2026-06-15 Senin

Pusat Berita - Halaman 763

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Orbs Memungkinkan Perdagangan Futures Perpetual Onchain Kelas Institusional di Sei melalui Integrasi Gryps

Orbs mengumumkan bahwa perdagangan futures perpetual onchain berkelas institusi kini tersedia di Sei Network melalui integrasi Gryps dengan Perpetual Hub Ultra milik Orbs. Integrasi ini menyediakan infrastruktur derivatif canggih yang berfokus pada kepastian eksekusi, efisiensi modal, dan manajemen risiko deterministik. Perpetual Hub Ultra menawarkan stack futures perpetual modular yang mencakup lindung nilai, likuidasi, oracle, dan antarmuka perdagangan profesional. Dengan memanfaatkan infrastruktur Layer-3 Orbs dan sistem kontrak pintar Symmio, Gryps dapat menyediakan likuiditas yang dalam, leverage variabel, dan eksekusi yang efektif. Gryps dirancang khusus sebagai infrastruktur perdagangan profesional untuk futures perpetual, bukan aplikasi DeFi umum. Integrasi ini memungkinkan eksekusi berbasis niat (intent-based) yang dikelola oleh Orbs, memastikan efisiensi modal dan kualitas eksekusi bahkan dalam kondisi pasar yang tidak terduga. Ran Hammer dari Orbs menyatakan bahwa integrasi ini menunjukkan bagaimana infrastruktur derivatif onchain canggih dapat memenuhi kebutuhan operasional trader profesional. Perpetual Hub Ultra memungkinkan platform terdesentralisasi bersaing dengan pertukaran terpusat dalam hal kinerja dan pengalaman pengguna, sekaligus sepenuhnya onchain. Gryps dibangun di atas Sei Network sebagai protokol futures perpetual berkinerja tinggi untuk pelaku pasar institusional dan profesional, dengan arsitektur modular berbasis RFQ dan penyelesaian non-custodial.

TheNewsCrypto01/27 21:43

Orbs Memungkinkan Perdagangan Futures Perpetual Onchain Kelas Institusional di Sei melalui Integrasi Gryps

TheNewsCrypto01/27 21:43

Apakah Puncak Bitcoin Masih di Depan? Menguraikan Dampak Divergensi Ekuitas

Bitcoin (BTC) terus mengalami tekanan bearish dengan tren penurunan jangka pendek yang masih berlanjut. Meskipun sentimen pasar menunjukkan kemungkinan terbentuknya puncak lokal, hubungan Bitcoin dengan pasar ekuitas tradisional, seperti S&P 500 dan Nasdaq, justru mendukung narasi potensi kenaikan harga. Secara historis, BTC dan indeks ekuitas AS memiliki korelasi kuat, sering kali mencapai puncak pasar dalam periode yang sama. Namun, sejak September 2025, pergerakan harga keduanya mengalami divergensi: Bitcoin turun sekitar 30%, sementara ekuitas tetap menunjukkan momentum bullish. Perbedaan ini menempatkan BTC dalam posisi underperform, yang berpeluang ditutup melalui apresiasi harga. Tantangan utama Bitcoin adalah arus keluar likuiditas, termasuk penjualan ETF spot senilai $4,68 miliar sejak November. Meski demikian, harga BTC relatif stabil, hanya turun sekitar $2.900, didukung penyerapan tekanan jual dan peningkatan hashrate yang mencerminkan permintaan jaringan yang tetap kuat. Perilaku miner juga mendukung, dengan penambahan lebih dari 400 BTC ke cadangan mereka. Namun, risiko downside tetap ada, terutama dengan keluarnya likuiditas stablecoin senilai $7 miliar, yang mencerminkan penurunan apetit risiko di pasar kripto. Secara keseluruhan, Bitcoin berpotensi melakukan pemulihan, meskipun tekanan jual dan penurunan likuiditas stablecoin menjadi penghalang signifikan.

ambcrypto01/27 19:04

Apakah Puncak Bitcoin Masih di Depan? Menguraikan Dampak Divergensi Ekuitas

ambcrypto01/27 19:04

活动图片