Penulis Asli: Garrett
Kompilasi Asli: Saoirse, Foresight News
Belakangan ini, beberapa analis terus membandingkan pergerakan harga Bitcoin saat ini dengan pola tahun 2022.
Memang, pergerakan harga jangka pendek keduanya mungkin terlihat mirip. Namun, dari perspektif jangka panjang, perbandingan ini sepenuhnya tidak masuk akal.
Baik dari pola harga jangka panjang, latar belakang makroekonomi, maupun komposisi investor serta struktur penawaran/permintaan dan kepemilikan, logika yang mendasarinya memiliki perbedaan fundamental.
Dalam analisis dan perdagangan pasar keuangan, kesalahan terbesar adalah hanya fokus pada kesamaan statistik permukaan jangka pendek, sambil mengabaikan faktor pendorong jangka panjang, makro, dan fundamental.
Latar Belakang Makroekonomi yang Sama Sekali Berbeda
Pada Maret 2022, AS tengah dilanda inflasi tinggi dan siklus kenaikan suku bunga, yang didorong oleh faktor-faktor seperti:
- Kelebihan likuiditas selama pandemi COVID-19;
- Efek berantai dari krisis Ukraina, yang lebih lanjut mendorong inflasi melonjak drastis.
Saat itu, suku bunga bebas risiko terus naik, likuiditas ditarik secara sistematis, dan kondisi keuangan terus mengencang.
Dalam lingkungan seperti itu, tujuan utama modal adalah menghindari risiko. Pergerakan Bitcoin yang kita saksikan pada dasarnya adalah pola distribusi di puncak (top distribution) selama siklus pengencangan.
Lingkungan makro saat ini justru sebaliknya:
- Konflik Ukraina terus mereda (sebagian karena upaya AS untuk menurunkan inflasi dan suku bunga);
- Indeks Harga Konsumen (CPI) dan suku bunga bebas risiko AS keduanya menunjukkan tren penurunan;
- Yang lebih penting, revolusi teknologi kecerdasan buatan (AI) sangat meningkatkan kemungkinan ekonomi memasuki siklus deflasi jangka panjang. Oleh karena itu, dalam siklus yang lebih besar, suku bunga telah memasuki fase penurunan;
- Bank sentral berbagai negara sedang menyuntikkan likuiditas kembali ke dalam sistem keuangan;
- Ini berarti modal saat ini menunjukkan karakteristik "selera risiko" (risk-on).
Dari grafik di bawah ini dapat dilihat bahwa sejak 2020, Bitcoin dan perubahan year-on-year CPI menunjukkan korelasi negatif yang jelas — dalam siklus kenaikan inflasi, Bitcoin cenderung turun; sedangkan dalam siklus perlambatan inflasi, Bitcoin cenderung naik.
Dalam konteks revolusi teknologi yang digerakkan AI, deflasi jangka panjang adalah kemungkinan besar — Elon Musk juga setuju dengan pandangan ini, yang semakin memperkuat argumen kami.
Dari grafik lain di bawah ini juga dapat ditemukan bahwa sejak 2020, korelasi Bitcoin dengan Indeks Likuiditas AS sangat kuat (kecuali deviasi data pada tahun 2024 karena masuknya dana ETF). Saat ini, Indeks Likuiditas AS telah menembus garis tren penurunan jangka pendek (garis putih) dan jangka panjang (garis merah) — tren kenaikan baru telah mulai terlihat.
Struktur Teknis yang Sangat Berbeda
- 2021-2022: Struktur "Puncak M" (M-top) level mingguan, pola seperti ini biasanya terkait dengan puncak pasar siklus panjang, yang akan menekan pergerakan harga untuk waktu yang cukup lama.
- 2025 (mempengaruhi pergerakan awal 2026): Level mingguan jatuh di bawah channel kenaikan (breaking down the rising channel). Dari sudut pandang probabilitas, ini lebih mungkin merupakan "jebakan bear" (bear trap) sebelum memantul kembali ke dalam channel.
Tentu saja, kita tidak dapat sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan pergerakan saat ini berkembang menjadi kelanjutan bear market ala 2022. Namun yang harus diperhatikan, kisaran $80.850-$62.000 telah mengalami konsolidasi dan pertukaran筹码 (chips/supply) skala besar.
Proses akumulasi筹码 (chips/supply) sebelumnya ini memberikan rasio risk-reward yang jauh lebih baik bagi posisi long — potensi kenaikan secara signifikan melebihi risiko penurunan.
Syarat untuk Mengulangi Bear Market Ala 2022?
Untuk mengulangi bear market seperti tahun 2022, beberapa syarat keras harus dipenuhi:
- Munculnya guncangan inflasi baru, atau krisis geopolitik besar dengan skala setara 2022;
- Bank sentral kembali menaikkan suku bunga, atau kembali menerapkan kebijakan pengurangan neraca kuantitatif (Quantitative Tightening/QT);
- Harga Bitcoin menunjukkan penurunan decisif dan berkelanjutan di bawah level kunci $80.850.
Sebelum semua kondisi ini terpenuhi, klaim bahwa pasar telah memasuki bear market struktural masih terlalu dini, dan merupakan penilaian spekulatif, bukan kesimpulan berdasarkan analisis rasional.
Struktur Investor yang Sangat Berbeda
- 2020-2022: Pasar didominasi oleh investor ritel, partisipasi institusi terbatas, terutama partisipasi institusi konfigurasi jangka panjang sangat rendah.
- Sejak 2023: Peluncuran ETF Bitcoin memperkenalkan "pemegang jangka panjang struktural", yang secara efektif mengunci sebagian pasokan Bitcoin, sangat mengurangi aktivitas perdagangan, dan secara signifikan menekan volatilitas.
Tahun 2023, baik dari tingkat makroekonomi maupun analisis kuantitatif, menandai titik balik struktural bagi Bitcoin sebagai aset.
Rentang volatilitas Bitcoin juga mengalami perubahan fundamental:
- Volatilitas Historis: 80%-150%
- Volatilitas Saat Ini: 30%-60%
Perubahan ini berarti sifat aset Bitcoin telah berubah secara fundamental.
Perbedaan Struktural Inti (Saat Ini vs 2022)
Perbedaan terbesar dalam struktur investor Bitcoin antara awal 2026 dan 2022 adalah: pasar telah beralih dari "dominan ritel, spekulasi leverage tinggi" ke "dominan institusi, kepemilikan jangka panjang struktural".
Pada tahun 2022, Bitcoin mengalami "bear market asli kripto" yang khas, pemicunya adalah panic selling oleh investor ritel dan likuidasi leverage berantai.
Saat ini, Bitcoin telah memasuki "era institusional" dengan kematangan yang jauh lebih tinggi, yang dicirikan oleh:
- Permintaan dasar yang stabil
- Sebagian pasokan terkunci untuk jangka panjang
- Volatilitas mencapai level institusional
Berikut adalah perbandingan inti yang dilakukan Grok berdasarkan data on-chain (seperti Glassnode, Chainalysis) dan laporan institusional (seperti Grayscale Investments, Bitwise, State Street) pada pertengahan Januari 2026 (saat harga Bitcoin berada di kisaran $90.000 - $95.000):













