Maskapai penerbangan Emirates telah meluncurkan layanan Crypto.com Pay untuk membayar tiket pesawat dengan cryptocurrency. Menurut pernyataan manajemen Emirates, metode pembayaran baru ini tersedia bagi penduduk Uni Emirat Arab di situs web resmi dan aplikasi seluler perusahaan.
Transaksi diproses dalam mata uang Dirham UAE (AED). Langkah ini merupakan implementasi praktis dari nota kesepahaman yang ditandatangani para mitra pada Juli 2025.
Mekanisme Perhitungan
Integrasi ini bekerja melalui divisi Dubai Crypto.com, karena struktur ini adalah yang pertama di antara penyedia layanan aset virtual (VASP) yang memperoleh lisensi penyimpanan dana (SVF) dari Bank Sentral UAE.

Skema pembayaran bergantung pada perangkat yang digunakan:
- perangkat seluler: saat memesan melalui aplikasi Emirates, pengguna memilih Crypto.com Pay, secara otomatis beralih ke aplikasi dompet untuk mengonfirmasi penarikan, dan kembali untuk mendapatkan tanda terima;
- komputer desktop: klien memindai kode QR di situs emirates.com melalui aplikasi seluler Crypto.com, mengonfirmasi transfer, dan mendapatkan tiket elektronik.
"Implementasi inisiatif ini memenuhi komitmen kami untuk memperluas pilihan metode pembayaran perjalanan bagi pelanggan. Ini juga mencerminkan preferensi generasi muda yang lebih paham digital dan cepat berubah, yang mengelola uang melalui telepon," tegas Wakil Presiden dan Direktur Komersial Emirates, Adnan Kazim.
Penerapan layanan ini mendukung strategi Dubai Cashless Strategy dalam kerangka program ekonomi D33, yang tujuannya adalah untuk mengonversi 90% dari semua transaksi keuangan ke dalam format digital pada akhir tahun.
Terkait: raksasa telekomunikasi UAE meluncurkan pilot untuk integrasi stablecoin Dirham yang diatur
Regulasi Penerbitan
Pada bulan April, Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA) menerbitkan peta jalan yang mengatur penerbitan aset.
Menurut panduan VARA, semua token yang diterbitkan dibagi menjadi tiga kategori:
- kategori 1: stablecoin yang dipatok ke mata uang fiat (FRVA) dan aset yang dijamin oleh sumber daya fisik atau pendapatan (ARVA/RWA). Penerbit wajib memperoleh lisensi penuh VARA dan mempertahankan 100% cadangan;
- kategori 2: aset virtual lainnya yang tidak termasuk dalam grup pertama. Lisensi tidak diperlukan untuk penerbitan, tetapi penjualan harus dilakukan melalui distributor berlisensi;
- aset yang dikecualikan (Exempt VAs): token yang tidak dapat dialihkan dan poin loyalitas tertutup tanpa pasar sekunder.
Terkait: regulator Dubai menghukum 19 perusahaan crypto karena beroperasi tanpa lisensi





