World Gold Council menciptakan kerangka "Gold as a Service" untuk membantu memodernisasi infrastruktur emas tokenisasi di seluruh dunia. Hal ini dilakukan dengan menghubungkan sistem penyimpanan emas fisik dan penerbitan digital, memungkinkan perusahaan untuk menerbitkan produk berbasis emas dengan lebih efisien. Kerangka ini dibangun pada tiga tingkat penyimpanan fisik, penerbitan digital, dan sistem sinkronisasi yang menghubungkan aset dan catatan blockchain.
CEO World Gold Council, David Tait, mengatakan, "Layanan keuangan sedang mengalami transformasi digital yang cepat dan merata." Dia menambahkan bahwa infrastruktur bersama akan membantu meningkatkan aksesibilitas, kemampuan diperdagangkan, dan integrasi emas dalam sistem keuangan modern di seluruh dunia.
Dampak pada Pemimpin Pasar Tether Gold dan Paxos Gold
Saat ini, Tether Gold (XAUT) dan Paxos Gold (PAXG) mendominasi pasar emas tokenisasi secara keseluruhan. Selain itu, mereka secara kolektif menguasai pangsa pasar yang besar di pasar global. Keduanya beroperasi pada sistem yang berbeda untuk penyimpanan, audit, dan penebusan, dan hal ini menyebabkan fragmentasi di pasar emas digital global.
Kerangka baru ini menguraikan serangkaian proses terstandar yang mencakup koordinasi penyimpanan, pemeriksaan kepatuhan, dan sistem penebusan yang harus diikuti di semua platform secara global. Kerangka seperti itu akan memastikan bahwa semua platform selaras dalam hal kepatuhan regulasi. Telah dicatat bahwa platform semacam itu dapat memungkinkan ratusan penerbitan baru terjadi dengan cara yang lebih efisien.
Potensi dan Tanda Perkembangan
Platform ini berpotensi menurunkan biaya operasional serta meningkatkan integrasi antara aset emas tokenisasi di berbagai platform blockchain secara global. Hal ini dapat lebih meningkatkan tingkat adopsi di antara investor institusional serta perusahaan fintech yang memasuki ruang komoditas tokenisasi. Pejabat menekankan bahwa platform ini berfokus pada memungkinkan pertumbuhan, bukan menargetkan penerbit yang sudah ada di ruang tersebut.
Perkembangan ini menandai konvergensi signifikan antara pasar emas tradisional dan teknologi blockchain seiring adopsi aset digital terus mendapatkan momentum secara global. Analis mencatat bahwa emas tokenisasi dapat menjadi penggerak pertumbuhan utama di pasar emas tradisional global.
Berita Crypto yang Disorot:
Ondo Finance Perluas Penawaran Sekuritas Tokenisasi Dengan BlackRock IBIT dan Galaxy Digital






