Marathon Digital mentransfer 298 BTC senilai sekitar $20,57 juta ke Cumberland, memperkenalkan pasokan baru terkait penambang ke pasar.
Data yang dibagikan oleh Lookonchain menunjukkan beberapa transaksi meninggalkan dompet yang terhubung dengan MARA menuju alamat Cumberland sekitar enam jam sebelumnya.
Transfer besar dari penambang sering menarik perhatian karena penambang biasanya memindahkan koin ke meja perdagangan ketika likuiditas diperlukan.
Meski begitu, ukuran transfer ini tetap moderat dibandingkan dengan likuiditas pasar Bitcoin [BTC] secara keseluruhan.
Bitcoin terus diperdagangkan dalam lingkungan permintaan aktif di mana pembeli baru-baru ini menyerap distribusi serupa dari penambang.
Namun, para trader memantau aliran ini dengan cermat karena penjualan penambang secara historis sering mendahului lonjakan volatilitas jangka pendek.
Oleh karena itu, transfer ini memperkenalkan variabel pasokan yang sekarang dievaluasi para trader bersama dengan sinyal aliran pesanan yang lebih luas.
Apakah pembeli menyerap tekanan pasokan dari penambang?
Metrik aliran pesanan menunjukkan aktivitas pembelian yang kuat meskipun ada pasokan dari penambang.
Spot Taker CVD (90-hari) menunjukkan dominasi pembeli yang jelas, artinya pembeli pasar yang agresif mengeksekusi perdagangan pada harga ask.
Struktur itu menunjukkan bahwa trader terus menyerap tekanan jual alih-alih mundur dari pasar. Ketika permintaan taker mendominasi, penjual harus secara bertahap menaikkan penawaran untuk mengeksekusi perdagangan.
Dinamika seperti itu sering menstabilkan harga selama fase distribusi.
Namun, trader masih memperhatikan pergeseran dalam metrik ini karena CVD yang melemah dapat dengan cepat mengubah sentimen jangka pendek.
Untuk saat ini, data menunjukkan pembeli tetap mengendalikan pesanan pasar. Hal ini menunjukkan bahwa transfer MARA belum mengganggu struktur permintaan yang lebih luas di seluruh bursa Spot.
Penurunan NVT menandakan aktivitas transaksi yang lebih kuat
Sinyal valuasi on-chain juga bergeser mendukung Bitcoin.
Rasio NVT berada di sekitar 27,7 setelah turun sekitar 33,8%, mencerminkan perubahan dinamika jaringan. Metrik ini membandingkan kapitalisasi pasar dengan nilai transaksi yang bergerak di seluruh jaringan.
Rasio NVT yang menurun sering menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi relatif terhadap valuasi pasar.
Kondisi seperti itu biasanya muncul ketika penggunaan jaringan tumbuh sementara ekspansi harga melambat. Dalam hal ini, penurunan tersebut menyarankan aktivitas jaringan yang mendasari lebih kuat yang mendukung ekosistem.
Namun, Rasio NVT saja jarang menentukan arah harga.
Analis biasanya menggabungkannya dengan metrik lain untuk mengevaluasi kondisi valuasi.
Lonjakan stock-to-flow menyoroti narasi kelangkaan
Model kelangkaan Bitcoin menguat menurut Rasio Stock-to-Flow, yang melonjak sekitar 100%. Metrik ini mengukur pasokan yang beredar relatif terhadap koin yang baru diterbitkan.
Rasio yang lebih tinggi menunjukkan peningkatan kelangkaan karena lebih sedikit koin yang masuk ke pasar relatif terhadap total pasokan.
Bitcoin sudah mempertahankan salah satu struktur kelangkaan terkuat di antara aset digital. Peningkatan baru-baru ini memperkuat narasi struktural itu.
Analis sering merujuk model ini ketika mengevaluasi kerangka kerja valuasi jangka panjang.
Namun, pergerakan harga jangka pendek masih terutama bergantung pada kondisi likuiditas dan permintaan.
Pendanaan negatif mengungkapkan peningkatan posisi short
Pasar derivatif mencerminkan sinyal sentimen yang kontras. Tingkat Pendanaan (Funding Rates) telah turun ke −0,0007 setelah anjlok 294,54%, menunjukkan pergeseran tajam menuju posisi short.
Pendanaan negatif berarti trader yang memegang posisi short menerima pembayaran dari trader long di pasar futures perpetual.
Kondisi seperti itu biasanya muncul ketika sentimen bearish menguat di seluruh bursa derivatif. Namun, pendanaan yang sangat negatif juga dapat menciptakan kondisi untuk short squeeze.
Jika harga stabil atau naik, trader short mungkin bergegas menutup posisi, memicu tekanan beli paksa. Oleh karena itu, metrik pendanaan sering mengungkapkan posisi yang ramai (crowded positioning) daripada kepastian arah.
Dalam lingkungan saat ini, penurunan tajam pendanaan menunjukkan bahwa trader mengharapkan volatilitas downside bahkan sementara permintaan spot tetap aktif.
Transfer penambang memperkenalkan tekanan pasokan baru, namun permintaan taker yang kuat terus menyerap aliran tersebut. Pada saat yang sama, Rasio NVT dan Rasio Stock-to-Flow mendukung fundamental struktural jangka panjang Bitcoin.
Namun, Tingkat Pendanaan yang sangat negatif mengungkapkan peningkatan posisi bearish di pasar derivatif.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa trader mengharapkan volatilitas di depan.
Jika permintaan Spot terus menyerap pasokan, Bitcoin bisa tetap stabil meskipun ada distribusi dari penambang.







