CEA Chair Stephen Miran Resigns, Expresses Support for Rate Cuts as Crypto Prices Plunge

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-04Terakhir diperbarui pada 2026-02-04

Abstrak

Stephen Miran, Chair of the Council of Economic Advisers (CEA), has resigned from his White House position. His departure, described as non-political, follows his earlier commitment to a short tenure. Miran expressed support for interest rate cuts in 2026, aligning with President Trump's stance, citing current monetary policy as "too tight" despite inflation being above the 2% target. Meanwhile, cryptocurrency prices have significantly declined, with the total market cap dropping nearly 2% to $2.59 trillion. Bitcoin fell 2.79%, and other major tokens like ETH and BNB also saw losses. This downturn coincides with market uncertainty from conflicting signals on future rate cuts, as the Federal Reserve appears less inclined to reduce rates. Billionaire investor Ken Griffin attributed the US dollar's recent loss in value to volatile fiscal policy and rate cut expectations. He welcomed the appointment of the new Fed Chair, Kevin Warsh, who supports rate cuts, which could potentially boost investor appetite for risky assets like cryptocurrencies.

The Council of Economic Advisers (CEA) Chair, Stephen Miran, has resigned from his White House position. He earlier came out in support of more rate cuts in 2026, something that aligns with the US President Donald Trump’s statement. Crypto prices have plunged over the last 24 hours; however, a statement by Ken Griffin on the US Dollar may have also played a role here.

Stephen Miran Bids Adieu as CEA Chair

The resignation of Stephen Miran is reportedly not political, given his tenure was originally set for a short time. He had committed to the Senate about leaving the White House position if it ever lasted longer than it should. Miran was recently placed on unpaid leave, and the decision comes days after Kevin Warsh’s confirmed selection for the next US Fed Chair.

According to the resignation letter, reviewed by Reuters, Miran called for the importance of staying true to his word as he continues to work at the Federal Reserve.

Stephen earlier interacted with the media and confirmed his support for rate cuts in 2026. He acknowledged that inflation was above the 2% target, but emphasized that underlying price pressures were benign. He also called the current monetary policy too tight for the economy.

Crypto Prices Plunge

On the contrary, the US Federal Reserve is less likely to cut rates in 2026. Two different approaches to rate cuts are possibly leading the crypto market, and thereby crypto prices, to uncertainty. As a result, the prices are down, led by BTC, which has declined by 2.79% over the last 24 hours.

The collective market cap has dropped 1.97% of its value to reach around $2.59 trillion, once above the $3 trillion milestone. The FGI has shifted to 14 points. Also down are other top tokens, including, but not limited to, ETH (-2.52%), BNB (-2.52%), and XRP (-1.15%), in a single day.

Kevin Griffin on USD

Kevin Griffin, a notable & billionaire investor, believes that the US Dollar has lost its value in the last 12 months. According to a report by Reuters, Kevin has attributed this loss to volatile fiscal policy and expectations around rate cuts by the US Fed.

Nevertheless, he has welcomed the appointment of Kevin Warsh, who is in favor of rate cuts. If so, then it could positively influence the appetite of investors to allocate their funds to risky segments, the crypto market in this case. Meanwhile, his statement on the US Dollar has drawn attention to the limit at which investors want to stick to risky ventures.

Highlighted Crypto News Today:

Kraken Parent Payward Sees Revenue Surge on Trading Boom

TagsCrypto Pricerate cut

Pertanyaan Terkait

QWhy did Stephen Miran resign as Chair of the Council of Economic Advisers (CEA)?

AHis resignation was reportedly not political, as his tenure was originally set for a short time. He had previously committed to the Senate about leaving the White House position if it lasted longer than intended.

QWhat is Stephen Miran's stance on interest rate cuts?

AStephen Miran expressed support for more rate cuts in 2026. He acknowledged that inflation was above the 2% target but emphasized that underlying price pressures were benign and called the current monetary policy 'too tight' for the economy.

QWhat was the impact on the cryptocurrency market mentioned in the article?

ACryptocurrency prices plunged, with the collective market cap dropping 1.97% to around $2.59 trillion. Bitcoin (BTC) led the decline, falling 2.79% in 24 hours, followed by other major tokens like ETH and BNB.

QWhat reason did Kevin Griffin give for the US Dollar losing its value?

AKevin Griffin attributed the US Dollar's loss in value over the last 12 months to volatile fiscal policy and expectations around interest rate cuts by the US Federal Reserve.

QHow might the appointment of Kevin Warsh as the next US Fed Chair influence the market?

