Regulasi kripto yang telah lama dinantikan di Inggris akan diselesaikan pada tahun 2026 dan mulai berlaku pada Oktober 2027. Menurut Menteri Keuangan, Rachel Reeves, kerangka baru ini akan,
“Memberikan aturan yang jelas, memperkuat perlindungan konsumen, dan menjauhkan pelaku nakal dari pasar.”
Undang-undang baru, yang rencananya akan diperkenalkan di parlemen pada tanggal 15 Desember, akan dibangun berdasarkan draf proposal yang dikeluarkan awal tahun ini.
Menurut juru bicara kementerian, regulasi ini hanya mengalami perubahan kecil dan akan memperluas regulasi keuangan saat ini untuk mencakup aset kripto.
Selain itu, regulasi ini akan selaras dengan hukum kripto AS daripada pedoman MiCA (Market in Crypto Assets Regulation) Uni Eropa.
Memetakan Dorongan Regulasi Kripto Inggris
Pada Oktober 2023, kementerian mengajukan proposal untuk mengatur aset kripto dan stablecoin. Pemerintah mendukung aturan yang mencakup penerbitan stablecoin, bursa kripto, dan standar pengungkapan.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi penyalahgunaan pasar.
Proposal tersebut membuka periode konsultasi publik bagi para pemangku kepentingan hingga Mei 2025. Antara Mei dan Juli, regulator mengumpulkan masukan tambahan yang berfokus pada aturan stablecoin.
Mereka juga mengadakan sesi konsultasi lebih lanjut selama periode ini.
Pada Q4 2025, regulator Inggris merilis pedoman kripto draf. Bank of England dan Financial Conduct Authority memimpin proses ini.
Pedoman tersebut mencakup stablecoin, DeFi, dan segmen kripto lainnya.
Akibatnya, dibukalah jendela bagi para pemangku kepentingan untuk mengirimkan komentar atas draf proposal tersebut pada Mei 2025. Antara Mei dan Juli, mereka juga meminta masukan tentang aturan stablecoin dan melakukan lebih banyak konsultasi.
Aturan Stablecoin vs DeFi
Aturan stablecoin Inggris, misalnya, dicerminkan pada UU GENIUS AS, tetapi dengan batasan kepemilikan yang jauh lebih ketat untuk melindungi dari pelarian modal dari sistem tradisional.
Perorangan dapat memegang hingga £20.000 per “stablecoin sistematis”, sementara bisnis dapat memegang hingga £10 juta. Hanya 60% dari cadangan yang dapat menghasilkan bunga dari sekuritas utang pemerintah jangka pendek Inggris.
Sebaliknya, AS tidak memiliki batasan kepemilikan; namun, stablecoin yang menghasilkan bunga telah menjadi isu yang kontroversial. Selain itu, penerbit dapat memperoleh hingga 100% dari cadangan stablecoin mereka melalui T-bills.
Kritikus, seperti CEO Aave Stani Kulechov, mengatakan bahwa potensi penghasilan bunga yang ketat dapat membuat stablecoin berbasis Pound Sterling Inggris (GBP) tidak kompetitif.
Namun, pedoman Inggris lainnya yang baru-baru ini, seperti kegiatan DeFi bebas pajak dan memperlakukan Bitcoin [BTC] serta aset kripto lainnya sebagai properti, disambut baik oleh industri.
Bahkan, Kulechov memuji DeFi bebas pajak sebagai “kemenangan” bagi sektor yang sedang berkembang.
Meski demikian, masukan akhir dan pedoman dari regulator diharapkan selesai pada H2 2026, memungkinkan rezim kripto baru dimulai pada tahun 2027.
Pemikiran Akhir
- Pemerintah Inggris menegaskan kembali komitmennya untuk memiliki rezim regulasi kripto yang jelas pada tahun 2027.
- Beberapa proposal, seperti batasan stablecoin, telah ditentang.







