Vibe Coding Salah Bakar Token Rp 8,6 Miliar, Ia Balas Olok-olokan dengan Meraup Untung Rp 7 Triliun
Seorang karyawan di perusahaan fintech Slash mencoba "Vibe Coding" dan dikabarkan menghabiskan token AI senilai $81.267 (sekitar Rp 550 juta) untuk membuat game FPS pixel sederhana bertajuk "Brainrot Shooter". Insiden yang awalnya dianggap sebagai kesalahan besar dan bahan cemoohan justru berubah menjadi keberuntungan.
Game tersebut dirilis secara terbuka dan dalam 48 jam berhasil menarik hampir 7.000 pemain dengan total waktu bermain lebih dari 8.900 jam. Tiga merek bahkan menawarkan kerja sama iklan. Lebih mengejutkan lagi, sang karyawan, Nicolas Brilliante, kemudian mengklaim bahwa game tersebut telah membawa tambahan dana kelolaan (AUM) senilai $100 juta bagi perusahaan.
Pada akhirnya, terungkap bahwa cerita tagihan $81.267 itu adalah bagian dari strategi pemasaran. Biaya pengembangan game yang sebenarnya hanya sekitar $80-$200. Seluruh drama tersebut ternyata adalah kampanye "Vibe Marketing" yang sangat sukses, mengubah insiden memalukan menjadi publisitas besar yang mendongkrak kesadaran dan aset perusahaan.
marsbit07/06 04:28