刚刚,ETH合并成功:通缩何时奏效?后面还有大风险吗?会不会有天量解锁砸盘?

白话区块链Dipublikasikan tanggal 2022-09-15Terakhir diperbarui pada 2022-09-15

Abstrak

今天,不仅仅加密领域甚至财经和科技领域都在关注一件大事,没错,以太坊合并。

今天,不仅仅加密领域甚至财经和科技领域都在关注一件大事,没错,以太坊合并。

刚刚传来的消息显示,以太坊已经于区块高度 15537393(北京时间9月15日14时42分左右)完成了人们期待已久的合并。此前,白话区块链对以太坊合并做过大量、详尽的科普:合并在即,关于以太坊下半场的主题Layer2,这些你一定要知道,但其实合并作为一个富有“硬核”性的事件,背后蕴藏了很多信息,大家还是表示依然有不少疑问,并深切关注以太坊合并后的进展,在以太坊合并之际,本文将对大家关注较多的,诸如通缩问题、中心化问题、风险问题等进行逐一深入浅出的剖析……

01

以太坊合并后就能“提速、降费”了吗?

如果不能,为什么要大费周章合并?

暂时不能。

简单的说,以太坊此次升级主要是“执行层与共识层”合并,说白了最大的改变就是从POW转POS,把能耗、验证和出块的成本降到低位且可控的位置。而一直困扰着以太坊生态的“低速高费”问题,目前尚且没有解决。只能说饭一口一口吃,合并可以说是以太坊大规模扩容的垫脚石,有了这个基础,随后以太坊社区背后的多个技术团队可以腾出手来专注于路线图上的Layer2和分片,目前已知的是很快就能让Layer2的Rollup 费用等问题得到优化。最后ETH2.0(高速、低费用)的网络完全落地那是一个漫长的事情,路线图也可能随时会因为新进展而调整。

02

以太坊合并后,一千多万枚ETH将解锁砸盘?

没有,即便解锁也不能大量抛售。

以太坊合并后,POS质押部分的ETH并未马上解锁,真正开放和解锁流通时间预计是2023年。另外许多人担心大量ETH解锁会带来大量抛售砸盘的后果,这个理论上是不存在的,因为POS质押提款不会马上可用,简单的说,就是单位时间内有提款量上限,需要排队等待解锁,因此市场上不会一次性同时出现大量解锁的ETH。

03

以太坊合并后,算力都去了哪里?

多个选择。

据白话区块链观察,以太坊块生产者群体较多,他们此前主要通过显卡和ASIC设备来“挖块”,在POW转POS之际,摆在他们眼前的选项有以下几种:

1、抛售回收设备残值==》参与以比特币为主的其它算法POW项目

2、不抛售设备==》继续参与其它同算法POW项目块生产

3、不再参与POW而转向POS质押,或同时兼顾两者

当然,白话区块链认为,大部分以太坊矿场资源(包括但不限于:廉价电力、场地、机房设施等)在下架以太坊块生产设备后迅速上架比特币设备或许可以利益最大化,因此我们也看到了比特币算力的上涨。

另外也有人提到了以太坊块生产者的“失业”问题,从以太坊退出POW机制的角度上看,这些“工作”都不需要做了,确实属于”失业“,不过大部分早期参与者早就回本了,要不要参与新的POW或者POS、甚至准备更新潮的零知识证明计算,都是自由的了,少部分亏损者不得不面临折价甩卖显卡等设备以降低损失。

04

以太坊转POS后,暴露出“严重”的中心化问题?

小题大作了。

事实上节点中心化问题并没有那么严重,不少媒体或者KOL有意无意将该问题放大,引发了不少人的恐慌。他们主要指出:过多的POS节点被质押服务商控制、以及质押节点服务的托管商份额过大(AWS等)这两大问题。

我们逐个分析,首先矿霸问题早就已经老生常谈,不用再赘述了,如果这是一个巨大的问题,几乎只有几大矿池在出块的比特币早就被送上断头台。再者POS质押服务的份额问题是可解的,而POW的规则几乎是无解的,一个是去中心化质押服务方案、另外一个就是质押服务商对社区的抗审查承诺(如果不遵守,用户转移便是)。

