HashKey Anjlok pada Hari Pertama Perdagangan, 'Coinbase dari Timur' Belum Terwujud
HashKey Holdings, perusahaan induk bursa crypto terkemuka di Hong Kong, resmi melantai di Bursa Efek Hong Kong (kode: 03887) pada 17 Desember dengan harga IPO HK$ 6,68 per saham. Namun, sahamnya anjlok di bawah harga penawaran pada hari pertama perdagangan, sempat menyentuh HK$ 6,12, dan ditutup di HK$ 6,67.
Meskipun IPO HashKey mendapat sambutan hangat dengan oversubscribed 393,7 kali di bagian penawaran publik, performa sahamnya mengecewakan banyak investor. Analisis menunjukkan bahwa antusiasme berlebihan terhadap "saham crypto pertama Hong Kong" dan narasi "Coinbase-nya Timur" mungkin tidak sejalan dengan realitas bisnis.
HashKey masih menghadapi tantangan operasional, termasuk kerugian finansial selama 4 tahun berturut-turut, jumlah pengguna yang relatif kecil (138.000 pengguna terdaftar), dan volume perdagangan harian yang hanya sekitar jutaan dolar AS. Perbandingan dengan Coinbase, yang memiliki puluhan juta pengguna dan volume miliaran dolar sebelum IPO, dianggap tidak akurat.
Di balik layar, peran penting pemegang saham utama HashKey, Lu Weiding (Ketua Wanxiang Group dan tokoh berpengaruh di sektor finansial Tiongkok), dianggap sebagai faktor kunci yang memungkinkan kelancaran IPO ini. Status politik dan koneksinya memberikan daya dukungan kuat yang mungkin tidak dapat direplikasi oleh perusahaan crypto lainnya.
Oleh karena itu, meski dianggap sebagai tonggak sejarah bagi industri crypto di Hong Kong, HashKey kemungkinan akan menjadi contoh yang孤例 (contoh tunggal) untuk waktu yang cukup lama, dan bukan pertanda dibukanya pintu bagi perusahaan sejenis untuk mengikuti jejaknya di pasar modal Hong Kong.
Odaily星球日报12/17 12:08