Sentimen di pasar cryptocurrency tampak berubah seiring Ethereum menarik perhatian kembali dari paus dan institusi. Pergeseran itu bertepatan dengan arus keluar bursa yang baru dan breakout teknis bullish, menempatkan ETH menjadi fokus utama.
Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, lebih dari $5,66 juta ETH telah mengalir keluar dari bursa, mengindikasikan akumulasi potensial.
Perlu dicatat, tren ini telah berlanjut selama tiga hari berturut-turut, bahkan saat harga Ethereum [ETH] cenderung naik.
Pada saat yang sama, reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Ethereum spot AS terus mencatat arus masuk yang stabil.
Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa pada tanggal 5 Januari, arus masuk masif sebesar $168,13 juta tercatat. Patut diperhatikan, ETHA milik BlackRock menyumbang porsi terbesar, dengan arus masuk sebesar $102,90 juta.
Harga dan volume bergerak seirama
Saat berita ditulis, Ethereum diperdagangkan di sekitar $3.220 dan naik 1,95% dalam 24 jam sebelumnya, menurut CoinMarketCap. Volume perdagangan melonjak 52% menjadi $25,15 miliar selama periode yang sama.
Kesesuaian antara kenaikan harga dan Volume Spot yang lebih tinggi ini menunjukkan partisipasi pasar yang luas, bukan pembelian yang terisolasi.
ETH memecahkan struktur bagan kunci
Menurut analisis teknis AMBCrypto, ETH berhasil breakout dari pola segitiga simetris pada grafik harian. Altcoin ini juga menutup lilin harian di atas pola dan level resistensi $3.185.
Breakout itu mengubah struktur jangka pendek yang menguntungkan pembeli. Jika ETH bertahan di atas $3.170, harganya bisa naik 11,75% menuju wilayah $3.600.
Meski begitu, penurunan di bawah $3.170 akan melemahkan setup bullish dan membuka kembali risiko penurunan.
Selain pergerakan harga, indikator teknis seperti Exponential Moving Average (EMA) dan Average Directional Index (ADX) menunjukkan sinyal yang beragam.
Pada grafik harian, ETH berhasil menembus di atas EMA 50-hari, menandakan bahwa altcoin tersebut berada dalam tren naik dalam kerangka waktu yang lebih pendek.
Namun, Average Directional Index berada di level 24,56, di bawah level 25 yang biasanya mengonfirmasi momentum arah yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa tren tetap rapuh meskipun terjadi breakout.
Data CoinGlass menunjukkan kluster likuidasi padat di sekitar $3.186,9 di sisi bawah dan $3.284,1 di sisi atas. Level-level tersebut bertindak sebagai support dan resistance jangka pendek bagi trader yang menggunakan leverage.
Hal ini membuat langkah selanjutnya ETH bergantung pada apakah pembeli dapat mempertahankan support dan memberikan tekanan pada posisi short di atas resistance.
Pemikiran Akhir
- Breakout Ethereum baru-baru ini mendapatkan kredibilitas dari arus keluar bursa dan permintaan ETF yang berkelanjutan, bahkan saat indikator momentum tertinggal.
- Keseimbangan itu menunjukkan minat yang tumbuh tanpa keyakinan penuh, membuat langkah selanjutnya ETH bergantung pada bagaimana tanggapan trader di sekitar level-level kunci.