另外一个问题,类似IDC服务商的问题就更简单得多了,以太坊2.0验证节点部署只需要稳定的互联网基础设施即可,门槛非常低,之所以部署到AWS这些大型服务商主要考虑是服务品质问题,即便AWS因为政策问题不能继续托管,也不意味着节点全灭,要知道AWS节点遍布全球,只要迁移一下不同地区节点即可。

另外全球一百多个国家的政策和法律不可能达成共识,简单举个例子,像荷兰等一些国家的IDC服务非常宽松,甚至允许侵权类内容的网站存在,因此这从来不是一个问题。如果说担心AWS作恶,大范围拔网线之类的,这个问题也很简单,现在都已经2022年了,人家AWS也都是部署的分布式的网络服务,单点的停电、拔网线故障引起大范围客户的服务停止的问题几乎很难发生,当然即便这不能说绝对不会发生,也通常比坐落在POW偏远地区的基础设施来得可靠得多。

总的来说“严重”这个词是不恰当的,POW和以太坊POS共识机制谁更去中心化只能说各有千秋,完全没必要小题大做,当然加密领域来自内外的“中心化”问题,本身就在“不断改进”中。简单的说,比如说类似Coinbase、Lido这些个份额较大的质押服务商可以直接采用ssv的方案为用户提供去中心化的质押服务等来解决这些问题。

05

以太坊升级很复杂、困难,可能会有严重的技术性风险?

的确是很复杂、困难,但暂未发现大风险。

海外一度有一些主流媒体(对加密领域来说是行业外媒体)对以太坊合并也非常关注,当然了,对于重大升级,本着谨慎态度,广泛的认为以太坊升级难度高、复杂程度大,容易遭遇技术性问题,合并转POS后可能出现漏洞,而且有失败可能。也有人认为POS机制没有经过测试,不一定像POW稳定。

关于这一点,作为业内加密参与者,应该很清楚以太坊背后的数个技术团队的实力还是过往升级的严谨程度都是业内顶尖的,几轮测试网测试下来基本顺利并没有发现无法解决的问题,合并从立项到技术攻关到测试实施的时间很长,准备足够充分,从各路生态项目表态支持和参与以太坊开发的技术人员确信的言论中,业内对于以太坊POS共识机制还是比较有信心的。事实上,作为以太坊POS链主网信标链也已经经过了长时间稳定运行,没什么毛病,合并完成后,POS链接管后也理应能够持续稳定运行。

06

合并完了,那么何时正式开始通缩?效果何时显现?

通缩并没有时间点,它更多是一种状态。

单位时间内销毁数量大于平均增发数量时,就可以说以太坊这段时间在通缩。近日,Yearn核心开发者banteg在推特上表示,以太坊“基本交易费”(Base Fee)达到15.43Gwei是合并后ETH供应变得通缩的门槛。简单的说,当以太坊达到这个门槛的时候,通过EIP1559销毁的ETH会超过POS增发的数量,达到通缩状态。当然了,在生态活跃程度影响下以太坊的Gas费一直在浮动,而且POS增发率也会因为质押的ETH比例多少而浮动改变,因此以太坊正常情况下是不会一直通缩的,但大幅度减产却是板上钉钉的事情。

参考比特币减半的经验看,刚开始减半时对市场供需影响并不大,这个势开始逐渐积累之后就开始变得强力,因此以太坊的大幅度减产或者说通缩未必一开始就能看到效果,但日积月累一段时间后就会开始逐步显现出来。

