Bitcoin mendekati level resistensi kritis karena pasar derivatif berkumpul sangat banyak di sekitar opsi call $75.000, menjelang ekspirasi opsi besar akhir bulan ini.
Data dari Greeks.live menunjukkan bahwa opsi kuartalan yang kadaluwarsa pada 27 Maret menyumbang lebih dari 40% dari total open interest Bitcoin. Ini menandai salah satu peristiwa ekspirasi yang paling terkonsentrasi dalam beberapa bulan terakhir.
Pembentukan ini menunjukkan para trader sedang memposisikan diri untuk pergerakan yang menentukan karena BTC diperdagangkan tepat di bawah level $75K yang banyak diperhatikan.
Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan sekitar $73.600, menempatkan pasar dalam jarak yang cukup dekat dengan strike opsi kunci.
Posisi Opsi Bitcoin Berpusat di Sekitar Ekspirasi Maret
Data opsi terbaru mengungkapkan bias yang jelas terhadap posisi bullish. Total opsi call berada di sekitar 284.590 BTC, dibandingkan dengan 192.919 BTC dalam opsi put, menyisakan rasio put-to-call sekitar 0,68.
Rasio di bawah 1 umumnya menunjukkan bahwa trader lebih banyak memasang taruhan pada kenaikan harga daripada penurunan.
Yang lebih penting, ekspirasi 27 Maret mendominasi lanskap opsi, menyumbang sekitar 41% dari total open interest. Sebagian besar eksposur ini terkonsentrasi dalam opsi call $75.000, dengan kontrak tunggal pada strike tersebut mewakili lebih dari 5% dari total posisioning.
Konsentrasi seperti itu secara efektif menciptakan medan perang derivatif utama di dekat level $75K.
"Dinding Gamma" Terbentuk di $75K
Analis dari Greeks.live menggambarkan pembentukan ini sebagai "dinding gamma", skenario di mana sejumlah besar kontrak opsi berkumpul di sekitar harga strike tertentu.
Ketika ini terjadi, aktivitas lindung nilai market maker dapat sangat mempengaruhi aksi harga jangka pendek.
Jika Bitcoin menembus di atas $75.000, penjual opsi mungkin dipaksa untuk melindungi eksposur mereka dengan membeli BTC, berpotensi mempercepat momentum naik dalam apa yang biasa dikenal sebagai gamma squeeze.
Di sisi lain, kegagalan untuk menembus level tersebut dapat membuat aset tetap terjebak di bawah resistensi seiring mendekati ekspirasi, terutama jika market maker berusaha menjaga harga tetap dekat dengan level di mana sebagian besar opsi kadaluwarsa tidak bernilai.
Ukuran Pasar Derivatif Menambah Potensi Volatilitas
Pasar derivatif yang lebih luas juga menyoroti betapa signifikannya posisioning saat ini telah menjadi.
Data dari Coinglass menunjukkan open interest opsi Bitcoin melebihi $41 miliar, mencerminkan peran derivatif yang semakin besar dalam membentuk dinamika pasar.
Peningkatan aktivitas opsi selama dua tahun terakhir semakin menjadikan peristiwa ekspirasi sebagai katalis kunci untuk volatilitas.
Dengan Bitcoin berkonsolidasi antara sekitar $70.000 dan $75.000 dalam beberapa minggu terakhir, konsentrasi opsi yang berat kini menempatkan fokus tambahan pada apakah pasar dapat menembus resistensi.
Semua Mata Tertuju pada Resistensi $75K
Secara teknis, level $75.000 juga mewakili batas atas dari kisaran konsolidasi Bitcoin selama hampir dua bulan, menjadikannya penghalang psikologis utama bagi trader.
Kombinasi resistensi teknis dan posisioning derivatif yang besar berarti hari-hari mendatang bisa menjadi penentu.
Jika Bitcoin menembus di atas $75K, pergerakan tersebut dapat memicu tekanan beli tambahan dari lindung nilai opsi dan trader momentum. Sebaliknya, penolakan berulang pada level tersebut dapat membuat aset terikat dalam kisaran saat ekspirasi Maret mendekat.
Untuk saat ini, pasar derivatif menunjukkan satu hal dengan jelas: sebagian besar trader bertaruh bahwa pergerakan Bitcoin berikutnya akan naik.
Ringkasan Akhir
- Opsi Bitcoin yang kadaluwarsa pada 27 Maret kini menyumbang lebih dari 40% dari total open interest, menjadikannya salah satu peristiwa derivatif terpenting bulan ini.
- Posisioning berat di sekitar opsi call $75K telah menciptakan pemicu volatilitas potensial karena BTC diperdagangkan tepat di bawah level resistensi kunci.










