Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure menyerukan pengembangan lebih banyak stablecoin yang dipatok dengan Euro. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Uni Eropa dan AS, karena UE berupaya melemahkan dominasi AS atas sistem pembayarannya.
Stablecoin Euro: Dorongan Eropa untuk Kemerdekaan Finansial
Stablecoin merupakan jenis cryptocurrency unik dengan nilai tetap yang dipatok ke mata uang fiat. Meskipun stablecoin berbacking fiat lainnya ada, stablecoin yang didenominasi dolar AS seperti USDT dan USDC sangat mendominasi pasar, mencerminkan peran dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia. Patut dicatat, stablecoin yang dipatok dolar AS ini diproyeksikan untuk ekspansi jangka panjang setelah Presiden Donald Trump menandatangani UU GENIUS pada Juli 2025, sehingga memberikan pagar pengaman yang diperlukan untuk partisipasi institusional.
Menurut laporan Reuters pada 17 April, Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure, dalam komentar yang direkam sebelumnya di sebuah konferensi kripto di Paris, menganjurkan agar lembaga perbankan Eropa mengembangkan lebih banyak stablecoin yang dipatok dengan euro, dengan mencatat bahwa volume mereka dibandingkan dengan rekan-rekan berbasis dolar AS "tidak memuaskan". Lescure memuji inisiatif Qivalis oleh beberapa bank Eropa tertentu, termasuk ING, UniCredit, dan BNP Paribas, yang bersama-sama mengembangkan stablecoin berbasis euro untuk diluncurkan pada semester kedua 2026, dengan tujuan memerangi dominasi dolar AS.
Menurut Reuters, advokasi untuk stablecoin Euro merupakan bagian dari upaya otoritas Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada penyedia non-Eropa, terutama mengingat hubungan tegang dengan AS, yang didorong oleh sengketa tentang pembagian beban keamanan dan pendekatan konflik global, antara lain isu-isu lainnya. Seiring dengan stablecoin Euro, Bank Sentral Eropa juga sedang mengembangkan digital euro, yaitu mata uang digital bank sentral, untuk memungkinkan bank utama memainkan perannya secara efektif dalam ekonomi digital yang terus berkembang.
Menurut data dari CoinMarketCap, total pasar stablecoin Euro bernilai $675,9 juta, dengan EURC sebesar $429,01 juta, yang menduduki peringkat sebagai pemimpin pasar yang tak terbantahkan. Sejalan dengan poin Lescure tentang advokasi, token berbacking Euro ini hanya menyumbang 0,207% dari pasar stablecoin global, yang bernilai $325,72 miliar.
Bank-Bank Eropa Harus Mempercepat Adopsi Blockchain – Lescure
Dalam pidato yang direkam sebelumnya, yang dirilis di Paris, Lescure juga mendorong bank-bank Eropa untuk mengeksplorasi deposit yang ditokenisasi. Untuk konteksnya, deposit yang ditokenisasi adalah representasi digital dari deposit bank tradisional yang diterbitkan dan dicatat di blockchain atau distributed ledger. Terdapat minat yang cukup besar terhadap produk blockchain ini di kalangan bank-bank global besar, termasuk JP Morgan, HSBC, dan Citi, yang semuanya menawarkan variasi deposit yang ditokenisasi. Lescure menasihati bank-bank Eropa untuk mengikuti tren ini dan memanfaatkan manfaat blockchain untuk sistem perbankan.
Gambar unggulan dari Monerium, grafik dari Tradingview






