Muncul asumsi bahwa musim baru altcoin yang sudah lama dinantikan di pasar kripto, berbeda dengan siklus sebelumnya, mungkin hanya menguntungkan sejumlah proyek yang terbatas.
Perusahaan Wintermute, salah satu market maker kripto terkemuka di dunia, dalam penilaian terbarunya menyatakan bahwa perilaku investor institusional mulai berubah, dan modal semakin terkonsentrasi pada jumlah token yang lebih sedikit.
Wintermute mengumumkan bahwa pada paruh pertama 2026, klien institusional menyumbang 72% dari volume perdagangan spot over-the-counter (OTC) perusahaan. Ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Menurut data, aktivitas perdagangan investor institusional rata-rata menurun secara signifikan dalam satu hari setelah kenaikan harga yang tajam, sementara minat investor individu bertahan selama sekitar tiga hari. Hal ini menunjukkan bahwa modal institusional bertindak lebih selektif dan terkonsentrasi pada token tertentu.
Menurut Wintermute, tren ini menunjukkan bahwa 'musim altcoin' klasik, di mana ratusan altcoin di masa lalu secara bersamaan menunjukkan kenaikan harga, mungkin akan berubah. Perusahaan percaya bahwa dalam siklus baru, hanya proyek-proyek dengan kasus penggunaan yang meyakinkan, likuiditas tinggi, dan minat dari investor institusional yang akan menonjol.
Data lain yang mengonfirmasi gambaran pasar secara keseluruhan juga menunjukkan pola serupa. Platform analitik CryptoQuant melaporkan bahwa volume perdagangan pasangan altcoin terhadap Bitcoin mendekati level terendah sejak 2021. Menurut data yang sama, 10 altcoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak termasuk stablecoin, menyumbang sekitar 80,5% dari total kapitalisasi pasar altcoin jika Bitcoin dan stablecoin dikecualikan.
Demikian pula, perusahaan analisis data pasar, Kaiko, mencatat bahwa volume perdagangan semakin terkonsentrasi pada proyek yang lebih sedikit. Menurut data Kaiko, 10 altcoin teratas menyumbang 63% dari total volume perdagangan altcoin, dibandingkan dengan sekitar 50% hanya beberapa bulan lalu. Pergeseran ini menunjukkan bahwa modal investor semakin dialihkan ke kelompok proyek yang lebih sempit.
Para analis mencatat bahwa dalam kondisi saat ini di mana investor institusional bertindak lebih hati-hati, proyek-proyek dengan teknologi canggih, likuiditas tinggi, dan ekosistem yang berkelanjutan dapat menarik lebih banyak perhatian dibandingkan altcoin lainnya. Oleh karena itu, diduga bahwa potensi musim kenaikan altcoin baru mungkin tidak sebesar pasar bullish sebelumnya, dan keuntungan mungkin akan terpusat pada sejumlah proyek prospektif yang terbatas.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content




