# Artikel Terkait kecelakaan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "kecelakaan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

1,2 Juta Orang Antre untuk Likuidasi: Perjudian Nasional Investor Ritail Korea Akhirnya Kolaps

Tahun 2026, pasar modal Korea Selatan mengalami keruntuhan dramatis dengan Indeks KOSPI jatuh ke pasar beruang dan memicu *circuit breaker* (penghentian perdagangan) sebanyak 7 kali hanya dalam beberapa minggu. Lebih dari 1,2 juta akun margin ritel berada di ambang likuidasi, dengan sekitar 400.000 akun dilikuidasi sepenuhnya. Kaum muda berusia 20-30 tahun merupakan 62% dari korban, banyak yang menggunakan ETF leverage 2x yang terikat pada saham raksasa semikonduktor Samsung Electronics dan SK Hynix. Penyebab utama krisis ini adalah struktur pasar yang sangat terkonsentrasi, di mana dua perusahaan semikonduktor tersebut mencakup 60% bobot KOSPI. Demam investasi ritel, didorong oleh tekanan ekonomi seperti harga properti yang tinggi, memicu permintaan besar untuk produk leverage berisiko tinggi. ETF leverage, yang baru disetujui tahun itu, memperburuk situasi. Mekanisme "rebalancing harian" mereka memaksa penjualan besar-besaran saat harga turun, memicu spiral kematian: penjualan ETF → likuidasi akun margin → harga jatuh lebih dalam → lebih banyak penjualan ETF. Regulator terlambat bertindak, baru menangguhkan persetujuan ETF leverage saham tunggal setelah kerugian masif terjadi. Peristiwa ini menyoroti bahaya inovasi keuangan tanpa lindung nilai risiko yang memadai dan bagaimana spekulasi massal dapat mengubah pasar menjadi meja judi, dengan konsekuensi yang menghancurkan bagi investor biasa.

marsbit07/20 11:42

1,2 Juta Orang Antre untuk Likuidasi: Perjudian Nasional Investor Ritail Korea Akhirnya Kolaps

marsbit07/20 11:42

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

Penulis: Rasheed Saleuddin | Disusun oleh: Deep Tide TechFlow Setahun setelah kebangkrutan perusahaan perbendaharaan aset digital (DAT) yang merugikan investor awal hingga 99%, skema serupa telah kembali. Kali ini, mereka membungkus saham SpaceX dan token HYPE. Kelompok Triller mengumumkan diri sebagai "perusahaan perbendaharaan SpaceX" pertama, mendorong kapitalisasi pasarnya melonjak. Sementara itu, perusahaan lama LGHL beralih dari memegang aset kripto seperti SOL ke token HYPE. Fenomena ini mengulangi siklus "Bitcoin yield" yang dipelopori MicroStrategy (MSTR), di mana saham perusahaan diperdagangkan dengan premi besar di atas nilai aset Bitcoin yang mereka pegang. Namun, banyak peniru seperti TwentyOne, Metaplanet, dan Nakamoto mengalami kerugian dahsyat hingga 95% atau lebih dari puncaknya, menghancurkan kekayaan investor. Skema ini tidak memiliki dasar fundamental karena investor dapat membeli Bitcoin langsung atau melalui ETF yang murah. Premi DAT didorong oleh teori "greater fool", spekulasi, dan perasaan bahwa sistem tradisional tidak adil, sehingga menarik spekulan yang mencari keuntungan cepat. Sayangnya, penawaran manipulatif "pump and dump" ini terus ada karena ada permintaan dari spekulan. Sejarah terulang, dan seperti gelembung tulip pada 1637, kegilaan ini berakhir dengan kerugian besar bagi investor biasa, sementara pihak dalam mengambil keuntungan. Pesan intinya: skema "pump and dump" bukan celah, melainkan produk itu sendiri bagi pelakunya.

marsbit06/29 03:44

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

marsbit06/29 03:44

活动图片