Kekhawatiran Resesi Meningkat saat Bitcoin Berfluktuasi di $70K – Apakah Rally H2 Terbentuk?
Kekhawatiran resesi meningkat saat Bitcoin bergerak di sekitar level $70.000, menciptakan volatilitas tinggi di pasar. Konflik Timur Tengah dan penolakan Iran terhadap proposal perdamaian AS memperburuk ketidakpastian makro, sementara harga minyak dan emas juga mengalami gejolak.
Analis seperti CEO BlackRock Larry Fink memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak dapat memicu resesi dengan menekan permintaan dan meningkatkan pengangguran. Namun, Chief Economist Peter Schiff memperkirakan pemotongan suku bunga dapat menjadi solusi, yang mungkin membuka peluang bagi trader Bitcoin.
Data menunjukkan investor jangka panjang terus mengakumulasi Bitcoin, dengan 80.000 BTC keluar dari exchange dan cadangan mencapai titik terendah dalam beberapa tahun. Di sisi lain, Tether Gold (XAUT) mencatat volume perdagangan tertinggi, menandakan para trader juga berburu aset safe-haven.
Singkatnya, meski volatilitas jangka pendek mendorong pergerakan spekulatif, akumulasi Bitcoin dan antisipasi pemotongan suku bunga dapat membentuk dasar untuk rally potensial pada paruh kedua tahun ini.
ambcrypto03/26 16:03