AAs Kevin Warsh is in favor of rate cuts, his appointment could positively influence investor appetite to allocate funds to risky segments, such as the cryptocurrency market.

Bacaan Terkait

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

**Dari Kode ke Kognisi: Evolusi Otak Robot** Era robot sebelumnya bergantung pada kode yang dirancang dengan hati-hati untuk persepsi, perencanaan, dan kontrol (seperti PID), membatasi kemampuan generalisasi. Kemajuan datang dengan pembelajaran mendalam untuk persepsi visual dan pembelajaran penguatan untuk kontrol motorik, tetapi kebijakan tetap sempit. Titik balik terjadi dengan munculnya Model Bahasa Besar (LLM). LLM bertindak sebagai perencana tingkat tinggi, menerjemahkan instruksi bahasa alami menjadi urutan keterampilan atomik untuk dieksekusi oleh sistem robot tradisional (seperti ROS2). Ini adalah lompatan besar, tetapi LLM hanya penjadwal cerdas, bukan penggerak langsung. Lompatan berikutnya adalah Model Visi-Bahasa-Aksi (VLA). Model ini menggabungkan persepsi visual dan instruksi bahasa langsung ke dalam satu jaringan neural untuk menghasilkan perintah gerakan, menyatukan penalaran dan tindakan. Ini memungkinkan generalisasi yang lebih baik. Arsitektur populer (seperti di Figure AI, NVIDIA GR00T) menggunakan sistem "otak ganda": Model S2 yang besar dan lambat (7-9Hz) untuk penalaran tingkat tinggi, dan model S1 yang kecil dan cepat (200Hz) untuk menghasilkan gerakan halus. Lapisan S0 (1kHz) menangani keseimbangan dan koordinasi refleksif. Komputasi untuk kontrol keselamatan yang kritis dijalankan secara lokal di papan (mis., pada NVIDIA Jetson) karena masalah latensi dan keandalan jaringan. Cloud digunakan untuk antarmuka percakapan dan pembelajaran kumpulan data. Model sumber terbuka (seperti OpenVLA, NVIDIA GR00T, π0) sangat penting, memungkinkan startup mengadaptasi model dasar dengan data robot mereka sendiri, mempercepat inovasi. Namun, VLA masih memiliki keterbatasan: pemulihan kesalahan, efisiensi sampel, generalisasi lintas platform, perencanaan jangka panjang, dan pemahaman fisika yang mendalam. Di sinilah **Model Dunia** menjadi kunci. Model Dunia adalah jaringan neural yang memprediksi keadaan dunia masa depan berdasarkan keadaan saat ini dan tindakan yang diusulkan (misalnya, menghasilkan video yang disimulasikan). Ini memungkinkan robot untuk "berpikir sebelum bertindak", mensimulasikan berbagai skenario, mengevaluasi hasil, dan memilih tindakan terbaik sebelum eksekusi. Pendekatan ini meningkatkan pemulihan, generalisasi, perencanaan, keamanan, dan memungkinkan pembangkitan data sintetis skala besar. Arsitektur utama termasuk difusi video tingkat piksel (Cosmos/Sora), JEPA (LeCun), dan model dunia tindakan laten (Genie). Masa depan robot humanoid mungkin menggabungkan VLA dengan Model Dunia untuk perencanaan berbasis simulasi. Data (terutama melalui operasi jarak jauh) tetap menjadi penghalang utama. Sementara narasi "momen ChatGPT" untuk robot agak menyesatkan (saat ini lebih mirip era GPT-2), kemajuan menuju robot yang mampu beradaptasi secara umum sangat cepat. Evolusi dari kode buatan ke model dunia yang dipelajari secara perlahan memindahkan kecerdasan dari pikiran insinyur ke dalam sistem yang mampu memahami dan membayangkan dunia.

