Perusahaan Bitwise Asset Management mengumumkan pengurangan 14% dari tenaga kerjanya — sekitar 25 orang. Hal ini dilaporkan Bloomberg dengan merujuk pada CEO perusahaan, Hunter Horsley.
Akibat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) ini, jumlah karyawan organisasi berkurang dari 180 menjadi 155 orang. Horsley tidak merinci departemen mana yang terdampak.
Meski mengurangi tenaga kerja, manajemen Bitwise yakin akan pertumbuhan pasar kripto selanjutnya. Menurut Horsley, PHK ini 'mempersiapkan perusahaan dengan baik' untuk menghadapinya.
Menurut CEO perusahaan, pendorong utama pertumbuhan pasar akan semakin terintegrasinya aset kripto ke dalam ekonomi global.
Bitwise Asset Management adalah penyedia utama produk bursa (ETP). Menurut situs web resmi, perusahaan mengelola sekitar 70 ETF dengan total aset sebesar $9 miliar.
Ini mencakup beberapa dana berbasis aset kripto. Misalnya, dana Bitcoin spot ETF perusahaan — BITB — memiliki aset sebesar $2,3 miliar, berdasarkan data SoSoValue.
Di tengah penurunan pasar kripto, konsolidasi terus berlanjut. Banyak proyek telah ditutup, sementara yang lain mengoptimalkan biaya. Patut dicatat, tren ini juga telah melanda kontragan yang lebih besar, seperti contoh dari Bitwise.
Contohnya, Hashdex menutup dana bursanya yang berbasis Bitcoin. Grayscale Investments, pada gilirannya, menarik beberapa aplikasi untuk produk baru.
end-content