Bacaan Terkait

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

Pada saat mendekati penawaran umum perdana (IPO), OpenAI terus dilaporkan mengalami krisis keuangan, menambah ketidakpastian pada "taruhan triliunan" baru Masayoshi Son. OpenAI dikabarkan mencatat kerugian bersih sekitar $85 miliar hingga kuartal pertama 2026, dengan biaya pendapatan mencapai $35 miliar. Sebelumnya, juga beredar laporan bahwa pendapatan OpenAI tahun 2025 adalah $131 miliar dengan kerugian $385 miliar. Angka-angka ini langsung berdampak pada visi Son yang meyakini OpenAI bisa menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di dunia, dengan valuasi saat ini sekitar $850 miliar. SoftBank telah terikat dalam dengan memegang sekitar 13% saham OpenAI. Jika OpenAI berhasil IPO dengan valuasi triliunan dolar, ini akan menjadi pencapaian legendaris kedua bagi Son. Namun, sebelum kepastian IPO OpenAI, Son sudah memulai "taruhan triliunan" berikutnya. Ia menyatakan bahwa Physical AI dan robot humanoid akan menjadi ladang emas berikutnya bagi perusahaan bernilai triliunan dolar. Untuk itu, SoftBank dilaporkan sedang membentuk perusahaan bernama "Roze" di AS yang menggabungkan aset AI dan robotik, dengan target IPO pada paruh kedua 2026 dan valuasi $100 miliar. Son berani terus bertaruh karena telah merasakan manisnya investasi di AI. Kembalinya Son sebagai orang terkaya Asia, meski singkat, dan melonjaknya harga saham SoftBank didorong oleh investasi besar di OpenAI. SoftBank diperkirakan telah menginvestasikan total $64,6 miliar di OpenAI. Namun, tekanan juga muncul karena ketergantungan yang besar pada OpenAI dan persaingan ketat dari perusahaan seperti Anthropic yang sudah lebih dulu mengajukan dokumen IPO. Di sisi lain, Son telah lama menyiapkan langkah di Physical AI dan robot humanoid, dengan berbagai akuisisi dan investasi selama lebih dari satu dekade. Kini, ia berambisi membangun kawasan industri bernilai $1 triliun di AS untuk produksi robot humanoid skala besar. Latar belakang ambisi triliunan dolar Son berasal dari janjinya pada 2017 kepada Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi untuk memberikan imbal hasil $1 triliun atas investasi $100 miliar. Janji ini belum terpenuhi, mendorong Son untuk terus mencari kemenangan besar melalui AI. Roze dirancang sebagai platform infrastruktur AI yang mencakup pusat data, chip, dan robotika, merealisasikan konsep Physical AI Son. Namun, rencana IPO Roze menghadapi skeptisisme internal mengenai valuasi dan waktu yang ambisius. Selain itu, pasar robot humanoid masih dianggap belum matang secara komersial dibandingkan model AI besar, dengan valuasi yang jauh lebih rendah dan tantangan integrasi serta implementasi di dunia fisik. Son, yang pernah menunggu lama untuk kesuksesan Alibaba dan Arm, mungkin harus kembali bersabar untuk mewujudkan visi triliunan dolar berikutnya di Physical AI.

marsbit6m yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

marsbit6m yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

Sebuah koalisi yang terdiri dari pemimpin Katolik, kelompok yang sejalan dengan penegak hukum, dan advokat anti-penjualan manusia memperingatkan bahwa RUU CLARITY Act berpotensi melemahkan pengamanan yang digunakan untuk memerangi kejahatan yang dimungkinkan oleh crypto. Kritik ini berfokus pada ketentuan yang akan melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodial agar tidak diperlakukan seperti penyedia pengiriman uang. Perdebatan ini menyentuh salah satu pertanyaan tersulit dalam regulasi crypto: bagaimana membedakan perangkat lunak netral dari perantara keuangan. Para pendukung crypto berargumen bahwa pengembang yang menerbitkan kode non-kustodial tidak boleh diregulasi seperti bursa atau prosesor pembayaran. Sementara para pengkritik khawatir pengecualian yang terlalu luas dapat menyulitkan pelacakan keuangan ilegal. Perangkat lunak non-kustodial adalah inti dari DeFi. Arsitektur ini menciptakan tantangan penegakan hukum ketika aktor jahat menggunakan alat yang sama. Meski RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan aturan struktur pasar yang lebih jelas, penentangan ini menunjukkan bahwa perdebatan kebijakan juga menyangkut isu seperti perdagangan manusia, pengelakan sanksi, dan visibilitas bagi penegak hukum. Tekanan ini tidak berarti RUU tersebut mati, tetapi mungkin membutuhkan amandemen, perlindungan yang lebih sempit, atau persyaratan pelaporan tambahan untuk mengatasi kekhawatiran tentang celah bagi keuangan ilegal. Bagi perusahaan crypto, aturan yang lebih jelas dapat membuka investasi, namun jika RUU ini dianggap melemahkan pencegahan kejahatan, jalur politisnya bisa menjadi lebih sulit.

bitcoinist5j yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

bitcoinist5j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit9j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片