marsbit10m yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

marsbit10m yang lalu

Gelembung AI Sedang Pecah

Judul asli: Gelembung AI Sedang Pecah Pasar saat ini mengalami volatilitas tinggi, dengan banyak yang menyatakan adanya "gelembung AI". Pendiri Bridgewater, Ray Dalio, mengakui adanya gelembung di pasar AI, sementara CEO NVIDIA, Jensen Huang, menekankan peluang besar dan ledakan permintaan daya komputasi. Keduanya benar. Memang ada gelembung di industri AI, tetapi ini adalah fenomena umum pada awal kemunculan teknologi disruptif, seperti gelembung dot-com tahun 2000. Meski menyebabkan kerugian besar saat itu, infrastruktur yang dibangun (seperti kabel serat optik) justru menjadi fondasi bagi raksasa teknologi seperti Netflix dan Zoom, serta era cloud. Ini mengikuti Hukum Amara: kita cenderung melebih-lebihkan dampak jangka pendek teknologi baru namun meremehkan dampak jangka panjangnya. Pada tahun 2026, investasi infrastruktur AI oleh raksasa cloud mencapai $690 miliar, jauh melampaui pendapatan gabungan perusahaan AI murni. Namun, logika di baliknya berbeda. Biaya inferensi AI (contoh: per juta token) telah turun lebih dari 99.7% sejak 2023. Penurunan biaya drastis ini, sesuai "Paradoks Jevons", justru mendorong peningkatan permintaan dan pengeluaran yang masif. Perusahaan sekarang menggunakan agen AI untuk menjalankan ribuan tugas seperti menulis kode atau menganalisis dokumen, membuka permintaan baru yang sebelumnya tidak ekonomis. Industri dari SaaS, biofarmasi, hingga manufaktur canggih sekarang mengadopsi "AI+". Pertanyaannya bukan lagi "apakah akan menggunakan AI", tetapi "bagaimana mengimplementasikannya secara optimal". Gelembung AI memang mulai pecah, terutama di tingkat perusahaan rintisan yang hanya mengandalkan konsep tanpa diferensiasi nyata. Ini adalah proses pemurnian pasar. Pergeseran mendasar sedang terjadi: 1. Nilai bergeser dari pengeluaran modal (CapEx) untuk infrastruktur ke pengeluaran operasional (OpEx) untuk aplikasi yang menyelesaikan masalah di industri spesifik. 2. Valuasi tinggi di infrastruktur dapat diserap seiring waktu oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, didukung oleh efisiensi nyata yang dibawa AI ke berbagai sektor. Sejarah teknologi ditandai oleh "penghancuran kreatif". Meski investasi besar dalam infrastruktur akan menyebabkan koreksi pasar dan menghilangkan perusahaan yang tidak berkelanjutan, hasil akhirnya adalah infrastruktur komputasi yang murah dan kuat serta algoritma yang teroptimasi. Seperti internet yang kini mendasari semua industri, kita sedang menuju era di mana semua industri akan ditransformasi dan diberdayakan oleh AI. Di balik kegaduhan gelembung, tenaga produktif dasar terus berkembang tanpa henti.

marsbit24m yang lalu

Gelembung AI Sedang Pecah

marsbit24m yang lalu

43 Menit Trump: Narasi Pemimpin Kuat Tak Terkendali, Perang Media Memanas

Presiden AS Donald Trump kembali muncul di depan publik setelah menghilang lebih dari seminggu, dalam konferensi pers selama 43 menit yang dimaksudkan untuk menunjukkan kendali. Namun, pidatonya justru menyimpang ke topik-topik seperti kolam refleksi, perbandingan jumlah massa dengan Martin Luther King, serta serangan terhadap jurnalis, lawan politik, dan sejumlah kota AS. Ia menandatangani perintah eksekutif yang menghapus perlindungan jabatan bagi ribuan pegawai federal senior, berpotensi memperkuat loyalitas pribadi di atas profesionalisme. Trump secara pribadi menyerang jurnalis CNN, Kaitlan Collins, menyebutnya "penuh kebencian". Artikel ini menyoroti tekanan pada media independen, mengutip pemecatan veteran CBS Scott Pelley yang menolak campur tangan editorial untuk menyenangkan pemerintahan. Penulis menekankan pentingnya mendukung jurnalis dan media independen sebagai penjaga fakta publik ketika media arus utama menghadapi tekanan politik dan komersial. Aktivitas tiba-tiba diakhiri secara mendadak oleh stafnya, meninggalkan kesan kepanikan. Sementara itu, di tengah kekhawatiran tentang kesehatannya dan perang di Iran, empat anggota Partai Republik di DPR mendukung resolusi yang menuntut penghentian perang, menunjukkan retakan dalam dukungan partainya. Artikel ini menggambarkan penampilan Trump sebagai pertunjukan politik yang penuh kecemasan, yang mencerminkan ketegangan institusional AS: perluasan kekuasaan pribadi, pelemahan birokrasi, erosi kepercayaan media, dan penyusutan ruang fakta publik.

marsbit5j yang lalu

43 Menit Trump: Narasi Pemimpin Kuat Tak Terkendali, Perang Media Memanas

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片