Meta Juga Ikut Berjualan ‘Sekop’: Model Bisa Lambat, GPU Harus Untung
Meta menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan model AI, termasuk pembatasan penggunaan Gemini oleh Google dan kemajuan teknologi agen AI yang lebih lambat dari perkiraan. Sebagai respons, perusahaan mempertimbangkan rencana alternatif: menjual kelebihan kapasitas komputasi AI-nya kepada klien eksternal melalui layanan "Meta Compute".
Meta memiliki infrastruktur komputasi yang besar, dengan kapasitas data center yang signifikan. Sumber daya ini dapat dialokasikan untuk pelatihan model internal seperti Muse Spark dan Watermelon (yang diklaim setara dengan GPT-5.5), meningkatkan sistem rekomendasi iklan, atau disewakan dengan harga premium seperti yang dilakukan SpaceX. Selain itu, Meta berencana menjadi platform untuk model pihak ketiga, berpotensi menampung model seperti Claude dari Anthropic, yang dapat dijual sebagai layanan.
Langkah ini didorong oleh biaya pengembangan model yang sangat tinggi dan tekanan untuk menghasilkan pendapatan dari investasi infrastruktur. Meskipun Meta tetap berkomitmen pada tujuan jangka panjangnya menciptakan kecerdasan super umum (ASI), penjualan daya komputasi menawarkan aliran pendapatan yang lebih langsung dan mudah dipahami pasar.
marsbit07/06 01:21