Galaxy Digital dengan cepat membantah narasi bahwa perdagangan Bitcoin besar-besaran yang ditanganinya didorong oleh kekhawatiran tentang komputer kuantum.
Laporan mengatakan perdagangan besar itu terjadi, tetapi peneliti perusahaan memperjelas bahwa motifnya bukan kepanikan teknologi yang tiba-tiba.
Galaxy Bantah Motif Kuantum
Menurut Alex Thorn, kepala penelitian Galaxy, perdagangan—yang dieksekusi atas nama klien kaya—bukan tentang ketahanan Bitcoin terhadap serangan kuantum di masa depan.
Perusahaan merilis angka kuartal pada waktu yang sama, menunjukkan kerugian bersih $482 juta pada kuartal keempat 2025 dan kerugian $241 juta untuk keseluruhan tahun 2025.
Angka-angka itu, dipasangkan dengan perdagangan besar tersebut, memicu rumor yang menyebar melalui saluran crypto dan umpan media sosial.
Hooo buddy. To translate what @novogratz is saying here (via $GLXY earnings call this AM): The $9B block trade Galaxy did last quarter was for someone 1) early/rich (clearly), 2) smart, 3) fairly concerned about $BTC Quantum Resistance https://t.co/kooKJyjB1s pic.twitter.com/iUsu1pvM17
— Kellan Grenier (@kellangrenier) February 3, 2026
Timing Pasar Dan Headline
Bitcoin sempat menyentuh di bawah $75.000 sekitar waktu yang sama, dan pergerakan harga itu memperbesar obrolan. Beberapa orang menghubungkan penjualan besar-besaan (whale sell-off) dengan ancaman teknologi yang muncul.
Laporan mengatakan segelintir komentator pasar menunjuk komputasi kuantum sebagai alasan untuk penjualan tersebut. Tetapi banyak ahli membantah, berargumen bahwa garis waktu untuk mesin kuantum yang mampu memecahkan kriptografi Bitcoin masih panjang.
quantum is not why the whale sold
novo didn’t connect the two. he said it was one reason ppl are claiming for btc weakness, but he disagrees with that (this is clear if you read the full transcript)
he then clarified on bloomberg that quantum isn’t the reason for btc weakness https://t.co/pxvqOvsTZZ pic.twitter.com/JT5Qi0PXI4
— Alex Thorn (@intangiblecoins) February 3, 2026
Adam Back, suara yang sudah lama di bidang ini, berargumen bahwa ancaman kuantum yang berarti masih puluhan tahun lagi, bukan peristiwa jangka pendek.
Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, setuju bahwa blockchain dapat mengadopsi tanda tangan yang lebih kuat jauh sebelum risiko yang meluas terwujud.
Andreas Antonopoulos, seorang edukator dan penulis Bitcoin yang terkenal, menekankan bahwa jika komputer kuantum pernah menjadi sekuat itu, banyak sistem global akan sudah terpengaruh, bukan hanya crypto.
BIP-360 Dan Tanggapan Komunitas
Langkah defensif telah muncul di dalam ekosistem: pendukung dan beberapa manajer dana telah mempromosikan BIP-360, sebuah proposal yang akan menambahkan opsi tanda tangan pasca-kuantum untuk alamat Bitcoin yang rentan.
Laporan mencatat bahwa langkah-langkah seperti itu mencerminkan perencanaan, bukan kepanikan. Mereka menunjukkan bahwa pengembang dan pemangku kepentingan sedang mendiskusikan opsi dan mempersiapkan kemungkinan peningkatan. Perencanaan itu adalah bagian dari manajemen risiko normal dalam sistem yang menghargai umur panjang.
Alasan Trading Bisa Beragam
Pemegang besar menjual karena banyak motif: perencanaan pajak, penyeimbangan kembali portofolio, kebutuhan likuiditas, atau lindung nilai strategis. Adalah jarang bagi satu alasan tunggal—terutama ketakutan teknologi spekulatif—untuk menjelaskan perdagangan sebesar ini tanpa sinyal penguat lainnya.
Penyangkalan dari Galaxy membuat sudut pandang kuantum terlihat seperti cerita pasca-hoc yang mengisi celah di pasar yang sudah gugup.
Gambar unggulan dari Unsplash, bagan dari TradingView








