Aktivitas paus Shiba Inu (SHIB) semakin intensif seiring dengan perpindahan aset para pemegang token besar dari bursa terpusat (CEX). Cadangan di bursa telah merosot ke level terendah sepanjang masa, sementara tingkat pembakaran SHIB meningkat secara dramatis, mengisyaratkan bahwa para investor ini mungkin sedang bersiap untuk pergerakan pasar yang signifikan. Perkembangan ini memunculkan pertanyaan apakah para paus sedang memposisikan diri menjelang potensi pemulihan pasar atau hanya memanfaatkan penurunan harga untuk mengakumulasi.
Paus Shiba Inu Melakukan Penarikan Besar-besaran dari Bursa
Shiba Inu mengalami perubahan drastis dalam perilaku paus, karena miliaran token SHIB baru-baru ini dipindahkan dari bursa kripto. Pergeseran ini terjadi di saat pasar kripto dan meme coin secara luas menghadapi tantangan besar, dengan Shiba Inu yang terus diperdagangkan tanpa momentum arah yang jelas meskipun harganya melemah.
Pada 8 Maret, platform analitik on-chain CryptoQuant mendeteksi penurunan tajam dalam aliran bersih bursa, dengan total arus keluar 166,16 miliar token SHIB di berbagai bursa besar, hampir dua kali lipat dari 88 miliar token pada hari sebelumnya. Bahkan lebih awal, pada 6 Maret, bursa mencatat aliran bersih negatif sebesar 170,53 miliar token, yang mengindikasikan penarikan dalam skala besar oleh paus yang berkelanjutan.
Laporan dari WhaleScan di X mengungkapkan bahwa para paus ini telah aktif untuk sementara waktu, mengamankan posisi mereka sebelum adanya pergerakan pasar besar. Biasanya, ketika paus memindahkan token dari bursa
Pergerakan paus baru-baru ini juga menandakan keyakinan terhadap Shiba Inu meskipun fundamentalnya melemah dan perdagangan sideways baru-baru ini. Patut dicatat bahwa WhaleScan telah melaporkan bahwa karena eksodus token besar-besaran dari bursa, cadangan di platform kripto ini telah mencapai titik terendah sepanjang masa yaitu 80,9 triliun SHIB. Hal ini menunjukkan bahwa sementara weak hands (pemegang jangka pendek) mengawasi pergerakan harga jangka pendek, para paus sedang mengakumulasi, berkontribusi pada penurunan pasokan.
Tekanan Deflasi SHIB Meningkat Seiring Lonjakan Tingkat Pembakaran
Selain menurunnya cadangan, tingkat pembakaran Shiba Inu telah meningkat secara dramatis, naik 27,4% hanya dalam minggu lalu. Yang paling mencolok, pada 6 Maret, tingkat pembakaran melonjak lebih dari 53.950% hanya dalam 24 jam, mencerminkan peningkatan yang mencengangkan dalam token yang dikeluarkan dari peredaran.
Ditambah dengan miliaran token yang baru saja mengalir keluar dari bursa, Whale Scan mencatat bahwa kekurangan pasokan Shiba Inu semakin jelas dan sulit untuk diabaikan. Statistik pembakaran terkini menggambarkan gambaran para pemegang token yang mencari deflasi di tengah melemahnya pergerakan harga.
Sekitar 337 miliar token SHIB dibakar pada 3 Maret minggu lalu, saat ekosistem Shibarium bersiap untuk upgrade privasi FHE yang dinantikan untuk Q2 2026. Perkembangan ini menunjukkan bahwa tekanan deflasi Shiba Inu sedang membangun seiring dengan terus berkurangnya pasokan di bursa.








