# Artikel Terkait Kripto

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kripto", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Paradigm Investasi Perusahaan Brasil untuk Pertama Kalinya, Apa Logika di Baliknya?

Paradigm, firma investasi ternama, baru saja melakukan investasi pertamanya di Brasil dengan memimpin putaran pendanaan Seri A senilai $13,5 juta untuk Crown, perusahaan stablecoin asal Brasil yang menawarkan stablecoin BRLV yang dipatok pada mata uang real Brasil. Ini adalah investasi pertama Paradigm di perusahaan Brasil, menunjukkan keyakinan terhadap pasar dan tim di balik Crown. Crown, yang juga mendapat pendanaan seed $8,1 juta dua bulan sebelumnya, memiliki tim pendiri yang berpengalaman, termasuk mantan eksekutif dari perusahaan fintech Xerpa dan bank digital Nubank yang sukses. Meskipun volume perdagangan BRLV masih relatif kecil saat ini, nilai investasi ini terletak pada potensi pertumbuhan di pasar Brasil yang dinamis. Alasan di balik investasi ini mencakup beberapa faktor. Brasil adalah pasar fintech dan crypto yang berkembang pesat, dengan adopsi crypto peringkat kelima secara global. Sistem pembayaran instan Pix yang dipimpin bank sentral telah mendorong inklusi keuangan dan adopsi digital. Selain itu, stablecoin seperti BRLV menawarkan keuntungan praktis seperti pembayaran lintas batas, akses ke ekosistem DeFi, dan potensi penghasilan bunga dari obligasi pemerintah Brasil dengan imbal hasil tinggi (~15%), yang dapat dibagikan kepada pemegang stablecoin. Dengan kombinasi tim yang kuat, lingkungan regulasi yang mendukung, dan kebutuhan pasar yang jelas untuk solusi keuangan modern, Paradigm melihat peluang strategis untuk mendukung pengembangan stablecoin lokal di ekonomi terbesar di Amerika Latin.

比推12/17 12:53

Paradigm Investasi Perusahaan Brasil untuk Pertama Kalinya, Apa Logika di Baliknya?

比推12/17 12:53

HashKey Anjlok pada Hari Pertama Perdagangan, 'Coinbase dari Timur' Belum Terwujud

HashKey Holdings, perusahaan induk bursa crypto terkemuka di Hong Kong, resmi melantai di Bursa Efek Hong Kong (kode: 03887) pada 17 Desember dengan harga IPO HK$ 6,68 per saham. Namun, sahamnya anjlok di bawah harga penawaran pada hari pertama perdagangan, sempat menyentuh HK$ 6,12, dan ditutup di HK$ 6,67. Meskipun IPO HashKey mendapat sambutan hangat dengan oversubscribed 393,7 kali di bagian penawaran publik, performa sahamnya mengecewakan banyak investor. Analisis menunjukkan bahwa antusiasme berlebihan terhadap "saham crypto pertama Hong Kong" dan narasi "Coinbase-nya Timur" mungkin tidak sejalan dengan realitas bisnis. HashKey masih menghadapi tantangan operasional, termasuk kerugian finansial selama 4 tahun berturut-turut, jumlah pengguna yang relatif kecil (138.000 pengguna terdaftar), dan volume perdagangan harian yang hanya sekitar jutaan dolar AS. Perbandingan dengan Coinbase, yang memiliki puluhan juta pengguna dan volume miliaran dolar sebelum IPO, dianggap tidak akurat. Di balik layar, peran penting pemegang saham utama HashKey, Lu Weiding (Ketua Wanxiang Group dan tokoh berpengaruh di sektor finansial Tiongkok), dianggap sebagai faktor kunci yang memungkinkan kelancaran IPO ini. Status politik dan koneksinya memberikan daya dukungan kuat yang mungkin tidak dapat direplikasi oleh perusahaan crypto lainnya. Oleh karena itu, meski dianggap sebagai tonggak sejarah bagi industri crypto di Hong Kong, HashKey kemungkinan akan menjadi contoh yang孤例 (contoh tunggal) untuk waktu yang cukup lama, dan bukan pertanda dibukanya pintu bagi perusahaan sejenis untuk mengikuti jejaknya di pasar modal Hong Kong.

Odaily星球日报12/17 12:08

HashKey Anjlok pada Hari Pertama Perdagangan, 'Coinbase dari Timur' Belum Terwujud

Odaily星球日报12/17 12:08

活动图片