Momentum seputar Hyperliquid mendingin dengan cepat minggu ini setelah HYPE gagal mempertahankan breakout di atas $31, mengirimkan token kembali ke medan pertempuran yang familiar antara pembeli dan penjual. Dengan harga melayang di dekat support kunci, trader kini mengawasi dengan cermat sinyal-sinyal yang dapat menentukan pergerakan arah selanjutnya.
Bacaan Terkait: Kelompok Lobi Kripto Membunyikan Alarm Terhadap Ancaman RUU Kripto Senat
Penarikan kembali (pullback) baru-baru ini mencerminkan tren konsolidasi yang lebih luas yang telah menentukan aksi harga selama berbulan-bulan, seiring sentimen pasar yang berubah, momentum teknis yang melemah, dan aktivitas jaringan yang mendingin membentuk kembali ekspektasi jangka pendek.
Data yang dilacak di seluruh platform pasar utama menunjukkan HYPE berfluktuasi dalam kisaran yang telah mapan, kira-kira $28 hingga $30. Meskipun strukturnya menawarkan level trading yang dapat diprediksi, penolakan berulang di dekat resistance menunjukkan pembeli menjadi hati-hati setelah keuntungan baru-baru ini.
Tren harga HYPE ke arah downside pada grafik harian. Sumber: HYPEUSD on Tradingview
Trading Kisaran (Range Trading) Mendefinisikan Pasar Saat Ini
Hyperliquid (HYPE) sempat bergerak di atas $31 awal minggu ini sebelum menarik diri (retrace), mendukung resistance antara $32 dan $35. Analis mencatat bahwa wilayah $27,50–$28,50 tetap menjadi area support terpenting, di mana pembeli secara konsisten masuk selama volatilitas baru-baru ini.
Bertahan di atas kira-kira $28,98 dipandang sebagai kritis untuk mempertahankan kelanjutan bullish (bullish continuation). Pertahanan yang berhasil dapat memungkinkan upaya baru menuju $32,28 dan berpotensi $35 jika momentum kembali.
Namun, kegagalan mempertahankan zona ini dapat membuat token terekspos pada penurunan yang lebih dalam, dengan proyeksi menunjuk ke arah $25–$26 sebagai band support berikutnya. Konsolidasi ini terjadi setelah token turun hampir 25% dari tinggi tahunannya di dekat $37,8, mencerminkan kelemahan pasar kripto yang lebih luas dan berkurangnya selera risiko di seluruh aset digital.
Sinyal Bearish Muncul Seiring Aktivitas Hyperliquid Melambat
Indikator teknis mengirimkan sinyal campuran. Persilangan MACD bearish (bearish MACD crossover) dan pembacaan momentum yang melemah menunjukkan tekanan jual telah meningkat, sementara level RSI yang netral menunjukkan pasar belum mencapai kondisi oversold.
Fundamental juga telah melunak. Pendapatan protokol mingguan baru-baru ini turun lebih dari 50%, bersama dengan penurunan total nilai yang dikunci (total value locked). Aktivitas yang lebih rendah mengurangi kapasitas platform untuk mendanai pembelian kembali token (token buybacks), meredakan tekanan deflasi yang sebelumnya mendukung pemulihan harga.
Meskipun demikian, peserta pasar terus memantau perkembangan institusional seputar Hyperliquid, termasuk perluasan akses likuiditas melalui integrasi dan tumbuhnya partisipasi dari trader yang lebih besar.
Bisakah HYPE Merebut Kembali Momentum?
Arah jangka pendek sekarang sangat bergantung pada apakah support di dekat $28 bertahan. Pantulan (bounce) dari wilayah ini dapat memicu minat beli yang baru dan membuka kembali jalan menuju $34–$35. Sebaliknya, breakdown yang terkonfirmasi dapat mempercepat kerugian jika kondisi pasar kripto yang lebih luas tetap lemah.
Bacaan Terkait: 'Paus Hantu' Bitcoin Muncul: Pelapor Baru Hong Kong Menjadi Pembeli IBIT Q4 Teratas
Volume yang menurun dan sentimen yang hati-hati menunjukkan trader menunggu konfirmasi yang lebih jelas. Aksi harga di dekat level saat ini semakin dipandang sebagai zona keputusan, yang dapat menentukan apakah HYPE melanjutkan tren kenaikannya atau memasuki fase korektif yang lebih dalam.
Gambar sampul dari ChatGPT, Grafik HYPEUSD di Tradingview






