Grayscale telah mengajukan permohonan untuk mengubah trust Aave-nya menjadi dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), menandakan minat institusional yang baru terhadap altcoin. Manajer aset kripto tersebut mengajukan pernyataan pendaftaran Formulir S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS pada hari Jumat, mencari persetujuan untuk mengganti nama produk tersebut menjadi Grayscale Aave Trust ETF.
Perusahaan berencana untuk mencatatkan ETF di NYSE Arca dengan ticker "GAVE." Grayscale akan mengenakan biaya sponsor sebesar 2,5% berdasarkan nilai aset bersih, yang dibayarkan dalam token AAVE. Coinbase akan bertindak sebagai kustodian dan prime broker untuk dana yang diusulkan ini.
Pengajuan ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat dalam produk investasi altcoin. Grayscale kini bertujuan untuk menawarkan eksposur langsung ke Aave, protokol pinjaman terdesentralisasi terkemuka.
Dorongan ini datang meskipun ada volatilitas pasar yang lebih luas. Investor telah mendingin terhadap token spekulatif dalam beberapa bulan terakhir. Namun, pengajuan Grayscale menunjukkan Wall Street masih melihat nilai jangka panjang dalam eksposur DeFi.
Dominasi DeFi Aave Mendorong Minat
Aave menempati peringkat sebagai protokol pinjaman terdesentralisasi terbesar berdasarkan total nilai yang dikunci (TVL). Menurut data dari DefiLlama, platform ini memegang lebih dari $27 miliar di berbagai blockchain. Pengguna meminjamkan dan meminjam aset digital sambil mendapatkan hasil, dan token AAVE mendukung staking dan tata kelola.
Token saat ini diperdagangkan di sekitar $126, jauh di bawah rekor tertingginya yang hampir $662 yang dicapai pada Mei 2021. Meskipun penurunan yang tajam, manajer aset terus bertaruh pada utilitas jangka panjangnya. Proposal Grayscale akan memegang token AAVE secara langsung daripada menggunakan eksposur derivatif. Struktur itu mencerminkan konversi trust-to-ETF sebelumnya, termasuk kasus trust Bitcoin yang menjadi landasan yang membuka pintu bagi ETF kripto spot di Amerika Serikat.
Bitwise Sudah Lebih Dulu Berlomba
Grayscale bergabung dengan Bitwise dalam mencari persetujuan regulasi untuk ETF Aave mandiri. Bitwise mengajukan dokumen pada bulan Desember untuk AAVE Strategy ETF-nya, bersama dengan proposal yang terkait dengan Uniswap dan Zcash.
Struktur Bitwise sedikit berbeda. Dana yang diusulkannya berencana memegang hingga 60% aset langsung dalam token AAVE dan setidaknya 40% dalam sekuritas, termasuk ETF dengan eksposur Aave. Sebaliknya, Grayscale bermaksud untuk mempertahankan kepemilikan token langsung.
Perlombaan ini mencerminkan nafsu institusional yang lebih luas untuk produk kripto terstruktur. SEC belum menyetujui ETF Aave yang terdaftar di AS, tetapi pasar luar negeri sudah menjadi tuan rumah penawaran serupa. Di Eropa, 21Shares dan Global X meluncurkan produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) Aave, menawarkan eksposur yang diatur untuk investor.
Jika disetujui, ETF Grayscale akan menjadi salah satu kendaraan pertama di AS yang memberikan eksposur Aave langsung melalui akun brokerage tradisional.
Implikasi Pasar dan Outlook Investor
ETF Altcoin memperluas akses bagi investor institusional dan ritel yang lebih memilih produk yang diatur daripada penyimpanan token langsung. ETF Aave yang disetujui dapat memperdalam likuiditas dan meningkatkan penemuan harga.
Namun, ketidakpastian regulasi tetap menjadi variabel kunci. SEC terus meninjau banyak aplikasi ETF kripto. Persetujuan dapat menandakan penerimaan yang lebih besar terhadap aset yang terkait dengan DeFi dalam pasar AS.
Untuk saat ini, pengajuan Grayscale menggarisbawahi satu tren yang jelas: pemain institusional terus membangun infrastruktur di sekitar keuangan terdesentralisasi, bahkan selama penurunan pasar.
Berita Kripto yang Disorot:
Rekan Jake Paul Klaim "Risiko Rug Pull Nol" untuk Memecoin Baru, Analis Menolak





