【研报精选】有望在下一轮牛市继续爆发?Solana可能是优秀的壳资源链

MirrorDipublikasikan tanggal 2022-12-23Terakhir diperbarui pada 2022-12-29

Abstrak

数据显示Solana上的开发者贡献数量在SOL代币价格下跌95%的情况下仍然呈现年2.5倍的增长。对这个数据略持怀疑。如今Solana上的初始投资机构Multicoin等早就赚的盆满钵满,渐渐会退出Solana的主导和控制。道理也不难明白,套现走人了而已。同样的,未必是坏事。Sam的崩溃和机构的有序撤退,让Solana变得纯粹。在有优秀壳资源的前提之下,有社区化的可能性。至于下轮周期是否能突破前十,还是下一个EOS,就看运气吧。

FTX崩溃后,Solana的TVL骤减67%,遭受重创。墙倒众人推。“Sam Coin、Sam Chain”完蛋了是许多人的直觉。不过Messari最近的一篇报告表明Solana的情况没有外界想象的糟糕。即便是在Sam失势后,Solana仍然具有重要的壳资源价值。脱离Sam的Solana反倒给了自己一次凤凰涅槃的机会。

从协议层面的进展,有由Jump推出的Firedancer轻客户端。公链的轻客户端越多,网络宕机的整体性风险也就越小。包括最近A16Z自己开发的以太坊轻客户端Helios是同样的道理。

也有Jito-solana这样结合流动性质押和MEV价值索取的应用。MEV Bot在每条公链成为标配。而以太坊上的FlashBot近期也公布了计划,有计划成为一条MEV Chain。类似于Dydx从以太坊生态的应用迁移到Cosmos做独立链。

说到DyDx去Cosmos上做应用链,我会觉得诸如此类的迁移更多是“叙事先行”。打铁还需自身硬。本质上还是得看自己能否被市场接受。一个本来能力就不行的项目,迁移到哪条链都是无济于事。当然不否认公链自身的用户属性和时机对项目崛起的重要性。像Axie就经历了EOS到ETH漫长的跨越周期的迁移探索。以及GMX从BSC迁移至Arbitrum后成为Arb最核心的项目。

无论是整体链,还是应用链。无论是L1还是L2。ZK也好,Optimistic也好。以及以上的所有排列组合。一切都是技术革新上的探索 哲学层面的探讨。最终还要落实到创新性项目诞生并且被市场接受。实际上每一条链,每一条L2,每一条Rollup能诞生一个爆款应用并且围绕它产生生态,已是成功。这也符合马太聚集效应的理论。A16Z的基础堆栈和应用迭代理论是神作。

像其他优化节点和数据效率的一些进展,QUIC/QOS/Local Fee Market等等因过于技术不赘述。

作为PoS网络,去中心化的问题逃不过。尽管有2000多个节点,130多个数据中心,35个区域,网络仍然集中在少数节点/数据中心/区域中。PoS网络都逃不过这个问题,以太坊几万个节点也无可避免。追溯到五年前,十年前,PoW网络也是集中的。既然世界上的财富本就是集中的,我倒是更愿意接受PoW转PoS是为了减少环境污染的说辞。

Solana上的所有游戏,典型像Aurory/Star Atalas等等,在21/22年曾经轰轰烈烈,至今未上线主网,大概率是难产了。Eclipse and Nitro是两个有趣的项目,他们在尝试把Solana的虚拟机SVM迁移到Celestia和Cosmos这类的Rollup链上。Solana曾经让大家一度相信是一条专注于专业Trading的链,因此在订单本Dex/专业衍生品领域会有大突破。Drift,/Zeta Markets/Friktion/PsyOptions这些衍生品项目,也都是不温不火。在Serum崩溃之后,出现了几个社区主导的Sreum Fork项目OpenBook,/Ellipsis Labs/Lifinit等。这未尝不是一件坏事。也许Solana真的是一条有专业交易优势的链,只是前期过多的被Sam主导导致没有发挥出其优势。

