Hedge fund Situational Awareness LP, yang didirikan oleh Leopold Aschenbrenner, telah menjual seluruh portofolio saham publiknya—baik posisi long maupun short—dalam satu transaksi besar. Pembelinya adalah hedge fund Citadel milik Ken Griffin. Setelah transaksi, aset Situational Awareness turun menjadi sekitar $10 miliar.
Margin Call dan Jual Terpaksa
Menurut sumber yang familiar dengan situasi tersebut, pada awal Juli 2026, valuasi aset hedge fund tersebut mencapai sekitar $45 miliar. Dalam beberapa pekan terakhir, hedge fund ini mengalami kerugian signifikan karena penurunan saham perusahaan-perusahaan yang terkait dengan infrastruktur kecerdasan buatan, termasuk SK Hynix, serta pergerakan yang tidak menguntungkan pada posisi short di saham perangkat lunak seperti Adobe. Prime broker hedge fund ini—Bank of America, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase—meminta tambahan jaminan untuk memenuhi persyaratan margin, yang memaksa manajer untuk menjual portofolio publiknya.
Dari Keuntungan Rekor ke Kerugian
Aschenbrenner meluncurkan Situational Awareness setelah meninggalkan OpenAI pada tahun 2024. Hedge fund ini dengan cepat menarik perhatian investor berkat return yang tinggi: dalam surat tertanggal 24 Juli 2026, disebutkan return bersih sebesar 439% untuk semester pertama 2026 dan 1551% sejak didirikannya hedge fund tersebut.
Aset Terbesar
Per akhir kuartal pertama 2026 (berdasarkan data laporan 13F), portofolio hedge fund tersebut mencakup saham-saham:
- Nebius Group;
- Sandisk;
- Micron;
- CoreWeave.
Pada Juli 2026, keempat saham tersebut jatuh lebih dari 30–35%.
Hedge fund ini mempertahankan investasi privat, termasuk kepemilikan di Anthropic yang diestimasi bernilai sekitar $5 miliar, dan akan terus beroperasi sebagai struktur investasi privat—tanpa portofolio publik lagi.
Peran Citadel dan Pemain Lain
Transaksi dengan Citadel diselesaikan sekitar 30–31 Juli 2026 setelah negosiasi yang juga melibatkan pemain pasar lainnya, termasuk Millennium.
Hasil transaksi ini menunjukkan skala koreksi di pasar saham terkait infrastruktur kecerdasan buatan dan risiko leverage margin bagi hedge fund yang bertaruh pada sektor ini. Aktivitas Situational Awareness selanjutnya kini terbatas pada investasi privat hedge fund, termasuk kepemilikan di Anthropic, tanpa akses ke pasar saham publik.
Pendapat AI
Dari segi keterkaitan makroekonomi, kasus Situational Awareness mengingatkan pada kisah hedge fund Archegos Capital Management, yang pada Maret 2021 gagal memenuhi persyaratan margin dan memicu penjualan posisi senilai lebih dari $20 miliar—kerugian dari transaksi dengan hedge fund tersebut saat itu ditanggung oleh beberapa bank besar sekaligus, termasuk Nomura dan Credit Suisse. Mekanismenya serupa: taruhan terkonsentrasi melalui beberapa prime broker menciptakan leverage sistemik yang tersembunyi, tidak terlihat oleh kontraktor individu mana pun, hingga penurunan harga memicu reaksi berantai permintaan tambahan jaminan.
Aspek teknis yang tidak diungkap oleh artikel ini adalah urutan tindakan para kreditur. Pengalaman Archegos menunjukkan: bank yang pertama kali menjual posisi klien bermasalah meminimalkan kerugiannya sendiri, sementara yang terlambat menanggung dampak utama penjualan. Dalam transaksi saat ini, ketiga prime broker meminta jaminan hampir bersamaan, yang mengurangi ruang untuk manuver semacam itu. Apakah kepemilikan privat di Anthropic akan tetap terisolasi dari risiko berantai taruhan terkonsentrasi pada infrastruktur AI, atau kasus-kasus serupa akan menjadi fenomena reguler dalam siklus—adalah pertanyaan yang perlu terus dipantau.





