Meskipun ada pemulihan baru-baru ini, risiko kapitalisasi belum sepenuhnya menghilang.
Bahkan, risiko paling signifikan tampaknya masih bersifat institusional. Meskipun Bitcoin [BTC] telah stabil, Strategy [MSTR] terus diperdagangkan 70% di bawah level Q3 2025, menyoroti tekanan neraca yang terus-menerus.
Akibatnya, kerugian yang belum direalisasikan tetap material. Berdasarkan perkiraan saat ini, MSTR memiliki sekitar $6 miliar kerugian yang belum direalisasikan pada 717k kepemilikan BTC-nya, yang diperoleh dengan biaya rata-rata $76k. Itu kira-kira 11% di atas harga spot BTC saat ini.
Dengan latar belakang ini, posisi trader di sekitar MSTR mulai masuk akal.
Seperti yang diilustrasikan grafik di atas, Strategy kini telah menjadi saham yang paling banyak di-short di pasar. Posisi short bersih berada di dekat $4,85 miliar, mewakili sekitar 10-11% dari total kapitalisasi pasarnya.
Secara sederhana, pasar condong bearish. Tingkat short interest yang tinggi di MSTR menunjukkan bahwa trader memposisikan diri untuk penurunan lebih lanjut, bahkan setelah penurunan saham sebesar 70%. Dari perspektif teknis, bias itu tidak sepenuhnya tidak masuk akal, karena strukturnya tetap rapuh.
Meski demikian, waktu dari posisi ini adalah kuncinya. Jika rebound Bitcoin ini terbukti lebih dari sekadar reset likuidasi dan justru mengonfirmasi pembalikan bullish yang berkelanjutan, dapatkah tekanan kenaikan lebih lanjut memaksa short MSTR?
Rekor Short Interest di MSTR Bertemu Momentum BTC yang Naik
Pasar tampaknya melakukan penentuan harga ulang pada momentum kripto.
Setelah seminggu spekulasi sekitar dugaan Jane Street, perusahaan tersebut baru-baru ini digugat, memicu apa yang disebut analis sebagai momen penentuan harga ulang, terutama karena tekanan jual langsung telah mereda.
Angkanya mendukung. Tepat setelah berita itu, BTC melonjak $2.000, menghapus roughly $120 juta dalam short hanya dalam 30 menit. Altcoin mengikuti, naik sekitar 3% secara keseluruhan, sementara MSTR melonjak 8,86%, mencatat kenaikan satu hari terkuat dalam lebih dari seminggu.
Dalam situasi ini, para bear jelas berada di posisi tertekan.
Dengan momentum institusional yang secara bertahap kembali, kluster short Bitcoin jangka pendek (sekitar $50 juta dalam posisi dekat $70k) kemungkinan akan menjadi fokus utama para bull, membuka pintu bagi BTC untuk mendorong lebih tinggi.
Hasilnya? MSTR, yang kini mendekati resistance $140, tampak siap untuk breakout. Di sinilah rekor short interest menjadi kunci: Seiring momentum pasar terbangun, short MSTR ini berisiko tinggi untuk mengalami squeeze.
Pada gilirannya, ini menunjukkan mengapa kepemilikan BTC MSTR diposisikan untuk berkembang di Q2.
Ringkasan Akhir
- Dengan $6 miliar kerugian belum direalisasikan di 717k BTC dan rekor short interest, MSTR secara teknis rapuh.
- Kenaikan BTC baru-baru ini membawa risiko bagi para bear, menyoroti mengapa kepemilikan BTC MSTR kemungkinan akan tumbuh lebih lanjut di Q2.