数据显示Solana上的开发者贡献数量在SOL代币价格下跌95%的情况下仍然呈现年2.5倍的增长。对这个数据略持怀疑。如今Solana上的初始投资机构Multicoin等早就赚的盆满钵满,渐渐会退出Solana的主导和控制。道理也不难明白,套现走人了而已。同样的,未必是坏事。Sam的崩溃和机构的有序撤退,让Solana变得纯粹。在有优秀壳资源的前提之下,有社区化的可能性。至于下轮周期是否能突破前十,还是下一个EOS,就看运气吧。

的应用迁移到Cosmos做独立链。

说到DyDx去Cosmos上做应用链,我会觉得诸如此类的迁移更多是“叙事先行”。打铁还需自身硬。本质上还是得看自己能否被市场接受。一个本来能力就不行的项目,迁移到哪条链都是无济于事。当然不否认公链自身的用户属性和时机对项目崛起的重要性。像Axie就经历了EOS到ETH漫长的跨越周期的迁移探索。以及GMX从BSC迁移至Arbitrum后成为Arb最核心的项目。

无论是整体链,还是应用链。无论是L1还是L2。ZK也好,Optimistic也好。以及以上的所有排列组合。一切都是技术革新上的探索 哲学层面的探讨。最终还要落实到创新性项目诞生并且被市场接受。实际上每一条链,每一条L2,每一条Rollup能诞生一个爆款应用并且围绕它产生生态,已是成功。这也符合马太聚集效应的理论。A16Z的基础堆栈和应用迭代理论是神作。

像其他优化节点和数据效率的一些进展,QUIC/QOS/Local Fee Market等等因过于技术不赘述。

作为PoS网络,去中心化的问题逃不过。尽管有2000多个节点,130多个数据中心,35个区域,网络仍然集中在少数节点/数据中心/区域中。PoS网络都逃不过这个问题,以太坊几万个节点也无可避免。追溯到五年前,十年前,PoW网络也是集中的。既然世界上的财富本就是集中的,我倒是更愿意接受PoW转PoS是为了减少环境污染的说辞。

Solana上的所有游戏,典型像Aurory/Star Atalas等等,在21/22年曾经轰轰烈烈,至今未上线主网,大概率是难产了。Eclipse and Nitro是两个有趣的项目,他们在尝试把Solana的虚拟机SVM迁移到Celestia和Cosmos这类的Rollup链上。Solana曾经让大家一度相信是一条专注于专业Trading的链,因此在订单本Dex/专业衍生品领域会有大突破。Drift,/Zeta Markets/Friktion/PsyOptions这些衍生品项目,也都是不温不火。在Serum崩溃之后,出现了几个社区主导的Sreum Fork项目OpenBook,/Ellipsis Labs/Lifinit等。这未尝不是一件坏事。也许Solana真的是一条有专业交易优势的链,只是前期过多的被Sam主导导致没有发挥出其优势。

数据显示Solana上的开发者贡献数量在SOL代币价格下跌95%的情况下仍然呈现年2.5倍的增长。对这个数据略持怀疑。如今Solana上的初始投资机构Multicoin等早就赚的盆满钵满,渐渐会退出Solana的主导和控制。道理也不难明白,套现走人了而已。同样的,未必是坏事。Sam的崩溃和机构的有序撤退,让Solana变得纯粹。在有优秀壳资源的前提之下,有社区化的可能性。至于下轮周期是否能突破前十,还是下一个EOS,就看运气吧。

Bacaan Terkait

Laporan Q1 2026 Ethereum: Biaya Turun, Pengguna dan Volume Transaksi Capai Rekor Tertinggi Sejarah

