Aktivitas stablecoin ERC20 sedang mengalami ekspansi struktural, dengan alamat aktif yang melonjak dari sekitar 85.000 pada Maret 2025 menjadi hampir 600.000 pada Maret 2026.
Pertumbuhan 600% ini mencerminkan lebih dari sekadar lonjakan sementara, karena aktivitas telah menunjukkan tren naik secara stabil sejak 2024. Seiring dengan meluasnya partisipasi, pola bergeser dari ledakan terisolasi menjadi penggunaan yang berkelanjutan, yang menunjukkan integrasi yang lebih dalam di seluruh jaringan.
Pada saat yang sama, kenaikan ini menandakan perubahan dalam fungsi.
Stablecoin bergerak melampaui pasangan perdagangan DeFi menuju infrastruktur transaksional. Akibatnya, arus semakin mencerminkan pembayaran, penyelesaian, dan transfer lintas batas daripada posisi spekulatif.
Namun, meningkatnya aktivitas juga menyiratkan ketergantungan yang lebih tinggi pada likuiditas stablecoin.
Karena penggunaan terkonsentrasi di sekitar aset-aset ini, mereka menjadi pusat pergerakan modal di seluruh pasar. Dinamika ini menunjukkan bahwa likuiditas kripto menjadi lebih efisien, sekaligus lebih sensitif terhadap siklus permintaan yang didorong oleh stablecoin.
Arus stablecoin bergeser seiring USDC meraih dominasi atas USDT
Arus stablecoin menunjukkan rotasi yang jelas dalam preferensi pasar, karena USD Coin [USDC] memimpin ekspansi pasokan year-to-date.
USDC menambahkan $4,5 miliar, menandai peningkatan terbesar di antara semua aset yang dilacak. Kenaikan ini mencerminkan arus masuk yang kuat selama periode volatil.
Tether [USDT] bergerak ke arah yang berlawanan, dengan pasokannya menyusut sekitar $2 miliar, menandakan arus keluar modal. Ketika divergensi ini terbentuk, hal ini menyoroti pergeseran menuju stabilitas yang dipersepsikan dan kejelasan regulasi.
Kesenjangan ini menunjukkan penggunaan yang berkembang melampaui sekadar penyimpanan likuiditas sederhana. Seiring dengan meluasnya volume, USDC memperkuat perannya dalam infrastruktur DeFi dan pembayaran.
Namun, konsentrasi ini juga menyiratkan bahwa likuiditas menjadi lebih terpusat. Seiring dengan berputarnya modal, ketergantungan pasar pada lebih sedikit stablecoin meningkat, membentuk bagaimana likuiditas mengalir di seluruh ekosistem yang lebih luas.
Arus stablecoin menunjukkan konsolidasi, bukan kapitulasi
Arus stablecoin mencerminkan pergeseran yang hati-hati namun seimbang, karena likuiditas bergerak menjauh dari bursa tanpa sepenuhnya keluar dari pasar. Cadangan Bursa berada di $65,37 miliar, turun 0,72% dalam 24 jam.
Arus Keluar Bersih mencapai lebih dari $485 juta, menandakan pergerakan menuju penyimpanan mandiri (self-custody). Hal ini menunjukkan bahwa modal sedang diparkir daripada digunakan secara aktif. Namun, pergeseran ini juga mengurangi tekanan jual langsung di bursa, yang dapat mendukung stabilitas harga.
Total pasokan stablecoin berada di $316,45 miliar, naik hanya 0,17% secara mingguan. USDT tumbuh 0,08% menjadi $184,1 miliar, sementara USDC turun 0,22% menjadi $79,1 miliar, menunjukkan permintaan yang beragam.
Keseimbangan ini menyiratkan bahwa likuiditas sedang berputar daripada berkembang, menjaga pasar tetap stabil dalam jangka pendek sementara momentum bergantung pada penempatan modal yang diperbarui.







