pertimbangkan Insentif & Unlock Token:** Unlock token menciptakan tekanan jual. Periksa jadwal unlock dan bandingkan pendapatan dengan insentif token yang diberikan ("Earnings" di DefiLlama). **Kesimpulan:** Data on-chain adalah filter powerful. Dengan menganalisis indikator ini secara cermat (pertumbuhan stabil, kombinasi stok/aliran, dampak tokenomics), investor dapat mengidentifikasi proyek DeFi berpotensi sebelum pasar menyadarinya.

marsbit01/08 05:07

TVL, Volume, Open Interest: Bagaimana Menggunakan Data DeFi untuk Menemukan Proyek Potensial Berikutnya?

marsbit01/08 05:07

活动图片