多数认赔杀出!2022比特币已实现损失突破1,950亿刀,是利润近2倍

GlassnodeDipublikasikan tanggal 2022-12-19Terakhir diperbarui pada 2022-12-19

Abstrak

今年以来,比特币价格不断下跌,相较去年11 月的6.9 万美元历史高点,最深跌幅将近80%,迫使不少比特币投资者蒙受巨额损失。链上数据显示,比特币投资者今年的已实现损失已达到1950 亿美元,是已实现利润1050 亿美元的近两倍。

Glassnode数据显示,比特币在2022 年的已实现损失已达到1950 亿美元,这意味着有一些持有者以低于买入价的价位,出售了他们原先所持有的比特币,而这些损失大部分发生在今年2 月、 5 月、 6 月和11 月。

投资者承受巨额损失的时间段,发生了俄乌战争、 Terra 崩溃等各种事件,因此引发大规模抛售,而在今年爆发的最大规模投资者投降,发生在5 月、 6 月Terra 大崩盘期间,这两个月投资者的已实现损失分别超过140 亿美元和200 亿美元。

当时Terra 生态系的崩溃造成蔓延效应,最终导致Celsius、 Voyager DIgital、三箭资本和其他数家加密货币公司相继破产,此外,全球经济面临创纪录的高通膨,迫使联准会大幅升息,这些因素都重击比特币,导致比特币在1 个月内暴跌约40%。

另外,今年11 月,随着加密货币交易所FTX 崩溃,比特币持有者在短短7 天内已实现损失超过100 亿美元,创下今年规模第三大的投资者投降,由于FTX 崩溃,投资者转向青睐自托管服务,导致上月存放在中心化交易所的比特币被大规模提出。

今年规模第四大的投资者投降,发生在2 月,也就是俄罗斯挥军入侵乌克兰之际,当时的市场抛售造成超过90 亿美元的已实现损失,甚至在俄罗斯交易所,比特币溢价一度高达2 万美元。总而言之,比特币投资者在2022 年的投降,是因宏观经济和行业特定因素所致。

今年比特币已实现利润仍有1050 亿美元

尽管不少比特币投资者在今年蒙受巨额亏损,不过仍有一些投资者获利。今年迄今为止,比特币的已实现利润仍有1050 亿美元,其中大部分利润来自于持有比特币超过18 个月的长期持有者。

值得注意的是,由于比特币价格不断下跌,已实现利润的规模,也随着时间推移而下降。今年比特币的已实现利润在2 月和4 月达到顶峰,当时出售比特币的投资者,获利各超过70 亿美元,在这两个月,比特币币价都还在4 万美元左右。

后来随着比特币价格在之后几个月下跌,出售比特币的投资者利润也随之减少,今年以来,已实现利润金额最低的月份发生在12 月,迄今仅5 亿美元,本月比特币价格大多数时间皆低于1.7 万美元。

尽管比特币今年持续低迷,但一些市场人士认为币价可能已触底。BitMex 创办人Arthur Hayes 本月稍早就预测,由于联准会2023 年将不得不转向鸽派货币政策,这将促使比特币走升。

《富爸爸.穷爸爸》系列畅销书作者罗伯特清崎(Robert Kiyosaki)也认为,随着联准会将转向,并印钞数兆美元,持有黄金、白银和比特币的人将变得更加富有。

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit3j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit3j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit6j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit6j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

Artikel ini membahas dilema utama yang dihadapi ketua Federal Reserve terbaru, Christopher Warsh, dalam menanggapi ledakan AI. Inti persoalannya adalah apakah kemajuan AI saat ini mirip dengan situasi 1996 — di mana Alan Greenspan membiarkan ekonomi tumbuh tanpa menaikkan suku bunga karena percaya pada pertumbuhan produktivitas — atau lebih mirip 1999, ketika Greenspan akhirnya menaikkan suku bunga secara agresif untuk mencegah overheating ekonomi. Warsh cenderung pada pendekatan 1996, berargumen bahwa manfaat produktivitas AI membutuhkan waktu untuk terlihat dalam data resmi, dan menaikkan suku bunga terlalu dini justru dapat meredam pertumbuhan yang sebenarnya membantu menekan inflasi. Namun, konteks makroekonominya berbeda: tekanan tarif, defisit fiskal yang membesar, dan memudarnya manfaat globalisasi membuat risiko inflasi lebih tinggi daripada era 1990-an. Di sisi lain, kritikus seperti Austan Goolsbee dari Bank Sentral Chicago berpendapat bahwa ledakan AI yang sudah diantisipasi banyak orang justru dapat memicu kenaikan pengeluaran di muka, mendorong overheating ekonomi dan mengharuskan kenaikan suku bunga yang lebih tajam nantinya. Perdebatan ini mencerminkan perpecahan internal di Fed. Paradoks terakhir bagi Warsh adalah keinginannya untuk menghapus "forward guidance" (panduan kebijakan ke depan), suatu praktik yang justru dibuat pada 1999. Jika ekonomi memburuk, ia harus memilih antara menggunakan alat yang ingin dihapusnya atau menghadapi gejolak pasar akibat ketidakpastian. Jawaban atas semua ini bergantung pada penilaiannya: apakah kita berada di tahun 1996 atau 1999?

marsbit8j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

marsbit8j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片