Benjamin Cowen, Pendiri Into The Cryptoverse, telah mencibir meme coin. Pernyataan ini secara khusus tidak menimbulkan optimisme terhadap segmen tersebut, terutama pada saat seluruh sektor meme coin sedang mengalami penurunan. Namun, ada lebih banyak faktor yang mungkin mempengaruhi penurunan yang sedang berlangsung di seluruh pasar kripto global.
Benjamin Cowen tentang Meme Coins
Cowen menyebut meme coin sebagai anak tangga terendah dalam tumpukan modal cryptocurrency. Dia menambahkan bahwa anak tangga terendah tidak berputar, tetapi menghilang ketika likuiditas mengencang. Pendiri Into The Cryptoverse, dengan pernyataan ini, mungkin telah memberi sinyal nada bearish terhadap sektor meme coin, dengan pernyataan yang didasarkan pada tingkat likuiditas yang rendah.
Ini bukan pertama kalinya dia mencibir meme coin. Dia sebelumnya menyebut rally di sektor tersebut sebagai acara likuiditas orang lain. Benjamin kemudian mengatakan bahwa situasi sebenarnya bervariasi berdasarkan apakah seseorang berada dalam distribusi awal atau distribusi akhir.
Beberapa anggota komunitas bereaksi terhadap postingan tersebut, dengan satu orang setuju bahwa rally pump memang terasa seperti seorang investor sedang menguangkan tasnya.
Penurunan untuk Meme Coins
Meme coin saat ini secara kolektif kehilangan 3,28% dalam kapitalisasi pasar mereka. Hal ini telah menurunkan nilainya menjadi $28,76 miliar, dengan lonjakan 1,87% dalam volume perdagangan 24 jam, yang melayang di sekitar $3,32 miliar. Semua token top telah menerima pukulan lebih dari 2% selama 24 jam terakhir.
DOGE, misalnya, telah merosot 3,63% menjadi $0,09005. SHIB juga turun 2,70% dan sekarang diperdagangkan pada $0,000005817.
Dikenal sangat dipengaruhi oleh hype mereka, meme coin mungkin telah jatuh ke dalam cengkeraman sentimen bearish yang membentang di seluruh pasar kripto global. Semua meme coin utama lainnya, seperti PEPE, TRUMP, dan BONK, telah menurun lebih dari 3%.
Faktor-Faktor yang Mungkin
Pasar kripto turun karena beberapa faktor, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, ketidakpastian atas pemotongan suku bunga Fed, spekulasi terkait data ketenagakerjaan & inflasi AS, dan Emas & Perak menjadi alternatif bagi investor.
Masih ada pendapat yang beragam tentang Federal Reserve AS memotong suku bunga dalam pertemuan berikutnya, atau kapan pun di tahun 2026. Data ketenagakerjaan dan inflasi AS mendapat perhatian luas investor, mengingat hal itu akan memberikan gambaran makro tentang kondisi ekonomi. Adapun Emas dan Perak, investor kemungkinan mengejar logam mulia untuk mengakumulasi keuntungan dengan aman.
Konten artikel ini bukanlah saran investasi maupun rekomendasi. Lakukan penelitian menyeluruh dan penilaian risiko sebelum investasi kripto.
Berita Kripto Terbaru yang Disorot:
PAC Kripto Berjanji $5Juta untuk Kampanye Senat Barry Moore







