Seorang pria berusia tiga puluhan telah didakwa dengan percobaan pembunuhan setelah seorang mitra bisnis jatuh sakit usai pertemuan di kafe, menurut laporan. Kasus ini berawal dari sengketa atas investasi kripto yang gagal.
Terdakwa diduga telah memasukkan pestisida metomil ke dalam kopi mitranya selama pertemuan pada November. Korban kolaps, dilarikan ke rumah sakit, dan sadar kembali tiga hari kemudian.
Kejaksaan Distrik Timur Seoul membuka kasus dan mengajukan tuntutan. Menurut media lokal, sengketa ini muncul dari kerugian besar terkait program investasi Bitcoin bersama di pasar kripto yang dimulai pada 2022.
Laporan menyebutkan sekitar ₩1,17 miliar hilang — jumlah yang, menurut keterangan pihak-pihak terkait, mencakup dana perusahaan dan uang pribadi yang telah dimasukkan oleh terdakwa.
Diduga Peracunan
Terdakwa dikabarkan bertemu mitranya di sebuah kafe dan menawarkan minuman. Setelah meneguk beberapa kali, mitra tersebut kehilangan kesadaran. Layanan darurat dipanggil. Ia dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama beberapa hari.
Ia kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa hidupnya terguncang; ia sedang merencanakan pernikahan dan penyakit mitranya sangat memukul keluarganya.
Sengketa atas Dana Investasi Kripto
Laporan mencatat keduanya menjalankan operasi investasi yang menangani uang terkumpul untuk taruhan Bitcoin dalam sektor kripto. Pengaturan bisnis yang tepat tidak sepenuhnya dijelaskan dalam laporan publik. Tidak jelas apakah investor luar terlibat atau uangnya hanya milik mereka.
Detail itu penting karena mengubah cara kerugian akan dilihat — sebagai kegagalan pribadi atau sebagai potensi pelanggaran yang mempengaruhi orang lain. Untuk saat ini, jaksa berfokus pada tuduhan peracunan dan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Pestisida.
Bencana Transaksi Kripto: Dampak Manusiawi
Chosun dan Asia Business Daily memuat kutipan dan linimasa dari penyelidik dan korban. Pelaporan telah menekankan dampak manusiawi: malam tanpa tidur, kunjungan rumah sakit, dan rencana pernikahan yang hancur. Detail-detail itu memberikan wajah pada apa yang mungkin hanya terbaca sebagai sengketa keuangan.
Tanggal Sidang
Persidangan dijadwalkan pada 10 Maret di Pengadilan Distrik Timur Seoul. Jaksa akan menyajikan bukti yang menghubungkan terdakwa dengan pestisida dan minuman yang disajikan hari itu.
Terdakwa menghadapi hukuman serius jika terbukti bersalah, termasuk hukuman penjara dan denda berdasarkan undang-undang pestisida.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView






