Insinyur Ripple Ungkap Alasan Kegagalan Proyek Codius Bertahun-tahun Lalu
Seorang mantan insinyur senior Ripple, Steven Zeiler, mengungkapkan alasan kegagalan proyek Codius, platform komputasi terdesentralisasi. Menurutnya, proyek ini tidak memiliki token asli yang dapat memberikan insentif bagi pengguna awal, berbeda dengan Ethereum yang sukses berkat token ETH. Zeiler menekankan bahwa aset kripto native sangat penting untuk memberi imbalan kepada pengambil risiko dan membangun momentum.
Namun, validator XRP Ledger (XRPL) bernama Vet membantah klaim ini. Ia menyatakan bahwa Codius sengaja dirancang tanpa token agar bersifat token-agnostic melalui Interledger Protocol, tanpa ICO atau keuntungan insider. Beberapa anggota komunitas menanggapi dengan menyebutkan bahwa proyek ini tetap gagal dan mungkin membutuhkan komponen tambahan.
Perdebatan juga menyangkut pergeseran fokus proyek ke XRP, meski Vet menegaskan bahwa XRP selalu dimaksudkan sebagai lapisan penyelesaian. Mantan CTO Ripple, Joel Schwartz, disebut pernah berupaya menghidupkan kembali Codius pada 2023, tetapi tidak ada kabar lanjutan sejak ia mengundurkan diri pada September 2025.
bitcoinist03/10 22:05