**Laporan Kuartal I Ethereum 2026: Biaya Turun, Pengguna dan Jumlah Transaksi Capai Rekor Tertinggi** Laporan Ethereum Q1 2026 menunjukkan data yang tampak berlawanan tetapi kritis: jaringan ini mengalami pertumbuhan pengguna, transaksi, dan throughput tertinggi sepanjang masa, sementara biaya transaksi, TVL, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar ETH terdilusi turun. Ini menandai transisi Ethereum ke fase 'biaya rendah untuk skala' setelah peningkatan Fusaka meningkatkan kapasitas data dan membuat ruang blok lebih murah, melepaskan permintaan jaringan (paradoks Jevons). Naratif inti Ethereum bergeser dari blockchain DeFi ke lapisan penyelesaian keuangan global. Ethereum mempertahankan dominasi dalam aset tokenisasi: stablecoin, dana tokenisasi (naik 4.9% QoQ), komoditas tokenisasi (naik 60% QoQ, terutama emas), dan saham tokenisasi. Kehadiran institusi seperti BlackRock, JPMorgan, dan Fidelity semakin memperkuat adopsi. **Data Kunci Q1 2026:** * **Penggunaan (Naik):** Pengguna Bulanan Aktif (MAU): 13.2 juta (+53.5% QoQ). Jumlah Transaksi: 200.4 juta (+38% QoQ). Throughput: 25.78 TPS. * **Nilai & Biaya (Turun):** Biaya Transaksi Lapisan-1: $39.9 juta (-47.9% QoQ). TVL Ekosistem: $316.2B (-11% QoQ). Kapitalisasi Pasar ETH Tercairkan Penuh: $290B (-30.3% QoQ). * **Aset Tokenisasi (Stabil/Tumbuh):** Nilai Pasar: $2034B. Didominasi stablecoin ($1789B), diikuti dana ($194B) dan komoditas ($47B). Ethereum mengorbankan pendapatan biaya jangka pendek untuk ekspansi jaringan, berfokus pada konsolidasi sebagai lapisan penyelesaian default untuk aset keuangan global. Peningkatan kapasitas berkelanjutan (seperti rencana upgrade Glamsterdam) diharapkan dapat lebih mendorong adopsi dan nilai jaringan jangka panjang.

marsbit44m yang lalu

Laporan Q1 2026 Ethereum: Biaya Turun, Pengguna dan Volume Transaksi Capai Rekor Tertinggi Sejarah

marsbit44m yang lalu

Baru Saja Raup Dana Rp 2,7 Triliun, Fei-Fei Li Juga Berinvestasi

Ilmuwan ternama dan mantan peneliti senior DeepMind, Pete Florence, baru saja menggalang dana US$4 miliar (sekitar Rp27 triliun) untuk perusahaannya, Generalist AI. Menariknya, meskipun dikenal sebagai salah satu perintis arsitektur model "dunia nyata" (world model) atau Vision-Language-Action (VLA), Florence secara terbuka menolak label "world model" untuk perusahaannya. Florence, yang dibimbing oleh ahli robotika fisik Rusia Tedrake di MIT, percaya bahwa fokus utama seharusnya pada *tujuan*, bukan sekadar *label*. Tujuannya adalah menciptakan robot yang dapat melakukan tugas fisik apa pun dengan tingkat keberhasilan dan kecepatan tinggi, tanpa memerlukan data spesifik untuk setiap tugas, mirip seperti manusia. Generalist AI telah meluncurkan dua model: GEN-0 (2025) dan GEN-1 (2026). GEN-1 diklaim memiliki tingkat keberhasilan 99% dalam tugas-tugas rumit seperti melipat kardus dan merawat robot, berkat pelatihan dengan data interaksi fisik skala besar yang dikumpulkan melalui sarung tangan mekanis khusus. Kemajuan ini menunjukkan bahwa model fisik mereka mendekati titik balik menuju utilitas komersial, mirip dengan GPT-3 untuk bahasa. Pendanaan putaran ini, yang meningkatkan valuasi perusahaan menjadi US$20 miliar, dipimpin oleh investor seperti NVentures (Nvidia), Bezos Expeditions, NFDG, serta figur ternama termasuk pendiri Xiaomi Bin Lin, pendiri Zoom Eric Yuan, dan ilmuwan terkemuka Fei-Fei Li. Investor percaya pada visi Florence untuk mewujudkan robot serba bisa yang benar-benar berguna dalam kehidupan nyata.

marsbit52m yang lalu

Baru Saja Raup Dana Rp 2,7 Triliun, Fei-Fei Li Juga Berinvestasi

marsbit52m yang lalu

Dua Legenda Hilang dalam Tiga Hari: Bendungan Talenta AI Google, Mulai Jebol?

