Diminishing Cycle Analysis That Forecasted Bitcoin Top Above $120,000 Has Set The Bottom Price

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-04-27Terakhir diperbarui pada 2026-04-27

Crypto analyst Killa has alluded to the diminishing cycle analysis, which helped him predict the Bitcoin top at around $120,000. Based on this analysis, he suggested that the Bitcoin bottom isn’t in, despite the recent rally, with BTC set to

Diminishing Cycle Analysis Points To Bitcoin Bottom At $38,800

In an X post, Killa stated that the diminishing cycle analysis, which is part of the tool in the model he used to predict the Bitcoin top, points to $38,800 as the predicted bottom. He noted that this was the same model that led to his top prediction of $121,362, with BTC eventually topping at around $126,100.

Now, the analyst’s base model outputs $38,800 as the predicted bottom. He added that to account for the same 5% variance that offset his Bitcoin top prediction, he has included two multiples of $40,740 and $42,680. Killa noted that even at the highest end of the range, $42,680, the Bitcoin bottom is still below $60,000.

Source: Chart from Killa on X

As such, Killa declared that $60,000 as the Bitcoin bottom in this bear market is very optimistic, considering the diminishing cycle analysis. He added that he will stick with his model and, regardless of everything, will be buying as much spot BTC as possible around July and August. The analyst also mentioned that anything within the $40,000 and $60,000 range is a bargain long-term and that the predictions are purely based on math and patterns.

This analysis suggested that BTC’s recent rally to almost $80,000 may be a bull trap, with BTC likely to still drop lower in the long term. The leading crypto and the broader crypto market are currently rallying on the back of optimism that the U.S.-Iran war could end soon.

BTC Still Likely To Drop To At Least $50,000

Crypto analyst Doctor Profit, who had also predicted the Bitcoin top, has reiterated that Bitcoin is still likely to drop to around $50,000 despite its recent rally. In an X post, he stated that he is certain that BTC will visit higher targets in the short term. This could happen with a rally towards the $83,000 to $85,000 area, at least for the leading crypto, before it prepares for the big downside move afterward.

Doctor Profit stated that he is still expecting targets below $50,000 in the coming months. Meanwhile, he predicted that the Fed is likely to lower rates soon, which is bearish for Bitcoin and could contribute to a move lower. The next FOMC meeting is scheduled for later this week on April 29.

At the time of writing, the BTC price is trading at around $77,800, down in the last 24 hours, according to data from CoinMarketCap.

BTC trading at $77,809 on the 1D chart | Source: BTCUSDT on Tradingview.com

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit11j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit13j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit13j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片