Dalam tiga hari, Google kehilangan dua tokoh legendaris AI. Noam Shazeer, penulis inti makalah Transformer dan pemimpin bersama Gemini, meninggalkan Google untuk bergabung dengan OpenAI. Dua hari kemudian, John Jumper, pemenang Nobel Kimia 2024 dan pemimpin inti AlphaFold, meninggalkan Google DeepMind untuk bergabung dengan Anthropic. Tren ini diperkuat dengan keputusan mantan anggota pendiri OpenAI, Andrej Karpathy, yang bergabung dengan Anthropic pada Mei. Kehilangan ini mencerminkan tren yang lebih luas: aliran talenta AI puncak dari Google ke OpenAI dan Anthropic. Penyebabnya adalah perbedaan mendasar dalam misi. Bisnis inti Google adalah iklan, sehingga penelitian AI sering kali harus selaras dengan tujuan komersial. Sebaliknya, OpenAI berfokus pada AGI untuk kemanusiaan, sementara Anthropic berfokus pada keamanan AI, memungkinkan peneliti berkonsentrasi penuh pada kemajuan teknologi. Faktor lain termasuk prospek kekayaan dari IPO yang akan datang di OpenAI dan Anthropic, yang menawarkan potensi imbalan ekuitas yang jauh lebih besar dibandingkan dengan raksasa matang seperti Google. Selain itu, penggabungan Google Brain dan DeepMind pada 2023 dianggap gagal menyelesaikan ketegangan antara penelitian jangka panjang dan tekanan komersialisasi. Google masih memiliki aset kuat seperti infrastruktur komputasi dan data, tetapi kehilangan talenta kritis ini merupakan tantangan struktural yang mendalam. Di bidang AI, retensi talenta terbaik ternyata lebih sulit daripada membangun model yang paling canggih sekalipun.

marsbit2j yang lalu

Dua Legenda Hilang dalam Tiga Hari: Bendungan Talenta AI Google, Mulai Jebol?

marsbit2j yang lalu

Di Balik 'Raport' AI, Tersembunyi Seorang 'Pembuat Soal' Tionghoa

Setiap kali model AI terdepan dirilis, industri melihat "laporan nilai" seperti MMLU-Pro, MMMU, dan MMMU-Pro. Tolok ukur ini telah menjadi bahasa umum untuk mengevaluasi kemampuan model. Di baliknya adalah nama seorang peneliti Tionghoa, Chen Wenhu, asisten profesor di University of Waterloo. Dia dan lab TIGERLab-nya menciptakan MMLU-Pro karena MMLU lama tidak lagi efektif—model canggih seperti OpenAI o3 hampir mencapai nilai sempurna. MMLU-Pro, dengan 12.032 soal lebih sulit dan 10 pilihan jawaban, berhasil membedakan kembali kemampuan model. Selain itu, mereka mengembangkan MMMU untuk mengevaluasi model multimodal (teks dan gambar) pada 11.500 soal dari berbagai disiplin ilmu. Bahkan model terkuat seperti GPT-4V hanya mencapai akurasi 56%. MMMU-Pro kemudian dibuat agar model tidak bisa mengandalkan teks saja dan harus benar-benar memahami informasi visual. Chen Wenhu memiliki latar belakang riset dalam pemahaman informasi kompleks. Pengalamannya di Google DeepMind untuk proyek Gemini membantunya memahami celah dalam evaluasi. Labnya juga mengerjakan penelitian model, seperti UniVideo untuk video dan MoCha untuk karakter virtual, yang memperdalam pemahaman mereka dalam merancang tolok ukur yang solid. Kini, dia bergabung dengan Meta untuk fokus pada data pelatihan dan evaluasi multimodal. Karyanya menggarisbawahi kontribusi signifikan peneliti Tionghoa di balik layar dalam membentuk standar evaluasi AI global.

marsbit3j yang lalu

Di Balik 'Raport' AI, Tersembunyi Seorang 'Pembuat Soal' Tionghoa

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片